Articles
A. Perencanaan Optimal Jumlah Petugas Pada Gerbang Tol Kuningan 2 Dengan Metode Antrian
Lombardo, Doddy -;
Rosyidi, Edward
Jurnal Teknik Industri dan Kimia Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Teknik Industri dan Kimia
Publisher : Fakultas Teknik dan LPPM Universitas WR Supratman Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRACTION PT Jasa Marga (Persero), Tbk is a company engaged in the development and movement of toll roads having a Current, Safe and Comfortable Quality Policy increasingly demanded to improve the quality of its services. The number of substations that have been repaired at the Kuningan Toll Gate 2 against 4 substations cannot receive currents that increase during rush hour. The queue exceeds the service standards set by the government for a maximum of 5 vehicles for each substation. In this study used the FIFO Queue Model and Distribution testing using the Promodel 7.0 Version of Student Software to find out the distribution of arrival rate and service level data. To test the average value is used the One-way ANOVA test which was previously carried out also the test of adequacy, uniformity and normality of the data. Data collection is taken when a long queue is carried out at the Toll Gate. After passing the test, the next data ? is equal to 2,004 vehicles / hour and ? is = 417 vehicles / hour with Service Time = 8.63 seconds / vehicle, if it is done with Queuing Theory. Results Processing data with queuing theory obtained N (optimal) = 6 and n (Number of vehicles in the system) = 5 vehicles, q (Number of vehicles in queue) = 4 vehicles, d (Time of vehicle in system) = 43.37 seconds, w (Time of vehicle in queue) = 34.74 seconds. The results of data preparation are further processed to obtain optimal Employee Scheduling using tables so that there will be 3 employees in shift 1, 9 in Shift 2 and 2 in shift 3. on weekdays and 3 people on shift 1, 3 on Shift 2 and 2 on shift 3 on holidays. Keywords: Queue Method, Toll Gate, Planning, Optimization
METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND DETERMINING CONTROL (HIRADC) DALAM MENGENDALIKAN RISIKO DI PT. ZAE ELANG PERKASA
TOHA SAPUTRO;
DODDY LOMBARDO
Baut Dan Manufaktur Vol 3 No 01 (2021): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 3 No. 1 Tahun 2021 | April 2021
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v3i01.1316
Zae Elang Perkasa (ZEP) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Industri Logam. Berdasarkan observasi terdapat beberapa macam kecelakaan kerja pada proses bubut, diantaranya gram yang melukai tubuh, tangan tergores, mata terkena cairan coolant dll. Pada penelitian kali ini akan disusun upaya pengendalian risikonya melalui tahapan identifikasi risiko, penilaian risiko, serta pengendalian risikonya menggunakan metode HIRADC. HIRADC merupakan elemen penting dalam SMK3 karena berkaitan dengan upaya pengendalian risiko yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja K3 perusahaan. Identifikasi risiko dilakukan berdasarkan observasi lapangan, wawancara dan kuesioner. Kemudian risiko tersebut dinilai tingkat kemungkinan dan dampaknya, lalu dilakukan penilaian risiko dan membuat tindakan rekomendasi pengendaliannya dengan melibatkan operator dan pihak manajemen. Tujuan dari penelitian ini yaitu perusahaan dapat mengetahui potensi risiko yang ada, mengetahui nilai risikonya, serta membuat usulan pengendalian risikonya. Hasil penelitian menunjukkan 14 potensi bahaya yang memiliki 15 risiko negatif dan 7 potensi peluang yang memiliki 15 risiko positif. Pengendalian risiko yang dilakukan pada penelitian kali ini rata-rata yaitu administrative control dan exploit. Tindakan administrative control dilakukan pada risiko ancaman sedangkan exploit dilakukan pada risiko peluang.
