Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

SISTEM INFORMASI POSYANDU PENDATAAN KESEHATAN BALITA, IBU HAMIL, DAN LANSIA PADA POSYANDU SUKA MULYA DESA KEPONGPONGAN Sri Risma Wati; Lena Magdalena; Muhammad Hatta; Reza Ilyasa
Jurnal Digit Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v11i1.178

Abstract

ABSTRAK Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait. Sistem pendatatan di posyandu Suka Mulya ini masih menggunakan sistem yang manual dan sederhana masih menggunakan buku bersifat konvensional. Sehingga menimbulkan kesalahan pencatatan infomasi mengenai data kesehatan dikarenakan form laporan sangat kecil membuat hasil laporannya tidak jelas dan susah untuk dibaca. Dengan adanya sistem yang masih manual dokumen-dokumen penting mudah hilang ataupun rusak, yang berdampak pada kerugian petugas posyandu dalam menjalankan kegiatan Maka dari itu dibutuhkan pemanfaatan sistem informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dengan membuat sebuah sistem yang dapat membantu untuk melakukan penyimpanan data kesehatan Balita, Ibu Hamil dan lansia, maka dari itu dibuatlah sipplus yang merupakan sistem informasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sipplus dapat digunakan oleh Petugas Posyandu untuk mengelola data kesehatan bayi, ibu hamil, lansia dan Kepala Puskesmas menerima informasi Kesehatan melalui Sipplus tentang Informasi kesehatan bayi, ibu hamil, dan lansia, Perancangan Sipplus ini menggunakan bahasa PHP Hypertext Prepocessor dan perangkat lunak MySql sebagai media penyimpanan, untuk rancangan sistem terkomputerisasi disusun dalam Use case, diagram Activity, Sequence diagram, Class diagram. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Informasi yang bernama Sipplus yang terdapat fungsi untuk mengelola pendataan kesehatan di dalam kegiatan posyandu Dari hasil implementasi tersebut mengasilkan sebuah output yang berupa laporan Format 1 - Format 6 berdasarkan format laporan dinas kesehatan, dan terdapat tambahan daftar hadir bayi, daftar hadir ibu hamil, daftar hadir lansia, daftar hadir petugas posyandu dan laporan pemeriksaan kesehatan lansia untuk informasi kegiatan pemeriksaan kesehatan di posyandu, Berdasarkan output tersebut dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi yang telah dibuat dapat diterapkan pada Posyandu. Kata kunci : Sipplus, Posyandu, ,Sistem, Informasi, Kesehatan
PENERAPAN SISTEM INFORMASI MONITORING DAN PELAPORAN E–ASSESMENT PERNYATAAN MANDIRI RISIKO COVID–19 KARYAWAN BERBASIS WEB (STUDI KASUS CV JAKA) Nurrohmah Nurrohmah; Gustomi Gustomi; Lena Magdalena; Muhammad Hatta; Reza Ilyasa
Jurnal Digit Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v12i1.219

