Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

SOSIALISASI DETEKSI DINI KANKER SERVIK DENGAN METODE IVA TEST DI TIM PENGGERAK PKK DESA RAMBAH TENGAH HILIR KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU RIAU Sri Wulandari; Andria Andria; Romy Wahyuni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3066-3073

Abstract

Kanker serviks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah serviks (leher rahim) sebagai akibat adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya. Di dunia setiap 2 menit seorang perempuan meninggal akibat kanker serviks, sedangkan di Indonesia 1 jam. (Kumalasari, 2012) Di Provinsi Riau, penderta kanker serviks adalah sebanyak 894 orang. (Profil Dinkes Riau, 2013). Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Rambah Rokan Hulu tahun 2016, dari 130 wanita yang termasuk dalam cakupan pemeriksaan IVA, diperoleh hasil pemeriksaan negatif 94 orang dan positif berjumlah 36 orang. IVA (inspeksi visual dengan asam asetat) merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin (Sukaca E. Bertiani, 2009). IVA merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung (dengan mata telanjang) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3-5% (Wijaya Delia, 2010). Melaui Kegiatan PKM ini ada tiga upaya yang dilakukan untuk meningkatkan Pengetahuan masyarakat khususnya Wanita Usia Subur yaitu: Kesatu Di Provinsi Riau, penderta kanker serviks adalah sebanyak 894 orang. (Profil Dinkes Riau, 2013). Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Rambah Rokan Hulu tahun 2022, dari 130 wanita yang termasuk dalam cakupan pemeriksaan IVA, diperoleh hasil pemeriksaan negatif 94 orang dan positif berjumlah 36 orang. Kedua Pencegahan primer adalah pendidikan dan promosi, vaksinasi, pemberian vaksin (antigen) yang dapat merangsang pembentukan antibodi, vaksinasi dapat mencegah terjadinya HPV 16 dan 18 yang menyebabkan infeksi 71% kasus serviks kanker. Ketiga Pencegahan sekunder adalah Pap smear atau IVA (inspeksi visual asam asetat). Deteksi dini dapat mendekteksi sel abnormal, lesi pra- kanker dan kanker serviks, tetapi tidak bisa mencegah terjadinya infeksi HPV, kanker serviks yang di temukan pada stadium dini dan dapat disembuhkan dengan cepat dan tepat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PENDIDIKAN REMAJA DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA ULAK PATIAN KECAMATAN KEPENUHAN KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2023 Eka Yuli Handayani; Fitri Yanti; Siti Nurkhasanah; Sri Wulandari
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.2391

Abstract

The Background of early marriage is a marriage that is carried out it a young age between two young couples who have not reaached the age limit. Whose eventual impact on the well-being of families and in society as a whole. The aim of the study was to determine the relationship between knowledge, attitudes, and youth education with the incidence of earli marriage in the village of Ulak Patian Kepenuhan sub-districtRokan Hulu district. The research method is quantitative analytic with a cross sectional approach. The results of research 95 respondents who did early marriage were 89 (93.7%) respondents, while those who did not were 6 (6,3%) respondents. Respondents with less knowledge were 64 (67.4%) and respondents with good knowledge were 31 (32.6%) respondents. Respondents with a negative attitude 44 (46.3%) respondents and a positive attitude as many as 51 (53.7%) respondents. Respondents with low educatin were 82 (86.3%) and with high education were 13 (13,7%). There is a relationship between knoweledge and early marriagr (0,000), There is not a relationship between attitude and early marriagr (1,000), There is a relationship between education and early marriagr (0,039). Conclusion, there is a relationship between knoweledge and early marriagr, there is not a relationship between attitude and early marriage. There is a relationship between education and early marriage. Suggestions are ecpected as input for adolescents and forms of prevention of marriage at an early age so as not to engage in early marriage.
PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU TERHADAP KADAR HB REMAJA PUTRI DI MTS NURUL IMAN MAHATO KABUPATEN ROKAN HULU Eka Yuli Handayani; Anisah Fitri; Yuyun Bewelli Fahmi; SRI WULANDARI
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3503

