Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penerapan Aplikasi Miracle Salon Megaria - Purba; Dame Esterlina br Jabat; Veronika Saragih
Jurnal ABDIMAS Budi Darma Vol 2, No 2 (2022): Februari 2022
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.903 KB) | DOI: 10.30865/pengabdian.v2i2.3821

Abstract

The application of the Miracle Salon application is the result of research with the output of appropriate technology software that will be applied to user partners, namely Miracle Salon which is engaged in the Beauty business. The partner location is next to the AMIK Widyaloka campus, Medan, Jalan TB Simatupang No. 161 A, Medan Sunggal, North Sumatra. The problem faced by partners so far is that promotions are carried out only by word of mouth so that people do not know and know less about the miracle salon. Because the promotion is only done by word of mouth, the fans are only people around the miracle salon environment. To introduce partners more broadly, our Devotion team donated the Miracle Salon Application to be used by partners through mentoring and training for partners. This service is carried out starting from good relations with partners, analyzing ongoing systems, designing, and training partners to skillfully use development and maintenance. With the completion of the training, it is hoped that partners will have the skills to use the application so that miracle salon promotions are known to the wider community and more customers.
Analysis of the Effect of Work Stress and Work Motivation on Lecturer Teaching Performance: Case Study at Mandiri Bina Prestasi Polytechnic Mardaus Purba; Lennaria L. Tarigan; Erni Dewi Munthe; Veronika Saragih; Mery Sulianty H. Sitanggang
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 5 (2022): December: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v12i5.936

Abstract

Mandiri Bina Prestasi Polytechnic at its inception in 2004 had its own charm, but since 2012 it has experienced a decline in public interest and trust and continues to decline until now. Internal problems are clearly visible, including low teaching performance both in the process of planning, implementing and evaluating learning. Lecturers seem to lack encouragement to carry out the learning process properly and there are symptoms of stress experienced by lecturers related to their work. Scientific studies are needed on the effect of work stress and work motivation on the teaching performance of lecturers at the Bina Prestasi Mandiri Polytechnic to be able to provide a solution for handling it using the approach used based on McClelland's theory. This study uses multiple linear regression to determine the effect of work stress (physiological, psychological, behavioral, work conflict, task characteristics, and influence of leadership), and work motivation (wages/salary, desire to progress, and need for affiliation). on the teaching performance of lecturers at the Mandiri Achievement Development Polytechnic. The subjects in this study were all permanent lecturers at the Bina Prestasi Polytechnic, totaling 48 people. This study proves that the teaching performance of lecturers at the Mandiri Bina Prestasi Polytechnic can be significantly influenced by work stress and work motivation at a significant level of 5%. Partially it was also found that work stress and work motivation each had a significant effect on the performance of the Bina Prestasi Mandiri Polytechnic lecturers, where work stress had an effect on work motivation. The variables of work stress and work motivation can explain 43.70% of their influence on the teaching performance variables of lecturers at the Bina Prestasi Mandiri Polytechnic while the remaining 56.3% is the influence of other independent variables not examined in this study.
HUBUNGAN PENGEMBANGAN KARIR DENGAN KINERJA PEGAWAI PT XX DI LHOKSUMAWE Irma Sagala, Ade; Saragih, Veronika; Aprian, Muhammad
Jurnal Penelitian Samudra Vol. 1 No. 2 (2023): Article Research Juli
Publisher : Jurnal Penelitian Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pengembangan karir memiliki hubungan terhadap kinerja pegawai. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitif dan kualitatif dengan pemberian skor yang diisi oleh para responden. Untuk mengetahui hubungan pengembangan karir maka ditentukan sampel 36 orang karyawan untuk memberikan jawaban atas kuesioner yang dibagikan. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan SPSS hubungan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai adalah positif. Positif artinya bahwa peningkatan pengembangan karir pada PT XX di Lhoksumawe akan meningkatkan kinerja pegawai. Besaran peningkatan itu adalah 1,338 satuan. Dengan hasil penelitian ini diharapkan pada manajemen di PT. XX di Lhokseumawe untuk dapat memberikan kesempatan dalam pengembangan karir kepada pegawai sehingga memberikan peningkatan dalam kinerja pegawai, yang artinya dalam pengembangan karir ada komitmen yang terhubung antara perusahaan dengan pegawai. Dalam penelitian ini hanya terbatas pada hubungan pengembangan karir dengan kinerja pegawai sedangkan masih ada faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai, diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat membahas faktor-faktor lain yang belum diteliti di penelitian ini.
