Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROFIL USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG RAKYAT Amam; Pradiptya Ayu Harsita
JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46510/jami.v2i1.53

Abstract

Usaha ternak sapi potong rakyat dikelola secara intensif dan tradisional, dikelola masyarakat pedesaan pada skala kepemilikan 1-2 ekor dengan sumber daya terbatas. Tujuan penelitian untuk mengulas profil usaha peternakan sapi potong rakyat. Penelitian dilakukan di Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Lokasi penelitian dipilih secara purposive dengan pertimbangan sebagai bagian dari Rencana Kerja (Renja) Program Satu Desa Satu Dosen (SDSD) yang merupakan salah satu wujud kerjasama Pemerintah Kabupaten Jember dengan Universitas Jember melalui Tenaga Ahli Pendamping Desa (TAPD). Pengumpulan data menggunakan metode observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan servei. Survei lisan dilakukan dengan wawancara mendalam (depth interview) dan survei tulisan dilakukan dengan pengisian kuisioner terbuka dan tertutup dengan menggunakan skala likert. Responden penelitian ialah seluruh peternak di Desa Jatian (total sampling). Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dengan IBM SPSS Statistics 26. Usaha peternakan rakyat didominasi oleh peternak tua dengan usia >61 tahun sebanyak 34%, didominasi oleh peternak dengan pendidikan formal level Sekolah Dasar (SD) sebanyak 62%, namun memiliki pengalaman memeilihara sapi >12 tahun sebanyak 67%. Permasalahan utama usaha peternakan sapi potong rakyat ialah sulit pakan saat kemarau yang mencapai 66% di Dusun Prasian, 92% di Dusun Krajan, dan 64% di Dusun Plalangan. Usaha peternakan sapi potong rakyat masih berorientasi pada usaha peternakan, belum mengarah pada bisnis peternakan, dan bermotifkan sebagai tabungan keluarga sebesar 55,12%.
PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN DALAM PERSPEKTIF STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI SARJANA PETERNAKAN DI INDONESIA Hidayat Bambang Setyawan; Amam
JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46510/jami.v2i1.56

Abstract

Peranan Sivitas Akademika dalam pembangunan peternakan berkelanjutan salah satunya ialah dengan menetapkan standar kompetensi lulusan program studi sarjana peternakan. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 menyebutkan bahwa standar nasional pendidikan tinggi ialah satuan standar yang meliputi standar nasional pendidikan, ditambah dengan standar penelitian, dan standar pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kajian ini ialah menemukan pengaruh standar kompetensi lulusan program studi sarjana peternakan terhadap pembangunan peternakan berkelanjutan. Variabel penelitian terdiri dari standar kompetensi lulusan program studi sarjana peternakan (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020) dan 5 (lima) dimensi pembangunan peternakan berkelanjutan, yaitu dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan budaya, kelembagaan, dan teknologi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan survei digital dengan kuisioner berskala likert menggunakan aplikasi google form. Responden merupakan mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Jember. Responden yang bersedia mengisi kuisioner digital sebanyak 47 mahasiswa. Data dianalisis secara parsial dengan menggunakan regresi linier sederhana menggunakan IBM Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar kompetensi lulusan program studi sarjana peternakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap dimensi ekologi sebesar 0,618, dimensi ekonomi sebesar 0,783, dimensi sosial dan budaya sebesar 0,694, dimensi kelembagaan sebesar 0,726, dan dimensi teknologi sebesar 0,872. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa standar kompetensi lulusan Program Studi Sarjana Peternakan Universitas Jember mendukung upaya pembangunan peternakan berkelanjutan. Rekomendasi penelitian yaitu dibutuhkan perhatian khusus terkait kebijakan-kebijakan yang melibatkan peranan mahasiswa dalam mendukung pembangunan peternakan berkelanjutan yang sesuai dengan kurikulum merdeka belajar.