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dibanding nilai normal. Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan menderita anemia, khususnya pada remaja putri. Hal ini disebabkan karena pada remaja wanita mengalami menstruasi setiap bulannya. Sebanyak 30% penduduk dunia diperkirakan menderita anemia terutama remaja. Salah satu cara untuk mengatasi atau mencegah defisiensi zat besi adalah dengan melakukan fortifikasi makanan, yaitu penambahan zat gizi pada makanan dengan kadar lebih tinggi, khususnya pada zat besi. Salah satu makanan yang dapat meningkatkan kadar Hb pada remaja yaitu sari kacang hijau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin (Hb) remaja di MTS Nurul Iman Mahato Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian ini adalah adalah Pra Eksperimen dengan pendekatan one group pre test and post test. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata kadar Hb remaja sebelum diberikan sari kacang hijau adalah sebesar 12,015 gr dan setelah diberikan sari kacang hijau rata-rata kadar Hb remaja adalah sebesar 12,,362. Berdasarkan hasil uji statistik T-dependent didapatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kadar Hb remaja dengan p value = 0,000. Disarankan kepada MTS Nurul Iman Mahato Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2024 untuk memberikan edukasi kepada remaja bahwa sari kacang hijau dapat dijadikan alternatif untuk menaikkan kadar hemoglobin pada remaja.
HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS KEC. BANGUN PURBA TAHUN 2023 Sri Wulandari; Dewi Novita Sari
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4261

Abstract

ABSTRAK Ketidaknyamanan yang sering muncul pada masa kehamilan adalah nyeri punggung. Nyeri punggung merupakan gangguan yang banyak dialami oleh ibu hamil yang tidak hanya terjadi pada trimester tertentu, tetapi dapat dialami sepanjang masa kehamilan. Wanita yang pernah mengalami nyeri punggung sebelum kehamilan beresiko tinggi mengalami hal yang sama ketika hamil, oleh karena itu penting sekali untuk dapat membedakan nyeri punggung terjadi akibat kehamilan dengan nyeri punggung terjadi akibat penyebab lain. Senam hamil merupakan salah satu cara untuk memperkuat stabilitas inti tubuh yang akan membantu memelihara kesehatan tulang belakang. Mempunyai kekuatan tubuh yang baik dapat meningkatkan keseimbangan dan kestabilan individu serta meminimalkan resiko trauma tulang belakang ataupun jatuh pada saat hamil, meringankan keluhan nyeri punggung.Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Hubungan Senam Hamil Dengan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Bangun Purba Tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif Dengan Desain penelitian ini adalh Pra Ekperimendengan rancangan One Group Pre Post Test.jumlah sampel 20 orang,analisa data  menggunakan uji t berpasangan (paired test).hasil penelitian ini adalah terdapat penurunan skala nyeri sebelum dengan nilai rata-rata (Mean) nyeri punggung ibu hamil berada pada skala nyeri 3,6, dan sesudah senam hamil dengan nilai rata-rata nyeri punggung ibu hamil berada pada skala nyeri 1,2. Dengan nilai p.value 0,0001 yang artinya Ho ditolak berarti ada hubungan yang bermakna antara ibu hamil yang melakukan senam hamil dengan penurunan nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III di Puskesmas Bangun Purba. Saran dalam penelitian ini Untuk peneliti selanjutnya  bisa melakukan penelitian tentang Senam Hamil  dengan variable-variabel yang berbeda dengan penelitian ini.   Kata Kunci: Ibu hamil, Senam Hamil, Nyeri Punggung
PENGARUH PIJAT BAYI USIA 6-12 BULAN DENGAN DURASI TIDUR BAYI DI DESA PASIR INTAN Sri Wulandari; Nirma Suriani
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4263