PERANAN SYAHBANDAR DALAM PENGAWASAN KESELAMATAN SARANA ANGKUTAN LAUT DI PELABUHAN SIBOLGA Veronika Saragih; Marganda L.A Sihite; Destrianus Lase
Jurnal Penelitian Samudra Vol. 2 No. 2 (2024): Articel Research Juli
Publisher : Jurnal Penelitian Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti cuaca, keadaan alur pelayaran, manusia, kapal dan lain-lain yang belum dapat diduga oleh kemampuan manusia dan pada akhirnya menimbulkan gangguan pelayaran dari kapal. Kecelakaan yang diakibatkan oleh manusia atau para pekerja baik itu di kapal maupun di pelabuhan yaitu tidak mematuhi prosedur keselamatan dan kesehatan kerja, tidak melakukan perawatan terhadap alat kerja, tidak menggunakan alat pelindung diri, tidak mengikuti latihan dan sertifikasi kompetensi profesional sehingga mengakibatkan kecelakaan. Agar tidak terjadi kecelakaan baik itu di kapal maupun di pelabuhan dibutuhkan pengawasan keselamatan agar meminimalisirkan kecelakaan sehingga alur pelayaran dapat berjalan dengan baik dan aman. Kegiatan yang dilakukan di pelabuhan Sibolga yaitu pelayanan jasa kapal, pelayanan jasa penumpang, pelayanan jasa kendaraan dan pelayanan jasa kepelabuhanan lainnya. Kegiatan yang terdapat di pelabuhan Sibolga tidak dapat berjalan dengan baik jika sumber daya manusia atau pekerja yang ada di pelabuhan Sibolga tidak mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi prosfesional yang dapat menggagu keselamatan baik itu pekerja maupun lingkungan yang ada di pelabuhan Sibolga. Sehingga dapat menghambat pelayanan dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Masalah yang dihadapi di pelabuhan Sibolga antara lain sumber daya manusia yang tidak mengikuti latihan dan sertifikasi profesional, kurangnya kesadaran hukum dan terbatasnya prasarana di pelabuhan. Hal tersebut dapat menghambat kegiatan dan mengakibatkan kecelakaan di pelabuhan Sibolga. Dengan masalah yang di hadapi tersebut peran syahbandar sangat dibutuhkan karena tugas pokok syahbandar yaitu melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, koordinasi kegiatan pemerintahan di pelabuhan serta pengaturan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan pada pelabuhan yang diusahakan secara komersial. Oleh karena itu kinerja syahbandar merupakan salah satu faktor penting dalam keselamatan baik itu untuk manusia maupun sarana angkutan laut, sehingga kinerja syahbandar sangat perlu untuk di tingkatkan agar memperlancar kegiatan terutama pada kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan kelas IV Sibolga. Hasil penelitian yang di dapatkan adalah 1) Kesyahbandaran mempunyai beberapa kegiatan dalam melakukan pengawasan sarana angkutan laut dengan tujuan untuk menjamin keselamatan, keamanan di pelabuhan sibolga. Syahbandar juga merupakan seorang petugas yang bertanggung jawab yang memiliki kantor dan tata usahanya menjadi tempat untuk memberlakukan peraturan di suatu pelabuhan atau pangkalan laut guna dapat memberikan rasa aman akan adanya keselamatan pelayaran, keamanan suasana di sekitar pelabuhan dan cara kinerja yang dijalankan secara baik dan tepat. 2) Syahbandar mempunyai peran penting dalam menjamin keselamatan pelayaran, keamanan untuk memberikan rasa aman akan adanya peran syahbandar dalam pengawasan keselamatan di pelabuhan Sibolga. 3) Dengan melihat adanya kendala-kendala di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan di Sibolga pihak kesyahbandaran perlu memperhatikan kendala tersebut agar kegiatan yang ada di Pelabuhan Sibolga dapat berjalan lancar dan dapat menjamin keamanan dan keselamatan dalam berlayar
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA BELAWAN Nikson Sitindaon; Veronika Saragih
Jurnal Penelitian Samudra Vol. 3 No. 03 (2025): Article Juli 2025
Publisher : Jurnal Penelitian Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan di Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan. Kompensasi merupakan salah satu faktor penting yang dapat memotivasi karyawan dalam meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada sejumlah karyawan sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana untuk menguji sejauh mana kompensasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini berarti semakin baik sistem kompensasi yang diberikan, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja yang ditunjukkan oleh karyawan. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran kompensasi dalam mendukung peningkatan kinerja pegawai di lingkungan kerja pemerintahan.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA Yustina Evelina Derita Rumahorbo; Veronika Saragih
Jurnal Penelitian Samudra Vol. 3 No. 03 (2025): Article Juli 2025
Publisher : Jurnal Penelitian Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai serta peran kepuasan kerja sebagai variabel mediator dalam hubungan tersebut. Motivasi kerja yang tinggi diyakini dapat meningkatkan kinerja pegawai secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kepuasan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 pegawai di sebuah instansi pemerintahan. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi dan uji mediasi dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kepuasan kerja terbukti menjadi variabel mediator yang memperkuat hubungan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai. Dengan demikian, peningkatan motivasi kerja yang berdampak pada kepuasan kerja akan secara efektif meningkatkan kinerja pegawai. Implikasi penelitian ini menyarankan agar manajemen organisasi lebih fokus dalam membangun dan mempertahankan motivasi serta kepuasan kerja pegawai untuk mencapai kinerja yang optimal.
