L. Muhammad Musafar
Pusat Sains Antariksa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEK MEDAN MAGNET ANTAR-PLANET ARAH UTARA-SELATAN TERHADAP MEDAN DIPOL GEOMAGNET L. Muhammad Musafar
Jurnal Sains Dirgantara Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.27 KB) | DOI: 10.30536/j.jsd.2018.v16.a2918

Abstract

Ditinjau sebuah model analitik untuk membahas efek keberadaan medan magnet antar-planet pada daerah sekitar orbit bumi dimana medan magnet bumi ditinjau sebagai medan dengan konfigurasi dipol. Untuk memetakan medan dipol tanpa gangguan maupun dengan keberadaan medan magnet antar-planet telah diterapkan pendekatan menggunakan potensial Euler untuk merumuskan persamaan garis medan. Dalam makalah ini hanya ditinjau medan efek keberadaan komponen arah utara atau selatan medan magnet antar-planet terhadap medan dipol geomagnet. Keberadaan medan magnet antar-planet yang memiliki komponen arah utara meng-akibatkan terjadinya rekoneksi garis medan pada daerah kutub, sedangkan medan magnet antar-planet dengan komponen arah selatan mengakibatkan rekoneksi pada daerah siang dan malam di bidang ekuatorial. Peningkatan kekuatan medan magnet antar-planet secara umum mengakibatkan kompresi terhadap medan dipol geomagnet disertai oleh titik rekoneksi bergerak mendekati bumi. Hasil uji untuk kasus badai magnet yang terjadi pada bulan Juli, 2000 menunjukkan bahwa pada awal fase ekspansi badai magnet titik rekoneksi magnetik terjadi pada jarak 19.5RE. Selanjutnya selama fase ekspansi ketika kekuatan medan magnet mencapai nilai maksimum titik terdekat rekoneksi magnetik diukur dari pusat bumi pada jarak 8.05RE dan pada akhir badai magnet lokasi rekoneksi menjauhi dari bumi yaitu pada jarak 26.9RE.
Pre-Processing Data Magnetometer Satelit LAPAN-A3 L. Muhammad Musafar
Jurnal Sains Dirgantara Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.jsd.2022.v19.a3559

Abstract

Satelit LAPAN-A3 yang mengorbit pada ketinggian LEO (low Earth orbit) membawa beberapa muatan, termasuk di antaranya adalah HFGM (hybrid fluxgate magnetometer) yang digunakan untuk eksperimen pengukuran medan magnet Bumi di ketinggian atmosfer-atas/ionosfer. Magnetometer ini terdiri atas tiga buah sensor magnet identik yang dipasang di badan satelit. Ketiga sensor tersebut terpasang tegak lurus satu sama lain sehingga data medan magnet yang diukur merepresentasikan tiga komponen vektor medan magnet dalam kerangka acuan ortogonal lokal satelit. Data mentah HFGM tidak dapat langsung diterapkan untuk analisis karena arah sensor selalu mengalami perubahan mengikuti sikap satelit. Dalam makalah ini ditunjukkan metode pre-processing data HFGM satelit LAPAN-A3 yang diperlukan agar data hasil pengukuran HFGM dapat digunakan lebih jauh. Koreksi data mentah HFGM dilakukan dengan merotasikan data hasil pengukuran HFGM menuju model medan magnet. Model yang digunakan untuk rotasi adalah model IGRF dan model dipol. Hasil pengukuran HFGM yang telah dirotasi tersebut menunjukkan konsistensi dengan model medan magnet.