Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Usaha dan Pesawat Sederhana dalam Pembelajaran IPA Kelas VIII SMPN 2 Kulisusu Nurjana, Nurjana; Yuris, Muhamad; Sukariasih, Luh; Ute, Nilawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v5i3.13795

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih rendahnya hasil belajar kognitif yang diperoleh peserta didik kelas VIII SMPN 2 Kulisusu.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif peserta didik materi usaha dan pesawat sederhana kelas VIII SMPN 2 Kulisusu melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran discovery learning. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 2 Kulisusu semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 112 peserta didik. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling sehingga diperoleh dua kelas  yaitu kelas eksperimen (VIIIA) dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas  kontrol (VIIIB) dengan model pembelajaran discovery learning. Teknik pengumpulan data hasil belajar kognitif menggunakan tes objektif pilihan ganda.  Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan: 1) Gambaran pretest hasil belajar kognitif peserta didik kelas eksperimen pada materi Usaha dan Pesawat Sederhana adalah rata-rata 34,23 dan standar deviasi 8,79, sedangkan pada kelas kontrol adalah rata-rata 34,26 dan standar deviasi14,12. Gambaran posttest hasil belajar kognitif peserta didik kelas eksperimen pada materi Usaha dan Pesawat Sederhana adalah rata-rata 80,76 dan standar deviasi 6,59, sedangkan pada kelas kontrol adalah rata-rata 70,56 dan standar deviasi 9,64; 2) Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pretest hasil belajar kognitif peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol; 3) Nilai rata-rata posttest hasil belajar kognitif peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada nilai rata-rata posttest hasil belajar kognitif peserta didik kelas kontrol; 4) Nilai rata-rata N-gain hasil belajar kognitif peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada nilai rata-rata N-gain hasil belajar kognitif peserta didik kelas kontrol.
Identifikasi Miskonsepsi Fisika Peserta Didik di SMAN 5 Kendari Kelas XI pada Materi Usaha dan Energi Berbasis Four Tier Test Diagnostic Hasran, Sri Hasriani; Eso, Rosliana; Takda, Amiruddin; Ute, Nilawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika, Vol. 6, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v6i2.18922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi fisika peserta didik kelas XI di SMAN 5 Kendari pada materi Usaha dan Energi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif  kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI MIPA di SMAN 5 Kendari yang berjumlah 210. Sampel yang digunakan sebesar 57% dari populasi dengan jumlah sampel 120 peserta didik yang diambil secara acak. Data miskonsepsi diperoleh menggunakan instrumen four tier test diagnostic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata miskonsepsi yang dialami peserta didik pada materi Usaha dan Energi digolongkan dalam kategori miskonsepsi sedang dengan persentase 39% yang berada pada rentang 30% - 60%. Urutan sub materi  yang teridentifikasi miskonsepsi dari yang persentase tinggi yaitu hubungan usaha dan perubahan energi 49%, usaha 48%, hukum kekekalan energi mekanik (dalam medan gaya konservatif dan  non konservatif) 39% dan energi  kinetik dan potensial (gravitasi dan pegas) 35%. Serta faktor penyebab terjadinya miskonsepsi pada penelitian ini sebagian besar disebabkan oleh peserta didik dan faktor lainnya yaitu konteks, buku teks dan cara mengajar.
Perancangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Channel Youtube di Masa Pandemi Covid-19 Ute, Nilawati; Abdin, Abdin; Naim, Naim; Kasman, Kasman
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Peneltian Pendidikan Fisika, Vol. 6, No. 4, November 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v6i4.21783

Abstract

Penelitian ini berjudul perancangan media pembelajaran fisika berbasis channel youtube di masa pandemi covid-19. Adapun tujuan penelitian ini yaitu (a) menghasilkan video pembelajaran powerpoint berbasis youtube pada pembelajaran fisika di masa pandemi covid-19, (b) untuk mengetahui keefektifan hasil perancangan video channel youtube berbantu aplikasi powerpoint dalam penyajian materi pembelajaran fisika di masa pandemi covid-19. Target dari hasil penelitian ini yaitu media pembelajaran fisika berbasis channel youtube di masa pandemi covid-19, guru dapat memanfaatkan media ini dalam melakukan pembelajaran online selama pandemi covid-19, peserta didik dapat mengakses materi pembelajaran dimanapun dan kapanpun. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) yang terdiri dari 7 tahap yaitu (a) potensi dan masalah, (b) pengumpulan data, (c) desain produk, (d) validasi desain, (e) revisi desain, (f) uji coba produk, dan (g) revisi produk. Kriteria keberhasilan produk meliputi: (a) perancangan media channel youtube dikatakan layak sebagai media pembelajaran di masa pandemi covid-19 apabila 61% ≤ X ≤ 80%, (b) media channel youtube dikatakan efektif bagi peserta didik dan guru apabila 61% ≤ X ≤ 80%.
Pengaruh Metode Pembelajaran dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing Terhadap Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Fisika Nilawati Ute; Hunaidah Hunaidah; Erniwati Erniwati; La Ode Nursalam; Luh Sukariasih
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v9i1.3524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran konvensional dengan pendekatan inkuiri terbimbing terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah desain faktorial 2x3. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Raha Sulawesi Tenggara dengan topikfluida statis. Teknik pengambilan  sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel terpilih adalah siswa kelas XI IPA1 dan siswa kelas XI IPA2. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferential. Analisis deskriptif berupa deskripsi data penelitan dalam bentuk mean (rata-rata), standar deviasi dan persentase yang diperoleh dari penentuan hasil belajar siswa. Sedangkan analisis inferensial digunakan untuk menguji hipotesis melalui uji analisis varians berupa uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji-t). Temuan menjukkan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran dengan pendekatan inkuiriterbimbing terhadap pemahaman konsep siswa dan motivasi belajar.
Analisis Tingkat Pendidikan Orangtua Terhadap Motivasi Belajar Fisika Siswa Sekolah Menengah di Kecamatan Kontukowuna Halmuniati Halmuniati; Nilawati Ute; Nuraida Saudi
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 8 No 1 (2022): January-June
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v8i1.3386

