Fathul Achmadi Abby
Fakultas Hukum, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKAWINAN ADAT SUKU DAYAK MERATUS DI KALIMANTAN SELATAN Fathul Achmadi Abby; Ifrani Ifrani; Muhammad Topan
Jurnal Penegakan Hukum Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi Februari 2021
Publisher : Scholar Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51749/jphi.v2i1.17

Abstract

Penelitian kali ini dimaksudkan untuk menjawab 2 (dua) permasalahan pokok, yaitu; Pertama, Bagaimana hukum perkawinan adat pada Masyarakat adat dayak Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan ? Kedua, Bagaimana hukum perkawinan berdasarkan adat Dayak Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan ditinjau menurut kajian dan ajaran Asas dan Ilmu Hukum Adat? Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum socio-legal. Penggunaan metode penelitian yang demikian tidak hanya sebatas menelaah hukum sebagai sederetan norma-norma atau kaidah-kaidah perundang-undangan yang berhubungan dengan perkawinan adat dayak, tetapi juga menelaah bagaimana agar hukum itu hidup dalam kehidupan masyarakat. Penelitian hukum yang demikian, dapat pula disebut sebagai metode penelitian yuridis sosiologis. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa pertama, ada dua konsep hubungan perkawinan dalam suku adat Dayak, pertama ada perkawinan berdasarkan ikatan suci pernikahan (perkawinan secara sah) dan kedua adalah ‘palas’ yakni hubungan yang muncul tanpa adanya ikatan pernikahan yang sah dan bahkan bisa dianggap sebagai zinah. Kedua, norma-norma hukum perkawinan adat Dayak dilandasi pada asas-asas hukum adat yakni asas kerukunan, asas kepatutan dan asas laras.
Perkawinan Adat Suku Dayak Meratus Di Kalimantan Selatan Fathul Achmadi Abby; Ifrani Ifrani; Muhammad Topan
Jurnal Penegakan Hukum Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi Februari 2021
Publisher : Scholar Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51749/jphi.v2i1.17

Abstract

This research is aimto study, the customary marriage law of indigenous people of the Dayak Kotabaru Regency, South Kalimantan.Second, the marriage law based on the Dayak Customs of the Kotabaru Regency of South Kalimantan comparedto studies and teachings of the Customary Law? The research method used in this study is the socio-legal legal research. Theresearchis not only limited to examining the law as a series of norms or statutory rules related to customary law of Dayak, but also examining the living law. Such legal research can also be called a sociological juridical research method. The results ofthe research show that first, there are two concepts of marriage relations in the Dayak customary tribe, first there is marriage based on the sacred bond of marriage (legal marriage) and secondly is 'palas', which is a relationship that appears without a legalmarriage bond and can even be considered adultery. Second, the legal norms of Dayak customary marriage are based on the principles of customary law, namely the principle of harmony, the principle of decency and the principle of linearity.