Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Nutrition Education pada Alpha Generation untuk Mencapai Tumbuh Kembang Optimal Miftachus Sholikah; Miftah Kusuma Dewi; Indasah Indasah; Rifka Taufiqur Rofiah; Riana Rahayu; Farida Nur Azizah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.2992

Abstract

Pendidikan gizi sangat penting bagi Generasi Alpha, anak-anak yang lahir pada abad ke-21, untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan optimal. Generasi ini memiliki karakteristik unik seperti ketergantungan pada media sosial, preferensi berbelanja online, dan interaksi fisik yang terbatas, yang memengaruhi pola makan mereka. Studi menunjukkan bahwa pendidikan gizi yang tidak memadai dapat menyebabkan kebiasaan makan yang buruk, termasuk melewatkan sarapan, mengonsumsi camilan tidak sehat, dan konsumsi berlebihan gula serta makanan cepat saji, yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Metode pendidikan gizi yang efektif untuk kelompok ini meliputi intervensi, kartu edukatif, dan platform digital seperti augmented reality yang dipadukan dengan kecerdasan buatan (AI), yang melibatkan anak-anak secara interaktif dan mempromosikan kebiasaan makan sehat dan berkelanjutan. Gizi yang tepat selama masa kanak-kanak dan remaja mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan fungsi kekebalan tubuh, dengan makronutrien dan mikronutrien seperti protein, zat besi, kalsium, dan vitamin memainkan peran vital. Pendidikan gizi tidak hanya meningkatkan keragaman diet dan perilaku makan, tetapi juga berkontribusi pada hasil pertumbuhan yang lebih baik, meskipun pendidikan berkelanjutan dan keterlibatan pengasuh sangat penting untuk dampak yang berkelanjutan.
Pengaruh Program Kebiasaan Hidup Sehat (Gizi Kesehatan) di PAUD terhadap Indikator Kesehatan Anak Rifka Taufiqur Rofiah; Miftah Kusuma Dewi; Farida Nur Azizah; Indasah Indasah; Miftachus Sholikah; Riana Rahayu
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.2993

Abstract

Pelaksanaan Program Gaya Hidup Sehat di lingkungan pendidikan anak usia dini (PAUD) telah menunjukkan dampak positif pada berbagai indikator kesehatan anak. Studi menunjukkan bahwa program-program semacam ini, yang sering berfokus pada keluarga dan menggabungkan pendidikan gizi serta aktivitas fisik, dapat menyebabkan perbaikan signifikan pada indeks massa tubuh (BMI), lingkar pinggang, kebiasaan makan, dan tingkat aktivitas fisik pada anak-anak usia dini 569. Misalnya, intervensi gaya hidup sehat berbasis web selama 10 minggu untuk anak sekolah dengan kelebihan berat badan atau obesitas menghasilkan penurunan skor z BMI dan peningkatan kualitas hidup, menyoroti potensi program yang mudah diakses dan didukung teknologi 12. Selain itu, program modifikasi gaya hidup multidisiplin telah menunjukkan penurunan berkelanjutan dalam BMI dan penanda adipositas selama berbulan-bulan, menekankan pentingnya keterlibatan jangka panjang 3. Intervensi berbasis sekolah juga berkontribusi pada perbaikan perilaku kesehatan kardiovaskular, terutama saat menargetkan kelompok usia lebih muda, menunjukkan jendela kritis untuk membentuk kebiasaan sehat 8. Namun, beberapa intervensi sekolah berskala besar melaporkan efek terbatas dalam mencegah obesitas, menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih intensif atau komprehensif yang melibatkan keluarga dan komunitas mungkin diperlukan 47. Secara keseluruhan, program gaya hidup sehat di lingkungan PAUD efektif dalam mempromosikan hasil kesehatan yang lebih baik, tetapi keberhasilannya bergantung pada desain program, durasi, adaptasi budaya, dan integrasi keterlibatan keluarga.