Abstract

The purpose of the study was to see how much influence the level of parental education had on students’ motivation to learn physics in two secondary schools in Kontukowuna District, Muna Regency. This research is quantitative research, with the population used is all students of class XI science at SMAN 1 Kontukowuna and all students of class VIII at SMPN 1 Kontukowuna. The sampling technique used was non-probability sampling with the category of random sampling, where the samples used were 28 people for high school and 30 people for junior high school. The data analysis technique uses simple linear regression analysis through SPSS 16. Data analysis using the t-test regression equation shows a significant influence of the students' parents' education level on their motivation to learn physics, 94.1% for SMAN 1 Kontukowuna and SMPN 1 Kontukowuna with a significant effect of 84.8%. From the results obtained, it can be concluded that there is an influence of the level of parental education on students' learning motivation
Participatory Learning with Critical Problem-Solving Approaches in Teaching Simple Machines: Its Effectiveness on Students' Science Process Skills Ernita, Nevi; Ute, Nilawati; Sukariasih, Luh; Syarifuddin, Syarifuddin
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 12, No 1: June 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v12i1.12085

Abstract

This study investigates the effectiveness of participatory learning combined with a critical problem-solving approach on junior high school students' science process skills in the context of simple machines. Conducted with 61 students from Central Lombok, the research involved an experimental group (31 students) and a control group (30 students). The experimental group received participatory learning treatment with a critical problem-solving approach, while the control group was taught using traditional expository methods. The intervention included three sessions focusing on pulleys, inclined planes, and levers, each lasting 90 minutes. Students' science process skills were assessed across five aspects: preparing practical tools, assembling practical tools, reading measurements, collaborating with peers, and conveying information. The results revealed that the experimental group significantly outperformed the control group in all aspects of science process skills, with higher mean scores and lower variability. The findings indicate that participatory learning with a critical problem-solving approach is more effective than traditional methods in enhancing students' science process skills. This study's outcomes suggest that integrating interactive and student-centered approaches in science education can foster critical thinking, collaboration, and practical application of scientific concepts. The research contributes to the existing literature by demonstrating the benefits of combining participatory learning and critical problem-solving in teaching complex topics like simple machines. Future research should explore the long-term effects of these approaches and their applicability across various educational contexts and subjects.
Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Canva Ute, Nilawati; M, Hunaidah; Naim; Syarifuddin; Sukariasih, Luh; Takda, Amiruddin
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi November 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i1.297

Abstract

Perkembangan dunia digital dalam dunia pendidikan juga memiliki pengaruh yang signifikan pada pola interaksi guru dan siswa. Media pembelajaran adalah setiap benda yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengajar dan dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari pembelajar kepada orang yang akan menerimanya, atau sebaliknya. Salah satu solusi yang ditawarkan yakni dengan memanfaatkan teknologi adalah video pembelajaran berbasis canva. Video pembelajaran ini akan menjadi lebih praktis, mudah dibawa kemana-mana, tidak memakan biaya yang besar dan bisa digunakan untuk belajar mandiri. Adapun tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi guru dalam membuat atau merancang media pembelajaran menggunakan canva. Pelaksanaan program kemitraan masyarakat (PKM) ini dilakukan melalui pendampingan secara bermitra dan berkolaborasi antara Tim kemitraan masyarakat dengan guru-guru. Setelah mengikuti pelatihan, guru-guru tersebut sudah paham akan pemanfaatan media canva. Mereka bisa menggunakan aplikasi secara lancar, memahami tombol navigasi, mempublis dalam bentuk online dan juga offline. Dari pelatihan tersebut mereka memiliki pengalaman dalam pemanfaatan platform desain grafis media canva dan siap untuk di coba dan di aplikasikan dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini memberikan tambahan pengetahuan kepada guru-guru dalam pemanfaatan platform desain grafis media canva. Sehingga di era digital saat ini guru-guru mampu mengikuti perkembangan teknologi dalam merancang sebuah proses pembelajaran dengan baik dan menyenangkan.
Penguatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis TIK dengan Metode Coaching Clinic di SMAN 11 Kendari La Tahang; Nilawati Ute; Syarifuddin; Naim
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v2i2.41

