Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA PESANTREN KI MEROGAN PALEMBANG Siti Rusdiana Puspa Dewi; Sri Wahyuningsih Rais; Arya Prasetya Beumaputra; Maya Hudiyati
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.153 KB)

Abstract

Pendahuluan. Masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak dijumpai di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Edukasi yang baik akan memberi pengaruh terhadap sikap dan perilaku hidup sehat. Tujuan. membantu meningkatkan kualitas hidup seiring dengan meningkatknya kesehatangigi dan mulut santri pada pesantren tahfidz Ki Merogan, Palembang. Metode. Sebanyak 30 santri mengisi kuisioner yang telah disiapkan, dibantu oleh tim peneliti dalam melakukan pengisian data dan kuisioner. Setelah diberikan edukasi, berupa penyuluhan mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan cara menyikat gigi yang benar, para santri diminta untuk mengisi kuisioner kembali. Hasil. Hasil survei menunjukkan bahwa peningkatan signifikan terhadap pengetahuan mereka tentang kesehatan gigi dan mulut. Kesimpulan. Edukasi kesehatan gigi dan mulut pada santri pesantren tahfidz Ki Merogan mampu meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut para santri.
Potensi ekstrak daun dewa sebagai penghambat pertumbuhan C.albicans pada lempeng resin akrilik: The potency of daun dewa extract as a growth inhibitor of C.albicans on acrylic resin plate Martha Mozartha; Sri Wahyuningsih Rais; Rani Purba; Juliet Ramadhanti
Makassar Dental Journal Vol. 8 No. 1 (2019): Volume 8 No 1 April 2019
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.305 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v8i1.255

Abstract

Latar belakang: Plak pada permukaan gigi tiruan lepasan dapat menyebabkan infeksi, seperti denture stomatitis yang diakibatkan Candida albicans. Salah satu pencegahannya adalah dengan menggunakan pembersih kimiawi gigi tiruan yang tersedia di pasaran (PolidentĀ®). Bahan alami dapat menjadi alternatif dari bahan kimiawi, salah satunya adalah daun dewa (Gynura pseudochina) yang diketahui memiliki aktivitas antijamur. Tujuan: Untuk melihat potensi dari daun dewa dalam menghambat pertumbuhan C.albicans pada lempeng resin akrilik. Metode: Sebanyak 35 lempeng resin akrilik polimerisasi panas berukuran 10x10x1 mm 3 dikontaminasi dengan C.albicans, dibagi menjadi 6 kelompok (n=5). Sampel direndam selama 30 menit pada ekstrak daun dewa 2,5%, 5%, 10%, 15%, 20%, Polident dan akuades. C.albicans yang terdapat pada sampel dipindahkan ke larutan NaCl 0,9% kemudian dibenihkan pada media SDA. Jumlah koloni C.albicans yang tumbuh dihitung. Data dianalisis secara statistik dengan uji Kruskall-Wallis, dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan pada semua kelompok (P<0,05). Pertumbuhan C. albicans terendah pada kelompok uji adalah yang direndam dalam ekstrak 20%. Simpulan: Ekstrak daun dewa berpotensi untuk menghambat pertumbuhan C.albicans pada lempeng resin akrilik.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak Fitriani, Desi; Bambang Nuryadi; Sri Wahyuningsih Rais; Mellani Cindera; Trisnawaty; Danica Anastasia; Rani Purba
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v1i2.72

Abstract

Gigi merupakan bagian yang penting pada manusia yang harus dijaga kebersihannya, terutama pada anak-anak. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan memberikan informasi terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi pada siswa, serta mendorong mereka untuk menerapkan kebiasaan baik dalam perawatan gigi. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif, di mana siswa dilibatkan pelaksanaan kegiatan dan melakukan praktik langsung sesuai dengan arahan dengan melakukan edukasi kesehatan (Gadbury-Amyot, dkk., 2023). Strategi ini bertujuan untuk menciptakan keterlibatan aktif siswa, sehingga mereka merasa menjadi bagian dari proses edukasi kesehatan gigi dan mulut yang sedang berlangsung. Perubahan sosial yang mulai terlihat, di mana siswa sudah bersemangat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka. Misalnya, banyak siswa yang mulai mengerti pentingnya menyikat gigi dua kali sehari dan mengurangi konsumsi makanan manis yang dapat merusak gigi. Program edukasi kesehatan gigi dan mulut di SD Yayasan IBA Palembang menambah semangat siswa untuk menjaga kesehatan pada gigi danĀ