Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSELING SPIRITUAL DALAM MENINGKATKAN SELF CONCEPT REMAJA BROKEN HOME Riska Dama yanti
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.8245

Abstract

Dalam penelitian ini, konsep diri yang dimiliki oleh remaja broken home yaitu rendah dan cenderung memunculkan perilaku negatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap konsep diri remaja broken home dan cara meningkatkan konsep diri (self concept) remaja broken home. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang yang memiliki inisial IS, AH, NA, dan RD. Konsep diri remaja broken home lebih rendah atau negatif. Ini dibuktikan dengan sikap, seperti merasa sedih, kurang percaya diri, berpikir negatif dan bahkan stres. Untuk meningkatkan konsep diri remaja broken home dilakukan dengan mengubah pola pikir subjek sehingga mereka selalu berpikir positif tentang diri mereka dan keluarga mereka, melalui konseling spiritual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling spiritual mampu meningkatkan konsep diri remaja broken home menjadi positif, hal ini dapat dilihat dari sikap berpikir positif seperti bersikap tulus dan mampu menerima masalah yang dihadapi dan mampu mengendalikan emosi dengan mengingat Tuhan hati mereka menjadi tenang dan berusaha memperbaiki diri menjadi lebih baik.