PENILAIAN RISIKO PROSES BISNIS BATU BATA DENGAN METODE FAILURE MODE EFFECT AND ANALYSIS
Ismail Sholeh;
Doddy Lombardo;
Dian Eko Adi Prasetio
Baut Dan Manufaktur Vol 3 No 02 (2021): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 3 No. 2 Tahun 2021 | Oktober 2021
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v3i02.1604
Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk melakukan penilaian risiko pada setiap jenis pekerjaan. Langkah-langkahnya diawali dengan mengidentifikasi kesalahan atau kegagalan yang pernah terjadi atau belum pernah terjadi, lalu melakukan penilaian risikonya, serta melakukan pengendalian. PT. XYZ yang berkantor di Jakarta Selatan memiliki pabrik yang terletak di Cikarang Selatan merupakan perusahaan pembuat batu bata dimana pada proses bisnisnya terdapat kesalahan atau kegagalan yang terjadi secara berulang maupun sesekali. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian penilaian risiko pada proses bisnis guna mengoptimalkan proses bisnis di PT. XYZ. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara guna mengetahui kesalahan atau kegagalan yang pernah terjadi, data batu bata reject, data batu bata not good, data batu bata yang masih basah setelah 7 hari pengeringan, dan data kekurangan batu bata yang sampai pada customer. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat 3 kegagalan atau kesalahan yang termasuk risiko dengan kategori “sangat tinggi”. Sebanyak 3 kegagalan atau kesalahan yang termasuk kategori risiko “tinggi”. Sebanyak 3 kegagalan atau kesalahan yang termasuk kategori risiko “sedang-tinggi”. Sebanyak 1 kegagalan atau kesalahan yang termasuk kategori risiko “sedang-rendah”. Sebanyak 5 kegagalan atau kesalahan yang termasuk dalam karegori risiko “rendah”.
USULAN PENGENDALIAN BAHAYA KERJA PROSES PENCACAHAN, PENCUCIAN, DAN PENGERINGAN MENGGUNAKAN METODE HIRADC DI ZAKI MANDIRI PLASTIK
Shidik Nurchayo;
Doddy Lombardo
Baut Dan Manufaktur Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 4 No. 1 Tahun 2022 | April 2022
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v4i1.2011
Zaki Mandiri Plastik merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang daur ulang limbah plastik untuk pembuatan serpihan plastik daur ulang, perusahaan ini mengelolah tiga jenis serpihan plastik daur ulang yaitu PP, ABS, dan HIPS. Permasalahan terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang terjadi di industri saat ini ialah dimana perusahaan dengan keadaan masih dalam berkembang dan tidak lengkapnya struktur yang menaungi pekerja. Hal itu lah yang membuat permasalahan mengenai K3 yang mana belum berjalan di Zaki Mandiri Plastik. Tujuan dari penelian ini adalah mengidentifikasi, memberikan penilaian resiko serta penganan dalam mengatasinya Dalam mengidentifikasi bahaya yang dapat terjadi, metode yang digunakan ialah Hazard Identification Risk Assessment & Determining Control (HIRADC) dan melakukan upaya pengendalian risiko melalui usulan perbaikan di bagian area produksi pada Zaki Mandiri Plastik. Dalam penelitian ini analisa yang dilakukan peneliti dengan cara menentukan jenis pekerjaan, buat potensi bahaya dan risiko yang ada di area kerja, memberikan penilaian risiko, membuat pemetaan risiko, dan pengendalian risiko. Hasil penelitian yang dilakukan di Zaki Mandiri Plastik menunjukkan bahwa dalam proses pencacahan, pencucian dan pengeringan memiliki potensi bahaya terhadap pekerja. Penilaian Risiko Hazard pada proses pekerjaan di area produksi memiliki tingkatan “Risiko Sedang” sebanyak 4 dan “Risiko Tinggi” Sebanyak 4 Pekerjaan memiliki risk level 4 tersebut diakbatkan oleh beberapa faktor yang menimbulkan potensi bahaya yaitu kelalain karyawan pada proses pekerjaan dan kurangnya alat pelindung diri yang di rasa kurang memadai.