Abstract

Pijat bayi bermanfaat untuk membantu sistem kekebalan tubuh bayi, membantu melatih relaksasi, membuat tidur lebih lelap, serta membantu pengaturan sistem pencernaan dan pernapasan. Pemijatan juga mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Tidur juga membantu perkembangan psikis emosi, kognitif, konsolidasi pengalaman dan kecerdasan.Bayi menghabiskan jumlah rata - rata waktu tidur sekitar 60%. Pola siklus tidur-bangun terlihat jelas pada umur 3-5 bulan, dimana proporsi tidur mulai lebih banyak pada malam hari. Secara umum morning naps ( tidur di pagi hari) berhenti umur 1 tahun dan afternoon naps ( tidur di sore hari ) berlangsung umur 3 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Usia 6-12 Bulan Dengan Durasi Tidur Bayi Di Desa Pasir Intan Tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rancangan One Group Pre Post Test, Sampel dalam penelitian ini yaitu bayi usia 6-12 bulan sebanyak 20 Orang Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling , Analisi yang duginakan adala uji T.Test. Hasil Penelitian ini adalah bahwa Durasi tidur bayi usia 6-12 Bulan menunjukan selisih rata - rata Durasi tidur sebelum dan sesudah diberi Pijat Bayi adalah 2,9 jam, Setelah dilakukan uji statistik t-test didapatkan nilai p value (0,000) < α 0,05. Berarti terdapat pengaruh Pijat Bayi terhadap durasi tidur bayi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan atau bahan perbandingan bagi peneliti – peneliti selanjutnya dan peneliti lain kiranya dapat mengembangkan penelitian dengan menghubungkan faktor – faktor lain yang dapat mempengaruhi Durasi tidur bayi.
Pengaruh Masase Payudara Untuk Mengatasi Bendugan ASI Pada Ibu Post Partum Di Puskesmas Tambusai Utara 2 Tahun 2023 Sri Wulandari; Kasmawati
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4264

Abstract

ASI yang tidak sering dikeluarkan dapat berkembang menjadi bendungan ASI, payudara terisi sangat penuh dengan ASI, aliran susu menjadi terhambat dan akan menyebabkan payudara bengkak. Selanjutnya jika bendungan ASI tidak segera tertangani akan mengakibatkan terjadinya tingkat keparahan yang berlanjut. Salah satu tidak tercapainya ASI eksklusif yaitu bayi tidak mendapat ASI yang cukup serta produksi ASI meningkat, terlambat menyusukan, hubungan dengan bayi (bonding) kurang baik, dan dapat pula karena adanya pembatasan waktu menyusui hingga dapat terjadinya peradangan pada payudara ibu.Tujuan Penelitian iniUntuk Mengetahui Pengaruh Masase Payudara Untuk Mengatasi Bendungan ASI Pada Ibu Post Partum Di Puskesmas Tambusai Utara 2 Tahun 2023. Jenis penelitan adalah penelitian kuantitatif analitik dengan Desain penelitian Pra Eksperimen dengan pendekatan one group pre test and post test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 14 orang ibu post partus dnegan benduangan Asi. Analisis dengan uji T-dependen pada SPSS dengan tingkat kepercayaan 95% (alpha 0,05).Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa ibu post partum yang mengalami bendungan ASI sebelum dilakukan perawatan payudara sebanyak 100% dan Namun setelah dilakukan Massase payudara, data yang didapatkan mengalami penurunan, dimana yang mengalami bendungan ASI sebanyak 14,3% dan yang tidak mengalami bendungan ASI sebanyak 85,7%. Berdasarkan hari Uji paired t-test didapatkan hasil (α= 0,05) yang berarti bahwa terdapat pengaruh MasasePayudara pada ibu Post Partum di Wilayah kerja Puskesmas Tambusai Utara 2 dengan nilai P Value 0,001. Saran Bagi Puskesmas diharapkan agar dapat meningkatkan penyuluhan tentang manfaat menyusui, menyusui on demand, kandungan gizi di dalam ASI dan teknik menyusui yang benar. Agar ibu postpartum dapat mengerti dan tidak terjadi masalah dalam menyusui.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA TERHADAP PERILAKU BERISIKO PADA REMAJA SMK N 1 UJUNGBATU KABUPATEN ROKAN HULU: INDONESIA Sri Wulandari; Rumiati
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4266