Abstract

ABSTRAKCV Jaka memiliki sistem monitoring risiko covid-19 dengan melakukan self assessment. Namun dalam pelaksanaan self assessment CV Jaka belum melibatkan teknologi, karena pengisian self assessment masih dengan cara membagikan formulir kepada setiap karyawan secara berkala setiap 14 hari sekali dan untuk monitoring risiko covid-19 pada karyawan dari hasil assessment yang diperoleh harus direkap menggunakan microsoft excel. Untuk itu, diperlukan sebuah sistem monitoring dan pelaporan e-assessment pernyataan mandiri risiko covid-19 yang diharapkan dapat membantu karyawan yang tidak hadir pada saat hari assessment tetap dapat mengikuti kegiatan assessment, laporan hasil assessment dapat diperoleh dengan cepat sehingga membantu proses monitoring tingkat risiko covid-19 karyawan lebih efektif dan efisien, dapat mengurangi pemborosan kertas, dan memiliki back up untuk hasil self assessment sehingga tidak akan terjadinya kehilangan data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Dan sistem yang akan dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java dan PHP sebagai webservice dengan database MySQL. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa didalam hasil assessment memiliki tiga tingkatan risiko yang ditentukan dengan skor penilaian sebagai berikut 1). Nilai 0 adalah risiko kecil, 2). Nilai 1-4 adalah risiko sedang, 3). Nilai ≥5 adalah risiko besar dengan masing-masing tingkatan risiko memiliki tindak lanjut. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat membantu karyawan yang tidak hadir tetap dapat mengikuti kegiatan assessment, laporan hasil assessment dapat dikelola secara tersistem, mengurangi pemborosan kertas dan memiliki backup data sehingga mencegah terjadinya kehilangan data.Kata Kunci : Monitoring, Pelaporan, E-assessment, Pernyataan Mandiri, Covid-19.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RUTE BUS RAPID TRANSIT (BRT) DI KOTA CIREBON BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS PT. BIMA INTI GLOBAL) Hendra Wijaya; Selvi Feliyanti; Lena Magdalena; Reza Ilyasa
Jurnal Digit Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v11i2.205

Abstract

ABSTRAKTranportansi sangat menunjang kelancaran dan kemudahan masyarakat dalam melakukan aktivitas seharihari. Transportasi harus didukung dengan kualitas dan pelayanan yang baik. Sistem transportasi yang tertib, aman, selamat, nyaman, cepat, teratur, lancar dan dengan biaya yang terjangkau diperlukan masyarakat dalam mendukung aktifitasnya. Oleh sebab itu, penyelenggara sistem transportasi harus mengelola transportasi terutama transportasi publik secara efektif dan efisien serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Mengenal transportasi Bus Rapid Transit yang disingkat BRT atau populer di Indonesia dengan sebutan busway adalah sistem transit massal berbasis bus yang memberikan mobilitas cepat, nyaman dan berbiaya rendah dalam pelayanannya sebagai angkutan dalam perkotaan. Pemerintah Kota Cirebon juga sudah menerapkan moda terbaru tersebut dengan nama Bus Trans Cirebon yang mulai beroperasi pada tanggal 12 April 2021. Dengan transportasi ini, diharapkan dapat menjadi salah satu alternative untuk mengurangi kemacetan, menunjang kelancaran dan kemudahan aktivitas masyarakat. Dan juga dapat merasakan kenyaman fasilitas yang disediakan dengan berbiaya rendah dan terjangkau. Dalam penelitian ini membahas mengenai perancangan sistem informasi membantu membuat sistem informasi rute Bus Rapid Transit (BRT) untuk dipakai masyarakat Cirebon. Sistem ini juga membantu memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi rute, halte dan jadwal keberangkatan Bus Rapid Transit (BRT). Dengan adanya sistem ini juga memudahkan admin perusahaan dalam mengelola seperti tambah, edit dan hapus data rute, data halte, dan jadwal keberangkatan Bus Rapid Transit (BRT).Kata Kunci : Sistem, Informasi, BRT
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI KLINIK KECANTIKAN DENGAN PENDEKATAN WARD AND PEPPARD MODEL (Studi Kasus : PT. Virgina Estetika(Farina Beauty Clinic)) Andi Pranata; Reza Ilyasa
Jurnal Digit Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v10i1.154

