Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Code Mixing and Code Switching in Movie Murder on the Orient Express by Kenneth Branagh Wahdini Fauzana; Saidatun Nafisah; Widya Widya
JEdu: Journal of English Education Vol 2, No 1 (2022): JEdu: Journal of English Education
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jedu.v2i1.6435

Abstract

This research aims to identify types of code-switching and code-mixing found in some of “Murder on The Orient Express” movie dialogues and utterances. The source of the data in this research is the dialogue in Murder on The Orient Express movie. To achieve the aims of this research; the researcher uses the descriptive qualitative research method. This study uses the code-switching theory of Wardhaugh (1986) and code-mixing theory of Suwito (1983). There are two types of code-switching consisting of metaphorical code-switching and situational code-switching and two types of code-mixing consisting of outer code-mixing and inner code-mixing. From the results of this study, the authors found 50 data of code-mixing and code-switching and as many as 4 or 8% metaphorical code-switching data, 2 or 4% situational code-switching data. The author also found 44 or 88% outer code-mixing data, and 0 or 0% inner code-mixing data. The research’s result shows that the dominant form of code-switching and code-mixing is metaphorical code-switching and outer code-mixing.
Pembentukan Kata pada Istilah Khas di Instagram dengan Unsur Bahasa Inggris Saidatun Nafisah; Iwan Budiarso
Deiksis Vol 12, No 01 (2020): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.645 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v12i01.4466

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur pembentuk kata khas yang mengandung unsur bahasa Inggris pada Instagram serta implikasinya terhadap situasi kebahasaan di Indonesia. Data penelitian berupa data tulisan dari pengguna Instagram. Sampel data diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu dengan melihat interaksi ditiap akun yang dijadikan sebagai sumber. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah morfologi dan sosiolinguistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat banyak istilah khas di Instagram Indonesia yang menggunakan unsur bahasa Inggris. Struktur istilah tersebut ditemukan dalam berbagai bentuk kombinasi bahasa, antara lain bahasa Inggris + bahasa Inggris, bahasa Inggris + bahasa Indonesia, dan bahasa Indonesia + bahasa Inggris. Istilah-istilah tersebut terbentuk melalui berbagai macam proses morfologis, antara lain proses derivating, compounding, abbreviating, blending, acronym, dan borrowing. Sebagian istilah khas mengikuti kaidah pembentukan kata dengan sistem bahasa Inggris dan sebagian yang lainnya mengikuti sistem bahasa Indonesia. Sebaliknya, terdapat kosakata yang mengikuti sistem bahasa Indonesia. Terbentuknya kosakata baru melalui proses yang  bermacam-macam merupakan proses kreatif  manusia yang dapat memberikan dampak positif terhadap perbendaharaan kosakata baru terhadap suatu bahasa. Namun pembentukan kosakata baru yang tidak mengikuti kaidah bahasa yang benar dapat mengacaukan sistem bahasa yang sudah ada. Kata Kunci: Pembentukan Kata, Istilah Khas, Bahasa Inggris, Instagram 
Proses Fonologis dan Pengkaidahannya dalam Kajian Fonologi Generatif Saidatun Nafisah
Deiksis Vol 9, No 01 (2017): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.09 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v9i01.940

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses-proses fonologis beberapa bahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fonologi generatif. Data penelitian ini adalah data fonologis yang berasal dari beberapa bahasa. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan metode refleksif introspektif untuk data bahasa yang dikuasai oleh penulis. Selain bahasa yang dikuasai penulis, data diambil dari buku-buku yang memuat data yang berasal dari bahasa lain. Ada beberapa cara menganalisis data. Yang pertama, mengumpulkan data dan mengidentifikasinya. Yang kedua adalah mengklasifikasikan data, menganalisis data, membuat kaidah fonologis, dan menjelaskan hasil temuan. Dari hasil analisis yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa fonologi generatif dapat menjadi pendekatan yang relevan yang dapat digunakan untuk menjelaskan proses fonologis bahasa-bahasa yang berbeda. Dengan menggunakan fonologi generatif, ditemukan beberapa proses fonologis bahasa antara lain penambahan bunyi, pelesapan bunyi, koalisi, dan asimilasi.         Kata Kunci: proses fonologis, kaidah fonologi, fonologi generative
PKM Pemberdayaan Perempuan Melalui Peningkatan Keterampilan Literasi Digital dan Entreprenurship Saidatun Nafisah; Anastasia Dewi Anggraeni; Helda Jolanda Pentury
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 3 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i3.4202

Abstract

Kegiatan ini berjudul PKM Pemberdayaan Perempuan melalui Peningkatan Keterampilan Literasi Digital dan Entrepreneurship. Mitra dari kegiatan ini adalah Yayasan Rumpun Bambu dengan sasarannya adalah kelompok ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan khususnya dari kalangan menengah kebawah. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang literasi digital dan kewirausahaan dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Kegiatan dikemas dalam bentuk KULWAP (kuliah whatsapp) sehingga kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui grup whatsapp. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan peserta mempunyai wawasan baru mengenai literasi digital dan entrepreneurship dan dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.
MANAJEMEN PEMBINAAN KESISWAAN DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA PADA SMK BISNIS DAN TEKNOLOGI BEKASI Iwan Budiarso; Tjipto Djuhartono; Saidatun Nafisah
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i2.19739

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menggali informasi sejauh mana langkah perencanaan, seperti apa proses pelaksanaan, bagaimana tahapan evaluasi, apa saja faktor penghambat, dan pendorong dalam upaya untuk mengembangkan kreativitas peserta didik. Lingkup atau tingkat peserta didik yang diteliti dalam penelitian ini adalah Sekolah Menengah Kejuruan. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan (descriptive research) penelitian deskriptif. Tujuan penelitian deskriftif untuk mendeskripsikan tentang suatu fenomena atau keadaan tanpa direkayasa dan dibuat-buat. Artinya, mendeskripsikan kondisi tentang suatu hal apa adanya. Hasil penelitian ini menunjukan telah dilakukannya perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dam diketahui faktor penghambat dan pendorong dalam pengembangan kreativitas peserta didik. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat dan menjadi rujukan bagi peneliti lainnya di masa mendatang dalam kajian manajemen pembinaan kesiswaan tingkat SMK di Indonesia.