Abstract

HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA TERHADAP PERILAKU BERISIKO PADA REMAJA SMK N 1 UJUNGBATU KABUPATEN ROKAN HULU Perilaku berisiko remaja disebabkan oleh rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, sehingga dapat memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan diantaranya terkait penyakit menular seksual dan kelahiran pada remaja yang mengakibatkan kehamilan yang tidak dingingkan. Masalah kesehatan reproduksi remaja di Indonesia perlu mendapat perhatian yang cukup, karena masalah kesehatan reproduksi remaja sama seperti masalah kesehatan lainnya tidak hanya menjadi urusan kalangan medis. Masalah kesehatan reproduksi tidak hanya sebatas proses kehamilan dan melahirkan saja. Remaja perlu mengenal tubuh dan organ reproduksi, Perubahan fisik dan psikologis, agar dapat melindungi diri dari risiko yang mengancam kesehatan dan keselamatan fungsi organ reproduksi (Lestari & Dkk, 2022). Tujuan penelitian Untuk Mengetahui Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Dalam Mencegah Perilaku Berisiko Pada Remaja SMK N 1 Ujungbatu.. Jenis penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif, Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, jumlah Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling yaitu teknik kriteria penentuan sampel dengan menjadikan semua Siswa/Siswi sebagai sampel sebanyak 120 orang., analisis data menggunakan uji chi square.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja dengan pengetahuan Kesehatan reproduksi rendah memiliki perilaku beresiko tinggi sebanyak 49 orang (40,9%) perilaku beresiko rendah sebanyak 15 orang (12,5%), dan remaja dengan pengetahuan tinggi memiliki perilaku beresiko tinggi sebanyak 3 orang (2,49%), perilaku beresiko rendah sebanyak 53 orang (44,19%).hasil analisis statistic didapatkan nilai p.value 0,0001 yang artinya ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan Kesehatan reproduksi remaja dengan perilaku beresiko pada remaja SMKN 1 Ujung batu. Saran Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi SMK N 1 Ujungbatu sebagai sarana informasi dan diskusi bermanfaat tentang kesehatan reproduksi guna mencegah siswa terjerumus kepada perilaku berisiko remaja. Kata Kunci: Remaja, Perilaku Beresiko, SMKN 1 Ujungbatu
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Pengetahuan Perilaku Seks Pranikah Remaja Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2023 Sri Wulandari; Suherlinda
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4269

Abstract

Seksual pranikah merupakan perilaku seks yang dilakukan oleh antara laki-laki dan perempuan tanpa ikatan pernikahan yang sah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan kesehatan dengan perilaku seks pranikah terhadap pengetahuan pada remaja di SMPN 2 Rambah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain penelitian adalah pra eksperimen dengan pendekatan one group pre test and post test, analisis data menggunakan Uji T Dependent. Sampel pada penelitian ini adalah 120 Responden, yang dipilih dengan teknik inklusi dan eksklusif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung. Hasil analisis univariat berdasarkan usia responden terbanyak adalah 14 tahun sebanyak 57 orang (47,5%), responden yang usianya 15 tahun sebanyak 30 orang (25%) dan responden yang usianya 16 tahun sebanyak 33 orang (27,5%). Berdasarkan pengetahuan sebelum diberikan penkes tentang seks pranikah remaja yang berpengetahuan tinggi sebanyak 3 orang (2,5%), berpengetahuan sedang sebanyak 10 orang (8,3%) dan berpengetahuan rendah sebanyak 107 orang (89,2%). Hasil analisi bivariat ada hubungan pendidikan kesehatan tentang perilaku seks pranikah terhadap pengetahuan remaja dengan nilai p 0,000 (<0,05). Saran untuk kepala sekolah SMPN 2 Rambah agar bekerja sama dengan dengan tim kesehatan untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang seks pranikah. Agar remaja putra dan putri memahami apa itu seks pranikah dan apa saja perubahan fisik maupun psikis yang terjadi pada remaja saat memasuki masa pubertas. Dengan melakukan penyuluhan remaja putra dan putri tentang seks pranikah, remaja bisa bisa memahami dan mengetahui dampak dari seks pranikah.   Kata Kunci: Pengetahuan sebelum dan sesudah, SMPN 2 Rambah