Abstract

PT.Virgina Estetika (Farina Beauty Clinic) merupakan organisasi atau perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa pelayanan perawatan kulit wajah dan tubuh. Untuk bisa mendapatkan keunggulan bersaing dan dapat bertahan dalam persaingan yang ketat, strategi yang dapat dilakukan Klinik kecantikan adalah dengan differentiation dan cost reduction. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk cost- reduction adalah dengan menjadikan proses bisnis yang ada di Klinik Kecantika menjadi lebih efisien, salah satu hal yang bisa dimanfaatkan untuk efisiensi adalah SI/TI. Dalam penyusunan kerangka kerja perencanaan strategis sistem informasi menggunakan pendekatan Ward and Peppard Model dan dalam mengevaluasi penjabaran perencanaan strategis sistem informasi dan strategi bisnis menggunakan Balance Scorecard IT. Beberapa metode analisis seperti, Value Chain Analysis, SWOT Analysis, PEST Analysis dan Five Force Model Analysis digunakan untuk menganalisis lingkungan bisnis internal dan eksternal. Strategic Grid McFarlan Analysis digunakan untuk memetakan portofolio aplikasi. Pada akhirnya penelitian ini menghasilkan sebuah rekomendasi untuk organisasi berupa prioritas pembangunan yang terbagi menjadi dua hal- hal terkait, pembentukan unit SI/TI dan pengembangan portofolio aplikasi yang akan mendukung keberlangsungan proses bisnis PT. Virgina Estetika (Farina Beauty Clinic) Karawang. Kata Kunci : Perencanaan Strategis SI/TI, Ward and Peppard Model, Balanced Scorecard IT.
Jaringan Syaraf Tiruan Algoritma Backpropagation Untuk Prediksi Pemenang Mojang Jajaka Jawa Barat Fidia Wati Dewi; Lena Magdalena; Reza Ilyasa
Infoman's : Jurnal Ilmu-ilmu Manajemen dan Informatika Vol. 16 No. 1 (2022): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paguyuban Mojang Jajaka Jawa Barat (MOKA JABAR) adalah organisasi yang bergerak dibidang duta kepariwisataan yang dinaungi oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Barat (Disparbud Jabar). Ajang pemilihan ini diikuti oleh para pemuda-pemudi dari perwakilan setiap daerah di Jawa Barat. Penelitian ini membutuhkan proses matematis dan prediksi yang akurat untuk menentukan pasangan finalis yang berpeluang menjadi pemenang dalam Pemilihan MOKA JABAR. Prediksi merupakan permasalahan yang sulit dan dapat dilihat sebagai pengenalan pola sementara dan sangat cocok diselesaikan dengan Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Jaringan Syaraf Tiruan (JST) yang dirancang menyerupai otak manusia yang bertujuan untuk melaksanakan suatu tugas tertentu dengan Algoritma Backpropagation sebagai salah satu prosedur yang paling populer, efektif, dan mudah dipelajari pada jaringan multilayer yang kompleks untuk membantu mengoptimalkan pelatihan jaringan syaraf tiruan. Backpropagation melakukan pembelajaran terbimbing (supervised learning) yang digunakan pada jaringan multi-layer yang terdiri dari beberapa hidden-layer yang bertujuan untuk meminimalkan error terhadap jaringan yang menghasilkan keluaran (output). Hasil dari prediksi Jaringan Syaraf Tiruan dengan pola 5-5-1 menghasilkan persentasi pemenang paling besar 98%.
Perancangan Sistem Penjadwalan Pasien Penderita Talasemia Mayor dengan Menggunakan Metode Pengembangan Agile Cintya Fransisca Wijaya; Lena Magdalena; Reza Ilyasa
Jurnal Sistem Informasi Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.372 KB) | DOI: 10.36706/jsi.v13i2.15276