USULAN PERBAIKAN PENYEBAB KEGAGALAN PROSES PENGECATAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS
Nofik Setiawan;
Aryono Adi Wibowo;
Doddy Lombardo
Baut Dan Manufaktur Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 4 No. 1 Tahun 2022 | April 2022
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v4i1.2012
Auto2000 adalah jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang berdiri sejak tahun 1975 dengan nama Astra Motor Sales, dan baru pada tahun 1989 berubah nama menjadi Auto2000 dengan manajemen yang sudah ditangani sepenuhnya oleh PT. Astra International Tbk. Auto2000 Bekasi Timur adalah salah satu cabang berlokasi di Bekasi yang menyediakan jasa perbaikan bodi dan cat berfokus terhadap kepuasan pelanggan. Untuk memenuhi kepuasan pelanggan, Auto2000 bekasi Timur dapat diperoleh dengan memberikan pelayanan dengan waktu penyerahan yang tepat waktu (on time delivery) Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kegagalan pada proses pengecatan yang berpengaruh terhadap on time delivery kendaraan di Auto2000 Bekasi Timur. Metode yang digunakan adalah metode Failure Mode Effect Analisis (FMEA) yang berfokus pada 17 proses pengecatan. Setelah diperoleh hasil penghitungan Risk Priority Number (RPN) maka dilakukan pengurutan bentuk kegagalan dari tiap proses pengecatan yang memiliki RPN tertinggi sampai dengan RPN terendah menggunakan diagram pareto. Dari penghitungan RPN diketahui bahwa proses masking kendaraan memiliki nilai RPN tertinggi yaitu 392, diurutan kedua yaitu proses blowing dengan nilai RPN yaitu 384 dan berada pada nomor tiga yaitu proses aplikasi clear coat dengan nilai RPN yaitu 384. Usulan perbaikan bentuk kegagalan dilakukan dengan cara mencari penyebab dengan menggunakan fishbone.
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK PABRIK MENGGUNAKAN SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP)
Gatot Adianto;
dian eko adi prasetio;
Doddy Lombardo
Baut Dan Manufaktur Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 5 No. 1 Tahun 2023 | April 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v5i1.2673
Zaky Mandiri Plastic merupakan salah satu industri yang bergerak di bidang gudang wadah penyimpanan limbah plastic dari beberapa daerah disekitar yang akan didaur ulang agar dapat digunakan kembali. Masalah awal dari Layout dimana perusahaan ini tidak melakukan perencanaan secara baik dan benar sehingga layout menjadi tidak sesuai alur dan jarak antara stasiun area kerja dapat mengakibatkan kenaikan biaya pada ongkos material handling (OMH). Jarak lintasan aliran area kerja Zaky Mandiri Plastic saat ini tidak teratur dengan jarak antara perpindahan material sepanjang 123.252 meter perminggu dan ongkos penanganan material belum diperhitungkan. Maksud dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi peran perancangan layout dalam memangkas jarak perpindahan material dan meminimumkan ongkos material handling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pada Systematic Layout Planning (SLP), yaitu metode yang memiliki prosedur pengerjaan sebanyak 3 tahapan meliputi analisis, tahap penyesuaian area kerja dan tahap memberikan evaluasi usulan. Hasil dari penelitian studi bedasarkan metode systematic layout planning Mendapatkan tiga buah usulan alternatif layout dimana nilai ketiga buah usulan tersebut dapat mengurangi Ongkos Material Handling. Diketahui Ongkos Material Handling awal yaitu sebesar Rp 5.382.864,- dan jarak total dari layout awal yaitu 123.252 meter perminggu. Pada layout usulan I dapat menghemat OMH sebesar 13,3%, layout usulan II dapat menghemat OMH sebesar 15,5% dan layout usulan ke III dapat menghemat OMH sebesar 16,5%. Bedasarkan nilai yang telah diperoleh dari ketiga usulan layout tersebut maka layout usulan yang akan menjadi rekomendasi sebagai layout usulan untuk perusahaan ini dengan nilai yang paling minimum yaitu layout usulan ke III.
