Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kondisi Sanitasi Kolam Renang di Waterboom Andi Sri Nur Rahma; Sukmawati Sukmawati; Andi Liliandriani
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 1, No 2 (2019): Peqguruang Volume 1, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1650.215 KB) | DOI: 10.35329/jp.v1i2.606

Abstract

Tempat umum atau sarana umum yang dikelola secara komersial, tempat yang memfasilitasi terjadinya penularan penyakit, atau tempat layanan umum yang intensitas jumlah dan waktu kunjungan tinggi. Salah satu jenis-jenis tempat umum yaitu kolam renang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Kondisi Sanitasi Kolam Renang di Waterboom Polewali Mandar. Jenis penelitan yang di gunakan adalah pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitan kondisi sanitasi kolam renang berdasarkan penyediaan air bersih (PAB) termasuk dalam kategori memenuhi syarat, kondisi sanitasi kolam renang berdasarkan saluran pembuangan air limbah (SPAL) masih kurang baik, kondisi sanitasi kolam renang berdasarkan kamar mandi (WC) termasuk kategori memenuhi syaarat, kondisi sanitasi kolam renang berdasarkan tempat sampah untuk pemisahan sampah basah dan sampah kering masih kurang baik terdapat  12 (40%) tidak memenuhi syarat dan 18 (60%) telah memenuhi syarat, kondisi sanitasi kolam renang berdasarkan keberadaan vektor termaksud kategori (100%) memenuhi syarat, kondisi sanitasi kolam renang berdasarkan tempat cuci tangan (washtasfel) termaksud kategori (100%) memenuhi syarat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi sanitasi kolam renang waterboom Polewali Mandar masuk dalam kategori memenuhi syarat yaitu (8,1) dalam kriteria  60-100%.
Faktor Risiko Perilaku Masyarakat terhadap Kejadian Penyakit Diare Hasriani Hasriani; Sukmawati Sukmawati; Sri Nengsi
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 1, No 2 (2019): Peqguruang Volume 1, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.513 KB) | DOI: 10.35329/jp.v1i2.607

Abstract

Diare masih merupakan penyakit pencemaran yang menjadi masalah yang terjadi di negara berkembang salah satunya indonesia angka morbiditas dan mortalitas diare masih tinggi. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) sekitar 2,2 juta orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat penyakit diare. Dari jumlah orang yang meninggal itu, 90% adalah balita dari negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko perilaku masyarakat terhadap kejadian penyakit diare di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain penelitian case control. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner. Adapun sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling, sehingga menghasilkan jumlah sampel sebanyak 47 orang untuk masing-masing kelompok kasus dan kontrol. Data kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil analisis hubungan antara variabel dependen dan variabel independen menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian diare (p = 0,037 OR = 0,413), tidak ada hubungan antara sikap dengan kejadian diare (p = 0,207) dan ada hubungan antara tindakan dengan kejadian diare (p = 0,002 OR = 0,266). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan tindakan bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian penyakit diare.