This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pijar MIPA
Moh. Liwa Ilhamdi
Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keanekaragaman dan Distribusi Formicidae di Hutan Wisata Sesaot, Lombok Barat NTB Moh. Liwa Ilhamdi; Muhammad Syazali
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.841 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i2.2468

Abstract

Hutan Wisata Sesaot merupakan kawasan wisata yang berbasis ekologi. Mempertahankan keberadaan sumberdaya hayati di kawasan perlu dilakukan supaya kegiatan wisata terjadi secara berkelanjutan. Salah satu sumberdaya hayati tersebut adalah formicidae. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keanekaragaman dan distribusi spesies formicidae.  Data dikoleksi dari sampel yang diambil di 2 stasiun yaitu stasiun 1 berada di jalan masuk utama kawasan hutan wisata Sesaot dan stasiun 1 berada di sebelah utara stasiun 1. Pembatas antara stasiun 1 dan stasiun 2 adalah sungai yang di jadikan tempat pemandian untuk pariwisata. Analisis keanekaragaman menggunakan indeks Shanon-Wienner, dan distribusi spesies diukur menggunakan indeks Morisita. Hasil menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman pada stasiun1 (H’= 1,57) dan stasiun 2 (H’= 1,55). Sedangkan nilai indeks Morisita semua spesies > 1. Selama pengamatan berhasil dikoleksi 1493 spesimen dari 5 jenis formicidae yaitu Oecophylla smaragdina, Odontomachus bauri, Monomorium minimum, Melophorus bagoti, dan Formica rufa. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah Melophorus bagoti. dan yang paling sedikit adalah Formica rufa. Kesimpulan penelitian ini Indeks keanekaragaman formicidae lebih tinggi pada stasiun 1 dibandingkan dengan stasiun 2. Semua spesies formicidae memiliki pola distribusi mengelompok.