Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEACHER’S PERCEPTION ON FOLKLORES IN ENGLISH TEXTBOOK IN SMA 1 BAE KUDUS Riyan Dwi Cahyaningsih
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.336 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1756

Abstract

Pemilihan bahan ajar merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh guru. Melalui proses pemilihan bahan ajar yang tepat, proses belajar menjadi sukses. Pentingnya mengetahui persepsi guru dalam penggunaan bahan ajar sangat penting diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru tentang teks cerita rakyat dalam buku teks bahasa Inggris di kelas X SMA 1 Bae Kudus. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Daftar pernyataan dan pertanyaan yang diberikan kepada guru kelas X SMA 1 Bae Kudus untuk mengetahui persepsi guru terhadap teks cerita rakyat bahan ajar kelas X.Hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa persepsi guru berbeda bila menanggapi teks cerita rakyat yang digunakan untuk materi pembelajaran. Kelas X guru bahasa Inggris ada yang menjawab "Ya" ada juga yang menjawab "Tidak" baik dalam pernyataan atau pertanyaan yang diberikan oleh peneliti. Jawabannya berbeda karena persepsi guru terhadap masalah yang timbul dalam belajar keterampilan membaca, ketepatan dalam memanfaatkan kearifan lokal dan makna dalam cerita rakyat. Peneliti menyarankan agar teks cerita rakyat yang digunakan dalam mengajar siswa kelas X adalah teks cerita rakyat yang mengelilingi lingkungan siswa yang memiliki nilai dan pesan yang penting untuk diketahui siswa dan dapat dipertahankan terus menerus. Pentingnya pemilihan bahan ajar yang tepat dibuat sesuai dengan konteks lingkungan belajar sehingga siswa akan tepat sasaran dengan target agar siswa dapat melindungi dan melestarikan cerita rakyat.Kata kunci: Persepsi guru, Cerita Rakyat, Buku Teks.
Soft Skill Management and Its Implementation Constraints for People with Visual Sensory Disabilities in Rehabilitation Institutions Riyan Dwi Cahyaningsih; Fakhruddin Fakhruddin; Widiyanto Widiyanto; Agus Yuwono
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v8i1.15638

Abstract

Penyandang disabilitas sensorik netra menghadapi tantangan kompleks dalam penguasaan soft skill yang berperan penting bagi kemandirian, partisipasi sosial, dan kesiapan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen soft skill serta mengidentifikasi kendala implementasinya di lembaga rehabilitasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan sepuluh penerima manfaat, empat staf pembimbing, dan dua pengelola lembaga. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen program pelatihan. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan soft skill mencakup perencanaan kurikulum pelatihan, pembimbingan terstruktur, dan evaluasi berbasis kompetensi sosial serta emosional. Namun, implementasinya terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia terlatih, minimnya sarana pembelajaran adaptif, dan rendahnya dukungan kebijakan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan perlunya strategi penguatan kapasitas manajerial, penyediaan media pembelajaran inklusif, dan sinergi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan program pengembangan soft skill bagi penyandang disabilitas sensorik netra.