Abstract

Penelitian ini berjudul Penguatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis TIK dengan Metode Coaching Clinic di SMAN 11 Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk  merancang system bahan ajar berbasis teknologi  terutama memanfaatkan android masih berada pada kategori rendah dengan tahapan darurat yang dicirikan oleh pemanfaatan TIK pada tahap permulaan. Pelaksanaan program kemitraan masyarakat (PKM) ini dilakukan melalui pendampingan secara bermitra dan berkolaborasi antara Tim kemitraan masyarakat yaitu dosen Jurusan Pendidikan Fisika Universitas Halu Oleo (UHO) dengan guru-guru di SMA Negeri 11 Kendari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di SMAN 11 Kendari yang diikuti oleh 15 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan menambah wawasan guru-guru SMAN 11 Kendari memanfaatkan virtual laboratory berbasis powerpoint. Aplikasi virtual lab ini akan sangat bermanfaat bagi guru di era 4.0 yang segala jenis kegiatannya memanfaatkan teknologi terlebih di dunia pendidikan. Dengan pelatihan pembuatan bahan ajar ini bermanfaat agar guru-guru dapat menciptakan suasana belajar yang menarik dengan bahan ajar tersebut.
Pengembangan Laboratorium Virtual IPA Berbasis Inkuiri Untuk Meningkatkan Thinking Skill Siswa SMP di Kabupaten Muna Naim; Nilawati Ute; Rosnawati; Arman Ipu
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk virtual laboratory IPA berbasis inkuiri untuk mengembangkan thinking skill, mengetahui respon siswa SMP dapat dengan menggunakan virtual laboratory IPA berbasis inkuiri, dan mengetahui potensi virtual laboratory berbasis inkuiri dalam mengembangkan thinking skill siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan research & development (R&D) pengembangan laboratorium virtual. Populasi penelitian ini satuan pendidikan Sekolah Menengah pada Dinas Pendidikan Kabupaten Muna yaitu SMP sebanyak 79 dengan rincian 64 sekolah kategori Negeri dan 15 sekolah kategori swasta. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah angket validasi virtual laboratory, angket respon siswa, tes yang digunakan untuk mengetahui kemampuan thinking skill siswa sebelum dan setelah melakukan pembelajaran menggunakan virtual laboratory berpendekatan inkuiri, lembar observasi thinking skill, dan lembar observasi keterlaksanaan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan analisis validasi produk dan respon siswa, analisis data tes thinking skill, dan analisis hasil observasi thinking skill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk virtual laboratory IPA berpendekatan inkuiri yang dikembangkan dinilai sangat baik kualitasnya oleh ahli materi dan media, produk virtual laboratory IPA berpendekatan inkuiri yang dikembangkan direspon sangat baik oleh siswa, dan produk virtual laboratory IPA berpendekatan inkuiri dapat mengembangkan thinking skill siswa, ditunjukkan dengan gain score ternormalisasi sebesar 0,39 kategori sedang.
Deskripsi TPACK (Technology, Pedagogik, Content Knowledge) Mahasiswa Calon Guru Fisika Nilawati Ute; Wa ode Nirwana Sari Halidun; Waode Alkamalia; Naim; La Tumi; La Ode Rahman Rajab
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i2.75

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu (a) untuk menganalisis hubungan TPACK yang dimiliki oleh mahasiswa calon guru fisika, (b) untuk mendapatkan deskripsi hubungan antara kemampuan ketiga unsur TPACK satu sama lainnya. Target dari hasil penelitian ini yaitu mendapatkan pemetaan kemampuan TPACK berdasarkan analisis sebuah perangkat pembelajaran berbasis TPACK yang dapat meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa sehingga dapat menunjang pembangunan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang tahapannya yaitu (a) penelitian pendahuluan (yang telah terlaksana), (b) tahap perencanaan dan, (c) tahap pelaksanaan. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMK Maritim Kendari. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa jurusan Pendidikan fisika yang memprogram mata kuliah Fisika Dasar I. Variabel yang akan diukur dalam penelitian ini yaitu: (1) Gambaran kemampuan tecnological, pedagogical, content knowledge mahasiswa calon guru, (2) Keterkaitan kemampuan ketiga unsur TPACK satu sama lainnya, yaitu keterkaitan antara pedagogi dan konten, keterkaitan pedagogi dan teknologi, keterkaitan konten dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil respon mahasiswa calon guru fisika terhadap pembelajaran fisika bermuatan TPACK menyatakan bahwa konten fisika harus dikuasai dengan baik, keterampilan mengajar dan unsur pedagogi lainnya harus dikuasai dengan baik dan pembekalan yang baik untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran fisika.