Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Risiko Perilaku Masyarakat terhadap Kejadian Penyakit Diare Hasriani Hasriani; Sukmawati Sukmawati; Sri Nengsi
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 1, No 2 (2019): Peqguruang Volume 1, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.513 KB) | DOI: 10.35329/jp.v1i2.607

Abstract

Diare masih merupakan penyakit pencemaran yang menjadi masalah yang terjadi di negara berkembang salah satunya indonesia angka morbiditas dan mortalitas diare masih tinggi. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) sekitar 2,2 juta orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat penyakit diare. Dari jumlah orang yang meninggal itu, 90% adalah balita dari negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko perilaku masyarakat terhadap kejadian penyakit diare di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain penelitian case control. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner. Adapun sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling, sehingga menghasilkan jumlah sampel sebanyak 47 orang untuk masing-masing kelompok kasus dan kontrol. Data kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil analisis hubungan antara variabel dependen dan variabel independen menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian diare (p = 0,037 OR = 0,413), tidak ada hubungan antara sikap dengan kejadian diare (p = 0,207) dan ada hubungan antara tindakan dengan kejadian diare (p = 0,002 OR = 0,266). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan tindakan bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian penyakit diare.
Gambaran Perbedaan Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas Siswa Di SMA Negeri 2 Polewali Sri Wulandari Sakir; Maarifah Dahlan; Sri Nengsi
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 1, No 1 (2019): Peqguruang Volume 1, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.576 KB) | DOI: 10.35329/jp.v1i1.609

Abstract

Kecelakaan  lalu lintas  merupakan  salah  satu  masalah  kesehatan  masyarakat yang utama di tingkat global, regional dan nasional, lebih dari 1,2 juta orang diseluruh dunia meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas, dan antara 20 dan 50 juta orang menderita cedera. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menggambarkan perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan pencegahan kecelakaan lalu lintas siswa di SMA Negeri 2 Polewali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan  model pretest dan posttest pada siswa kelas XII berjumlah 47 siswa yang dipilih melalui systematik random sampling dari 125 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan setelah pelaksanaan penyuluhan dengan nilai rata-rata sebelum sebanyak 29.85 dan sesudah penyuluhan nilai rata-rata sebanyak 31.81, berdasarkan hasil uji perbedaan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan menunjukkan adanya perbedaan sebelum dan sesudah penyuluhan dengan nilai p.value 0.000. Kesimpulan dalam penelitian ini ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan kecelakaan lalu lintas pada Siswa SMA Negeri 2 Polewali.