Armenia Eka Putriana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Nusantara Palu

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KANDUNGAN MIKROBA TELUR ASIN Armenia Eka Putriana
Jurnal Ners Widya Nusantara Palu (Ners Journal of Widya Nusantara Palu) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : STIKes Widya Nusantara Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur merupakan bahan pangan yang mengandung protein cukup tinggi dengan susunan asam- asam amino lengkap. Penelitian bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh konsentrasi garam dan lama penyimpanan terhadap kandungan mikroba telur asin. Jenis penelitian yang digunakan adalah experiment laboratory dengan desain one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah telur asin di kota Makassar Sampel ditarik berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan produsen telur asin di Kota Makassar. Data yang di peroleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya bakteri Salmonella other sp. pada telur dengan masa simpan selama 7 hari dengan konsentrasi garam 200 gr. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi garam berpengaruh terhadap kandungan mikroba telur asin. Semakin rendah konsentrasi garam, semakin banyak bakteri yang dapat tumbuh, kemudian lama penyimpanan berpengaruh terhadap kandungan mikroba telur asin. Semakin lama telur asin disimpan, semakin banyak bakteri yang dapat tumbuh, terkhusus bakteri Salmonella other sp.
Promotion Of Health Knowledge And Attitude Of Mother's Attitude In Providing MP-ASI Ages 6-24 Months Ni Ketut Kariani; Armenia Eka Putriana
Journal of sciences and health Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Sciences and Health
Publisher : Politeknik Karya Persada Muna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54619/jsh.v2i2.88

Abstract

Backgroun : Provision of Supplementary Food is one of the important components of the Family Nutrition Improvement Business (UPGK) and a program designed by the government. In 2019, the prevalence of the nutritional status of children under five in Central Sulawesi Province with underweight problems was 11.3% of the RPJMN target of 17%, stunting was 21.4% of the RPJMN target of 28% and wasting of toddlers was 9.6% of the RPJMN target of 9.5%. Methods: The type of research used is quantitative research with a pre-experimental research design using a one group pre-test-post-test design. This research was carried out in Tondo Village, the activity was carried out on May 11, 2022. The population in this study were all mothers who had toddlers aged 6-24 months in Tondo Village, totaling 20 people. The sample of all mothers who have toddlers aged 6-24 months is as many as 20 people. The sampling technique in this study is the total sampling of this study using the Wilcoxon test or T test. Results: The results of statistical tests showed that the P-Value value of 0.000 had a significant effect on the average knowledge before health promotion of complementary feeding for infants aged 6-24 months. The results of the statistical test showed that the P-Value value of 0.000 had a significant effect on the average attitude after health promotion of complementary feeding for infants aged 6-24 months. Conclusion: There is an effect of health promotion on mother's knowledge and attitude in giving complementary feeding to infants aged 6-24 months with P-Value 0.000<0.05 in Tondo Village. Keywords: Health Promotion, Knowledge, Attitude, Complementary Foods for infants aged 6-24 months
Hubungan Lama Pemberian Asi Dengan Status Gizi Balita Di Kabupaten Donggala Armenia Eka Putriana; Masfufah Masfufah; Ni Ketut Kariani
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.705 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i1.725

Abstract

Pola asuh pada bayi meliputi pemberian gizi yang cukup dan seimbang melalui pemberian ASI. Pada bayi pemberian ASI yang tidak benar ditengarai sebagai penyebab tingginya angka kesakitan dan gizi kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lama pemberian ASI dengan status gizi balita di Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Total responden adalah 88 balita. Analisis data menggunakan metode chi square. Hasil menunjukkan bahwa lama pemberian ASI sebagian besar selama 6 bulan. Terdapat balita memiliki status gizi pendek berdasarkan PB/U sebanyak 31 balita. Dan secara statistik tidak ada hubungan antara lama pemberian ASI dan status gizi balita dengan p value 0.170.