Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Preservasi Media sebagai Sumber Belajar di Lembaga Pendidikan Formal Hasriadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.120

Abstract

Artikel ini membahas tentang preservasi (pemeliharaan) media dan sumber belajar di lembaga pendidikan formal. Metode yang digunakan dalam adalah ini adalah metode librery research (Penelitan Pustakawan) dimana sumbernya berasal dari buku dan jurnal. Metodologi penelitian ini berusaha menguraikan masalah tentang preservasi media dan sumber belajar di lembaga pendidikan formal. Informasi utama dari penulisan aritikel ini yaitu jurnal, buku cetak dan buku online. Sumber belajar (learning resources) ialah segala sumber, baik yang berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar, baik yang secara terpisah maupun yang secara terkombinasi sehingga tujuan dari pembelajaran tersebut dapat dengan mudah peserta didik capai dari tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu. Pemeliharaan merupakan bentuk dari kegiatan merawat, menjaga, dan mengurus serta menyimpan dan memelihara suatu barang berdasarkan dari bentuk dan jenisnya agar supaya barang tersebut menjadi awet dan tahan lama. Perawatan harus terus dilakukan tanpa henti dengan tujuan utama untuk menjaga peralatan tersebut agar dapat terus digunakan dan dimanfaatkan pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran. Tujuan lain dari diadakannya pemeliharaan adalah agar seluruh sarana dan prasarana di sekolah dapat digunakan dalam tenggak waktu yang panjang kedepannya. Hal ini juga untuk membantu kelancaran proses pembelajaran karena terpenuhinya segala kebutuhan yang diperlukan. Maka dari itu semua peralatan di sekolah memerlukan perawatan, pemeliharaan dan pengawasan agar dapat digunakan dengan efisiensi atau maksimal.
Pemanfaatan Teknologi dalam Membuat Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Hasriadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.121

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemanfaatan teknologi dalam membuat media pembelajaran pendidikan agama islam yang berkaitan penggunaan media dalam pembelajaran, perangkat teknologi dalam media pembelajaran dan klasifikasi teknologi berdasarkan karakteristik media pembelajaran. Metode yang digunakan yaitu pendekatan pustaka (library research) yang sumbernya berasal dari buku atau jurnal. Teknik pengumpulan data bersumber dari buku dan jurnal dikumpulkan kemudian di reduksi untuk menarik sebuah kesimpulan. Dalam penggunaannya media memiliki landasan, ada beberapa, yaitu: landasan filosofis, psikologis, teknologis dan empiris. Penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran haruslah memperhatikan prinsip-prinsip penggunaan media. Dengan memperhatikan berbagai prinsip maka akan tercipta pembelajaran yang aktif dan efektif. Prinsip-prinsip penggunaan media pembelajaran, yaitu: pertama, harus memperhatikan jenis dari media yang akan digunakan, kedua ketepatan antara bahan ajar dengan jenis media yang digunakan, ketiga penggunaan media juga harus melihat penggunaan waktu yang akan digunakan selama proses pembelajaran. Klasifikasi teknologi dalam media pembelajaran menggambarkan masing-masing alat yang berbeda atau alat dari media yang berbeda satu sama lain, tergantung pada tujuan dan maksud dari pengelompokannya. Sedangkan karakteristik media pembelajaran dapat diketahui melalui evaluasi penggunaan media dan pengendalian pengguna.
Penerapan Model Pembelajaran Blended Learning Berbantuan Google Sites pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mykaila; Hasriadi; Muh.Yamin
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i1.448

Abstract

Artikel ini membahas penerapan model pembelajaran blended learning berbantuan google sites pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan Budi pekerti   untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMPN 5 Palopo. Penelitian ini bertujuan: Untuk  mengetahui aktivitas peserta didik ketika model blended learning berbantuan google sites diterapkan; Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran blended learning berbantuan google sites dapat meningkatkan hasil belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Jenis Penelitan Tindak Kelas (PTK) dengan model Kemmis Mc taggart yang terdiri dari Planning, acting, observing dan Reflecting. Objek penelitian ini adalah peserta didik SMPN 5 Palopo yang berjumlah 18 peserta didik, yang terdiri dari 8 Laki laki dan 10 perempuan. Data diperoleh melalui lembar observasi guru dan peserta didik, serta hasil belajar. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan analisis data lembar observasi dan test hasil belajar. Hasil penelitian pada lembar observasi guru pada siklus I menunjukan ketuntasan rata rata mencapai sebesar 88%, pada siklus mencapai rata rata sebesar 100%. Lembar observasi peserta didik pada siklus I mencapai rata rata keterlaksanaan sebesar 72%, pada siklus II mencapai rata rata keterlaksanaan sebesar 82,77%. Sedangkan pada hasil belajar pretest mendapat sangat kurang (100%), Kemudian pada siklus I post test mendapat nilai sangat baik (26%), baik (61,11%) dan sangat kurang (11,11%). Pada siklus peserat didik mendapat nilai sangat baik (66,66%) dan nilai baik (33%).