Andi Sudarmin Azis
Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Al-Asyariah Mandar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN USAHA RUMAHAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 : STUDI KASUS DESA BATU Sidra Almuntaha; Muhammad Nuzur; Andi Sudarmin Azis
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 7, No 1 (2022): J-Alif, Volume 7, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v7i1.2867

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui peran usaha rumahan terhadap kesejahteraan masyarakat di masa pandemi Covid-19, 2) Untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat usaha rumahan di masa pandemi Covid-19, 3) Untuk mengetahui bagaimana strategi usaha rumahan dalam mempertahankan usahanya di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian Field Research kualitatif, yang artinya prosedur temuannya tidak diperoleh melalui data statistik atau bentuk hitungan lainnya, penelitian ini menghasilkan kata-kata tertulis atau lisan dari perilaku manusia yang diamati, penelitian ini termasuk penelitian lapangan yaitu mengumpulkan data di tempat terjadiya fenomena yang diteliti. Lokasi penelitian bertempat di Desa Batu, Kecamatan Tapango. Sumber data penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik pengolahan dan analisis data melalui 3 (tiga) cara yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data.  Pengujian keabsahan data menggunakan kredibilitas dengan tehnik pemeriksaan berupa trigulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran usaha rumahan dalam mensejahterakan masyarakat di masa pandemi covid-19 sangat memiliki peran penting untuk menunjang perekonomian pelaku usaha rumahan. Namun situasi pandemi covid-19 saat ini sama sekali tidak berpengaruh pada aktivitas produksi pada usaha rumahan yang ada di Desa Batu terbukti penjualan produk usaha rumahan kareppe dan tempe tetap sama sebelum dan saat pandemi Covid-19. Implikasi pada penelitian ini adalah menghimbau kepada masyarakat pemilik dan pekerja pada usaha rumahan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan akvitasnya mengingat situasi pandemi Covid-19 saat ini dan juga kepada pemerintah setempat agar lebih mendukung kegiatan usaha rumahan seperti ini demi kesejahteraan masyarakat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH MEMILIH BERTRANSAKSI DI BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH (STUDI KASUS: MASYARAKAT ISLAM KECAMATAN WONOMULYO) Andi Sudarmin Azis
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 4, No 2 (2019): J-Alif, Volume 4 , Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.049 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v4i2.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola transaksasi yang terjadi pada bank konvensional dan bank syariah serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah nertransaksi di bank konvensional dan bank syariah. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 200 responden, diantaranya 100 bank konvensional dan 100 bank syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis data primer diperoleh melalui angket,wawancara langsung, dan, dan data sekunder diperoleh dari  observasi, kepustakaan atau dari catatan instansi, atau dari mana saja sudah diolah. Pola transaksi pada bank konvensional dan bank syariah tidak menunjukkan perbedaan istimewa, seperti pelayanan pada CS, Teller, dan Marketing. Diantaranya adalah teknis penerimaan uang, persamaan dalam hal mekanisme transfer, teknologi komputer yang digunakan, maupun dalam hal syarat-syarat umum untuk mendapat pembiayaan seperti KTP, NPWP, proposal, laporan keuangan, jaminan dan sebagainya. Semua hal yang terjadi pada bank syariah itu hampir sama persis dengan yang terjadi pada bank konvensional, nyaris tidak ada perbedaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi minat nasabah bertransaksi di bank konvensional dan bank syariah adalah karena menerapkan pola transaksi yang sama. Faktor publikasi dan edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah pada dasarnya bertransaksi pada suatu bank karena besar dipengaruhi oleh kedua faktor tersebut, sehingga secara umum yang mempengaruhi minat nasabah bertransaksi di bank konvensional dan bank syariah adalah karena kedua faktor tersebut.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP BURUH PATTEI ANJORO (STUDI KASUS DESA LEKOPA’DIS KECAMATAN TINAMBUNG KABUPATEN POLEWALI MANDAR) Andi Sudarmin Azis
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 2, No 2 (2017): J-Alif Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v2i2.587

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang transaksi upah buruh pattei anjoro di Desa Lekopa’dis, Kecamatan Tinambung. Penulis hanya membatasi titik fokus pada persoalan jasa memanjat kelapa yang dalam bahasa kesehariannya mattei anjoro. Proses mattei anjoro dilaksanakan oleh pattei anjoro yang dimana akan diberi upah atau saro dalam bahasa Mandar oleh pemilik kelapa. Dasar pelaksanaan Penulisan ini, karena mayoritas penduduk desa Lekopa’dis adalah petani dan sebahagian besar lahan terdiri dari pohon kelapa. Dalam proses pertanian tersebut, pada setiap kali panen maka akan muncul tradisi di bidang ekonomi lebih tepatnya di bidang jasa yakni mattei anjoro. Dalam pelaksanaan jasa tersebut, ada yang menarik perhatian pada upah yang diberikan oleh pemilik pohon kelapa kepada pemilik jasa. Pemberian upah tidak didasarkan pada tingkat kesulitan namun didasarkan pada jumlah pohon. Setiap pohon yang dipanjat oleh pemilik jasa dihargai dengan 2 buah per pohon namun terkadang 3 buah per pohon. Sehingga menarik mengambil judul bahasan tersebut untuk diteliti. Penulisan ini menggunakan jenis Penulisan lapangan (Field Research) sebagai bentuk Penulisan yang mendalam dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi (pengamatan langsung), wawancara (interview), angket (kuisioner) dan dokumentasi berupa literatur yang mendukung. Hasil penulisan menunjukkan bahwa masyarakat desa Lekopa’dis tidak mengetahui ijarah, namun setelah dijelaskan oleh Penulis maka responden langsung memahami dan itu biasanya disebut dengan saro dalam bahasa Mandar. Pemberian upah kepada pemilik jasa dilaksanakan secara langsung dengan memberikan kelapa dan terkadang dengan uang setelah melaksanakan jasa tersebut. Dalam pelaksanaan ijarah tersebut, baik pemilik jasa maupun pemilik pohon sama-sama dilandasi rasa tolong menolong disertai suka dan rela diantara kedua subjek tersebut.