USULAN PERBAIKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE HAZARD INDENTIFICATION RISK ASSESSMENT & DETERMINING CONTROL (HIRADC) STUDI KASUS PENGGANTIAN CAIRAN COOLANT DI PT. XYZ
Ahmad Syaifulloh Yulianto;
Doddy Lombardo;
dian eko adi prasetio
Baut Dan Manufaktur Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023 | Oktober 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v5i2.3086
ABSTRAK XYZ merupakan salah satu perusahaan retail otomotif yang berada di Indonesia yang bergerak dibidang jasa otomotif. Berdasarkan observasi dan wawancara terdapat kecelakaan kerja pada proses penggantian cairan coolant, diantaranya pada proses penggantian cairan coolant yang memiliki potensi risiko medium dan high. Tujuan penelitian ini adalah melakukan usulan perbaikan risiko kecelakaan kerja menggunakan metode HIRADC. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi bahaya sebanyak 8 risiko negatif dan 5 risiko positif. Berdasarkan PMBOK Guide 6th edition, 2017 perbandingan hasil skor dari potensi risiko negatif dan positif, maka didapatkan hasil skor nilai potensi ancaman yaitu 0,20 yang menjelaskan bahwa nilai risiko negatif mendapatkan level medium, sedangkan skor yang diperoleh dari potensi peluang yaitu 0,71 yang berarti nilai risiko positif berada pada level high. Maka dari perbandingan nilai skor ini didapatkan bahwa potensi peluang untuk mengatasi risiko kecelakaan pada proses penggantian cairan coolant dapat dikendalikan atau dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja. Pengendalian risiko yang dilakukan pada penelitian ini rata-rata administrative control dan enhance. Tindakan administrative control dilakukan pada risiko ancaman dan sedangkan enhance dilakukan pada risiko peluang. Kesimpulan penelitian ini adalah usulan pembuatan alat bantu kerja yang bertujuan membantu teknisi dalam pekerjaan dan usulan perbaikan alur proses kerja agar mempermudah proses penggantian cairan coolant. Kemudian perlunya alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) seperti safety sign lantai licin serta alat pelindung diri seperti sarung tangan anti panas dan dengan dilakukan pelatihan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap karyawan akan membuat pengetahuan mengenai risiko kecelakaan kerja dapat berkurang. Kata Kunci: HIRADC, Coolant, Kecelakaan Kerja
Efisiensi Waktu Kerja Dengan Eliminasi Non Value Added Activity pada Klinik Zam-Zam Medical Centre
Lutfi Ani Lutfi;
Doddy Lombardo
Baut Dan Manufaktur Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 6 No. 1 Tahun 2024 |April 2024
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v6i1.3577
Klinik Zam-Zam Medical Centre merupakan salah satu klinik medical check up untuk calon tenaga kerja Indonesia. Berdasarkan observasi terdapat masalah antrian pasien dan pemborosan diantaranya adalah aktivitas- aktifitas kerja yang tidak mempunyai nilai tambah dalam suatu produksi dan biaya lembur. Pada penelitian kali ini akan dilakukan perbaikan untuk menekan biaya pengeluaran dengan meningkatkan jumlah output jumlah pasien dengan waktu kerja yang telah ditentukan dan juga menghilangkan aktifitas-aktifitas kerja yang tidak mempunyai nilai tambah dalam suatu produksi. Dari hasil pengamatan menggunakan value stream mapping dilakukan pengelompokan elemen kerja guna mengidentifikasi elemen kerja yang termasuk kedalam non value added activities. Jumlah waktu unit laboratorium sebelum perbaikan adalah 1236,5 detik bertambah menjadi 11653,6 detik. Jumlah waktu unit pemeriksaan fisik sebelum perbaikan adalah 11516,5 detik dioptimalkan menjadi 547,9 detik. Jumlah waktu unit radiologi sebelum perbaikan adalah 2340,2 detik dioptimalkan menjadi 1650,3 detik. Dan jumlah tenaga kerja sebelum perbaikan adalah 10 orang dapat dioptimalkan menjadi 8 orang. Optimalisasi tenaga kerja juga berdampak pada reduksi biaya tenaga kerja langsung. Efisiensi biaya operasional yang dapat dicapai setelah dilakukan implementasi perbaikan dengan menghemat biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp 392.160.000 pertahun.