Abstract

Talasemia adalah penyakit kelainan darah yang juga merupakan penyakit keturunan yang membuat penderitanya mengalami gejala mudah lelah, lemas, dan memiliki kadar hemoglobin yang rendah. Penderita talasemia mayor memerlukan transfusi darah secara terus menerus. RSUD Gunung Jati adalah salah satu rumah sakit di Kota Cirebon yang menangani pasien penderita talasemia. RSUD Gunung Jati Kota Cirebon dibantu oleh organisasi bernama POPTI yang merupakan singkatan dari Perhimpunan Orangtua Penderita Talasemia Indonesia dalam penanganan data pasien dan penjadwalan perawatan pasien. Namun dalam pelaksanaannya POPTI masih mengalami kendala berkaitan dengan penjadwalan pasien di mana banyak pasien yang tidak memenuhi jadwal sehingga pengurus POPTI harus melakukan penjadwalan ulang untuk pasien tersebut. Dari permasalahan tersebut maka perlu dibuat sebuah sistem penjadwalan di mana pasien dapat mengatur jadwal perawatannya sendiri namun masih tetap mengikuti anjuran kembali dari rumah sakit. Hasil akhir yang diharapkan dari penelitian ini adalah rancangan sistem penjadwalan yang dapat menangani masalah tersebut. Karakter dari metode agile yang fleksibel diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dari pengguna sistem.
Perancangan Aplikasi "Nugas" Menggunakan Metode Design Thinking dan Agile Development Rifqi Fahrudin; Reza Ilyasa
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1225.724 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss1.2021.714

Abstract

Software adalah sebuah hal yang abstrak, terlebih saat dikembangkan. Ini dikarenakan sifatnya yang memang tidak memiliki wujud fisik khusus. Imbasnya, ketika dibayangkan saat belum ada bendanya, orang bisa jadi kesulitan, sehingga miskomunikasi menjadi hal yang sering terjadi. Seringkali, ini pun berujung pada pengembangan produk yang salah. Bayangan di awal, tidak terkomunikasikan dengan jelas dan baik, sehingga estimasi pengerjaan meleset dan hasil akhirnya juga tidak seperti yang dibayangkan. Hal ini juga makin diperkuat dengan kompleksitas sebuah software saat dibuat. Hal yang di mata pengguna ataupun klien diduga mudah, ketika ditemui di fase pengembangan, ternyata bisa jadi kompleks. Dengan adanya UI/UX Design mempermudah developer dalam mengembangkan sebuah produk aplikasi. Salah satu metode yang sering digunakan dalam pengembangan UI/UX Design adalah Design Thinking. Design Thinking adalah adalah salah satu metode yang berkonsentrasi untuk menciptakan solusi yang diawali dengan proses empati terhadap suatu kebutuhan tertentu yang berpusat pada manusia (human centered) menuju suatu inovasi berkelanjutan berdasarkan kebutuhan penggunanya. Sedangkan untuk pembangunan aplikasi sendiri metode Agile Development adalah salah satu yang saat ini sedang marak sekali digunakan di berbagai macam startup di Indonesia. Agile Development merupakan metodologi pengembangan software yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang sama atau pengembangan sistem jangka pendek yang memerlukan adaptasi cepat dari pengembang terhadap perubahan dalam bentuk apapun. Sehingga dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Design Thinking untuk pembuatan UI/UX Design dan Agile Development digunakan untuk pengembangan aplikasi.
Sistem Prediksi Kondisi Kesehatan Pasien Penderita Talasemia dengan Menggunakan Logika Fuzzy Tsukamoto Cintya Fransisca Wijaya; Lena Magdalena; Reza Ilyasa
Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7 No 3 (2021): JuTISI
Publisher : Maranatha University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jutisi.v7i3.3924

Abstract

Thalassemia is a hereditary disease that makes sufferers experience red blood cell abnormalities and must receive continuous blood transfusions throughout their lives. Gunung Jati Hospital, Cirebon City handles registration and scheduling of thalassemia patients with assistance from Perhimpunan Orang tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI). In handling patient data, it is necessary to have a system that facilitates all activities ranging from registration, scheduling, and make predictions about the patient's health condition along with recommendations for handling the patient's condition. The purpose of this study is to make a prediction system for health conditions related to thalassemia suffered by patients based on influencing variables using the Fuzzy Tsukamoto method. This system can also handle patient data, scheduling, and storing patient medical recap data. The final results of this system are patient data, patient care schedules, predictions of patient health conditions, and recommendations for patients. Keywords— Fuzzy; Prediction; thalassemia; Tsukamoto.