Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Econetica

Halal Fashion Value Chain and Local Economic Empowerment: The Case of Pekalongan City, Indonesia Purwanti, Indah; Rizkikaddhuhani, Annisa
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 5 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i1.357

Abstract

The industrial sector has increasingly become a catalyst for economic transformation inIndonesia, particularly as agricultural land conversion and labor shifts accelerate urbanindustrialization. Within this process, the halal industry has emerged as a strategic field due tothe growing global demand for halal-certified products. Pekalongan City, historically recognizedfor its textile and batik production, represents one of Indonesia’sleading creative hubs in halalfashion. This study aims to analyze the structure of the halal fashion value chain and its socio�economic implications for local communities in Pekalongan. Employing a qualitative approachthrough literature review and field interviews, the research examines the positioning ofPekalongan within the global halal fashion ecosystem. The findings reveal that Indonesiaremains a net importer in the global halal fashion trade, with the industry’s economic valuelagging behind the halal food and beverage sector. In Pekalongan, halal fashion activities areconcentrated on domestic markets, while export participation and certification adoption remainlimited. The study concludes that the halal fashion ecosystem in Pekalongan is still in itsformative stage and requires integrated support in value chain development, export facilitation,and institutional coordination to enhance global competitiveness.
POTRET INDUSTRI HALAL FASHION: RANTAI NILAI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT KOTA PEKALONGAN Purwanti, Indah
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 7 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v7i1.336

Abstract

Perkembangan industry menjadi pendongkrak pembangunan ekonomi karena dengan adanya alih fungsi lahan pertanian dan profesi, maka industry menjadi salah satu pengerak ekonomi masyarakat. Industri halal pada masa ini adalah ladang bagi para pengusaha dan tenaga kerja Indonesia, karena permintaan akan produk halal di dunia semakin banyak. Kota Pekalongan terkenal dengan produksi tekstil, batik dan fashion siap pakai dan menurut data, industry fashion mengerakan perekonomian masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan pelaku dalam skema rantai nilai industry halal fashion global dan untuk mengetahui kondisi perekonomian masyarakat kota dengan keberadaan industry halal fashion. Metode yang akan digunakan adalah studi literatur dan studi lapangan. Studi literatur untuk mencari pemahaman tentang rantai nilai industry global sedangkan studi lapangan untuk menelusuri rantai nilai halal fashion di Kota Pekalongan. Pengumpulan data berupa telaah literatur dan wawancara. Hasil telaah literatur ditemukan bahwa dalam industry fashion halal global, Indonesia mengimpor lebih banyak daripada melakukan ekspor. Nilai industry fashion halal juga tidak sebanyak industry pengolahan makanan dan minuman halal. Sedangkan dalam rantai nilai industry, setiap perusahaan menerapkan margin untuk kemudian digunakan sebagai keuntungan. Kondisi ekspor halal fashion di Kota Pekalongan baru merambah pasar dalam negeri dan sedikit yang berkecimpung di pasar ekspor. Sedangkan untuk ekosistem industry halal fashion saat ini ada dalam tahap perencanaan dan pengembangan. Kata Kunci: rantai nilai industri, halal fashion industry, ekspor.