Perbaikan Proses Pengemasan Sekunder Untuk Mengurangi Aktivitas Waste Dengan Metode Lean Manufacturing Di PT. XYZ
Muhamad Aji Prasetyo;
Dian Eko Adi Prasetio;
Doddy Lombardo
Baut Dan Manufaktur Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 6 No. 2 Tahun 2024 |Oktober 2024
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v6i2.4154
Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya penurunan waktu proses pengemasan sekunder pada produk IRNTB di PT. XYZ yang dimana target sebelumya adalah 15-16 jam/BN, sementara rata-rata waktu produksi proses pengemasan sekunder belakangan ini adalah 27 jam/BN. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan strategi perbaikan dengan menggunakan metode Lean Manufacturing untuk mengurangi pemborosan serta aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah. Value Stream Mapping digunakan dalam penelitian ini untuk memetakan aktivitas value added dan non value added dan berusaha memberikan rekomendasi perbaikan dalam rangka mengurangi aktivitas pemborosan (waste). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif evaluatif. Data diperoleh dari pengamatan atau observasi langsung, lalu dalam pengamatan tersebut dilakukan pencatatan waktu aktivitas. Aktivitas tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu Value Added (VA), Non Value Added (NVA) dan Necessary Non Value Added (NNVA). Analisis potensi terjadinya aktivitas waste apakah dari aktivitas Value Added (VA), Non Value Added (NVA) atau Necessary Non Value Added (NNVA). Hasil penelitian menunjukan pada current value stream map, jumlah waktu proses aktivitas bernilai 204,9 menit. Setelah saran perbaikan diusulkan pada future value stream map jumlah waktu aktivitas berkurang sebanyak 41,9% menjadi 85,9 menit.
UPAYA MITIGASI RISIKO KECELAKAAN KERJA DIVISI PENGOLAHAN IKAN DAN DAGING MELALUI PENERAPAN METODE HIRADC DI PT.XYZ
prasetio, dian eko adi;
lombardo, doddy;
wardiansyah, anggi
Baut Dan Manufaktur Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 7 No. 1 Tahun 2025|April 2025
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v7i1.4974
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja dan merancang tindakan pencegahan (preventive action) di bagian fish and meat PT. XYZ Supermarket menggunakan pendekatan HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Berdasarkan data kecelakaan kerja selama satu tahun terakhir, ditemukan 20 kasus kecelakaan dengan jenis insiden dominan berupa terkena alat (55%) dan objek tajam (20%). Proses kerja yang dikaji mencakup pemotongan, pengambilan, pengirisan, dan penggilingan daging. Risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas pengambilan barang di rak atas freezer dan penggilingan daging, dengan tingkat risiko tinggi (high) berdasarkan matriks OHSAS 18001:2007. Hasil identifikasi bahaya dan penilaian risiko selanjutnya dianalisis dalam forum diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk menentukan strategi pengendalian. Lima langkah hierarki pengendalian diterapkan, meliputi eliminasi, substitusi alat, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan pemakaian alat pelindung diri (APD). Hasil penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan sistematis dan partisipatif dalam pengelolaan keselamatan kerja di lingkungan ritel modern, khususnya pada area kerja dengan potensi risiko tinggi.