Digital Claim Readiness as a Mediating Factor Between Marine Cargo Insurance Coverage and Compensation Recovery in Indonesian Maritime Logistics Veronika Saragih
Jurnal Penelitian Samudra Vol. 4 No. 02 (2026): Article Research Juli Vol 4, No 2, 2026
Publisher : Jurnal Penelitian Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing complexity of global maritime logistics has intensified the importance of marine cargo insurance in mitigating financial losses arising from cargo damage, loss, and transportation delays. Despite the widespread adoption of marine cargo insurance, many cargo owners continue to experience difficulties in obtaining full compensation due to incomplete documentation, delayed claim submission, and limited digital integration among shipping stakeholders. Existing studies have primarily focused on legal liability and insurance coverage while paying limited attention to the operational readiness required to ensure successful compensation recovery. This study investigates the relationship between marine cargo insurance coverage and compensation recovery by introducing Digital Claim Readiness (DCR) as a mediating construct. Digital Claim Readiness refers to an organization's capability to prepare, verify, and submit insurance claims through integrated digital documentation, electronic cargo tracking, and real-time logistics information systems. A quantitative research design was employed using Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Data were collected from freight forwarders, shipping companies, cargo owners, marine surveyors, and insurance companies operating in major Indonesian ports. The proposed conceptual model evaluates the influence of insurance coverage quality, digital documentation systems, claim readiness, and insurer responsiveness on compensation recovery performance. The study proposes that Digital Claim Readiness significantly mediates the relationship between insurance protection and compensation effectiveness. Organizations implementing integrated digital claim management systems are expected to achieve faster claim settlement, lower dispute rates, and higher compensation recovery ratios than organizations relying on conventional documentation procedures. This research contributes to maritime insurance literature by introducing Digital Claim Readiness as a novel operational capability within marine cargo insurance management. The findings are expected to support the development of digital insurance ecosystems that improve transparency, operational efficiency, and risk management across maritime logistics.
RISK MANAGEMENT IN MARITIME HIGHER EDUCATION INSTITUTIONS Veronika Saragih
Jurnal Penelitian Samudra Vol. 4 No. 01 (2026): Article Februari Vol 04, No 01 (2026)
Publisher : Jurnal Penelitian Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maritime higher education institutions face complex and multidimensional risks arising from academic activities, operational processes, maritime training practices, safety requirements, and regulatory compliance. Unlike conventional higher education institutions, maritime colleges are required to manage risks associated with shipboard training, simulators, laboratories, cadet discipline, and international maritime standards. This study aims to analyze the implementation of risk management in maritime higher education institutions and identify key risk categories, mitigation strategies, and governance mechanisms. Using a qualitative literature review approach, this study synthesizes findings from academic journals, international maritime organization reports, and regulatory frameworks published between 2020 and 2025. The results indicate that effective risk management in maritime higher education requires an integrated framework encompassing academic risk, operational risk, safety risk, compliance risk, and reputational risk. Institutional leadership commitment, risk-based governance, and digital risk monitoring systems emerge as critical success factors. This study contributes to the development of a structured risk management model tailored to the unique characteristics of maritime higher education institutions.