yuliani Soerachmad
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJUAL MAKANAN ONLINE TERHADAP PENGGUNAAN WADAH STYROFOAM DI WONOMULYO. Elvit Indirawati Elvit Indirawati; Sukmawati Sukmawati; Yuliani Soerachmad
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2019): J-Kesmas Volume 5, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v5i1.310

Abstract

Styrofoam adalah material dari polytrene, masih termasuk golongan plastik dan merupakan sebuah monomer styrene. Bahaya monomer styrene terhadap kesehatan setelah terpapar dalam jangka panjang yaitu menyebabkan sakit kepala, letih, depresi dan anemia selain itu sampah Styrofoam merupakan limbah yang sangat sulit terurai oleh alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan pada penjual makanan online. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Adapun sampel pada penelitian ini adalah penjual makanan online dengan jumlah sampel 49 yang diambil dengan teknik Total sampling. Data kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan Styrofoam pada penjual makanan online (ρ = 0,036 < 0,05) dan tidak terdapat hubungan antara sikap dengan penggunaan wadah Styrofoam pada penjual makanan online (ρ = 0,727 > 0,05). Disarankan kepada penjual makanan online lebih memperhatikan wadah yang digunakan apakah layak atau tidak sebagai wadah untuk semua jenis makanan, terutama wadah Styrofoam harus lebih dikurangi penggunaannya atau jangan digunakan lagi karena kandungan yang terdapat didalam Styrofoam mengandung zat kimia yang bisa berpindah dengan cepat apabila makanan tersebut dalam keadaan panas.
Hubungan Motivasi Dengan Kinerja Kader Posyandu Di Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar Yuliani Soerachmad
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2 (2016): J-Kesmas Volume 2, Nomor 2, Nopember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v2i2.158

Abstract

Keberhasilan Posyandu salah satunya dipengaruhi oleh kinerja kader, dengan motivasi yang tinggi dalam kegiatan Posyandu akan meningkatkan kinerja kader Posyandu. Namun permasalahan yang terjadi adalah masih banyak kader yang kurang termotivasi dalam kegiatan Posyandu. Persentase kader aktif secara nasional adalah 69,2% dan angka drop out kader sekitar 30,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja kader Posyandu di Kecamatan Bulo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional (cross sectional). Populasi adalah seluruh kader Posyandu di Kecamatan Bulo sebanyak 53 kader dan sampel adalah total sampling sebanyak 53 kader. Variabel dalam penelitian ini adalah tanggung jawab, insentif, hubungan kerja dan prosedur kerja kader Posyandu. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis univariat dan bivariate dengan menggunakan uji Chi-square dengan dengan α = 0,05. Dari hasil analisis bivariat ada variabel berhubungan dan tidak berhubungan dengan kinerja kader Posyandu. Berdasarkan tanggung jawab diperoleh p value = 1,000 > α = 0,05, insentif diperoleh p value = 0,005 < α = 0,05, hubungan kerja diperoleh p value= 0.005 < α = 0,05 dan prosedur kerja diperoleh p value = 0,031 < α = 0,05. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan tanggung jawab dengan kinerja kader Posyandu dan terdapat hubungan insentif, hubungan kerja dan prosedur kerja dengan kinerja kader Posyandu. Disarankan kepada kader serta instansi agar tetap memperhatikan Posyandu yang ada didaerahnya karena Posyandu merupakan pelayanan dasar yang dapat mendeteksi penyakit balita serta ibu hamil secara cepat.
Studi Tentang Motivasi Kunjungan Ibu Hamil Ke Posyandu Desa Batupanga Daala Kec. Luyo Kabupaten Polewali Mandar Rina Sam Sam; Yuliani Soerachmad
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2017): J-Kesmas Volume 3, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v3i2.248

Abstract

Kunjungan ke Posyandu bagi ibu hamil sangat diperlukan mengingat pemeriksaan dan pemberian tablet Fe juga yang dilaksanakan di Posyandu oleh bidan. Banyak kendala yang dihadapi petugas untuk meningkatkan kunjungan ke Posyandu antara lain, pengetahuan ibu, jarak Posyandu yang relative jauh, persepsi masyarakat/ibu tentang Posyandu itu sendiri. Masyarakat masih perlu dibina dan di ajak utuk selalu berkunjung ke Posyandu, agar kesehatan bayi, balita dan ibu hamil lebih terjaga sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lebih terjamin untuk generasi berikutnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan subjek penelitiannya adalah informan biasa sebanyak tujuh orang, informan kunci sebanyak dua orang penentuan sampel dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian dari 9 informan menunjukkan bahwa kunjungan ibu hamil ke Posyandu Desa Batupanga Daala, sebagian besar keluarga mendukung untuk melakukan pemeriksaan kehamilan namun ibu hamil yang bermasa bodoh dan kurang bersosialisasi. Selain itu ada juga ibu hamil yang merasa nyaman melakukan pemeriksaan di dukun. Hal ini disebabkan petugas kesehatan kadang-kadang tidak hadir akibat akses jalan yang sulit dijangkau dan fasilitas yang ada di Posyandu memiliki fasilitas yang lengkap kecuali di Posyandu Salujerre. Disimpulkan bahwa keluarga mendukung untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Dan kehadiran petugas kesehatan yang kadang-kadang tidak hadir di karenakan akses jalan yang tidak terjangkau, walaupun fasilitas di Posyandu sebagian besar lengkap. Disarankan kepada ibu hamil rutin dalam memeriksakan kandungannya agar setiap masalah kehamilan yang dialalmi terdeteksi secara cepat oleh petugas kesehatan serta sering mensosialisasikan fungsi program pelayanan Antenatal Care yang ada dan melakukan pendekatan terhadap keluarga yang masih sulit melakukan kunjungan ANC.