This Author published in this journals
All Journal Sehat Masada
Gebi Elmi Nurhayati
STIKes Dharma Husada Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalaman Mahasiswa yang Mengalami Kecanduan Game Online (MOBA) Gebi Elmi Nurhayati
Sehat MasadaJurnal Vol 13 No 1 (2019): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Dengan semakin berkembangnya teknologi pada saat ini, smartphone merupakan salah satu perangkat yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Sejak tahun 2016, di dunia mulai berkembang sebuah jenis game baru smartphone yang merupakan penyederhanaan dari game pertempuran yang dahulu hanya dimainkan disebuah PC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tujuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap bagaimana pengalaman seorang mahasiswa yang mengalami kecanduan game online dimulai pada saat mereka mulai mengenal game tersebut sampai dengan dampak yang mereka alami akibat terlalu banyak bermain. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap bagaimana pengalaman seorang mahasiswa yang mengalami kecanduan game online dimulai pada saat mereka mulai mengenal game tersebut sampai dengan dampak yang mereka alami akibat terlalu banyak bermain. Teknik sampling yang digunakan dalam pemilihan partisipan adalah purposive sampling. Hasil penelitian.Evolusi dari teknologi telah memberikan cara baru dari bermain game, yang pada akhirnya ditinjau dari sudut pandang kesehatan jiwa memberikan berbagai permasalahan baru berupa berbagai gangguan mental emosional. Hal ini menjadi salah perhatian perawat jiwa untuk dapat selanjutnya merumuskan berbagai cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Bagi penelitian lanjutan disarankan untuk dapat meneliti tentang bagaimana kualitas hidup seseorang yang mengalami kecanduan game serta pengetahuan dan sikap orangtua tentang bahaya dari kecanduan game tersebut.
Tindakan Bullying dengan Tingkat Kecemasan pada Remaja Gebi Elmi Nurhayati; Venta Yolanda Lauren
Sehat MasadaJurnal Vol 14 No 2 (2020): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena bullying di Indonesia tahun 2011 hingga tahun 2017 KPAI mencatat 846 pengaduan terkait masalah bullying. Jumlah itu sebagian dari total pengaduan di bidang pendidikan sebanyak 3.023 kasus. Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan individu atau kelompok untuk menyakiti dan dilakukan secara berulang-ulang yang berdampak pada munculnya masalah psikologis remaja yaitu kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan bullying dengan tingkat kecemasan pada remaja. Jenis penelitian berupa deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 193 siswa, dengan teknik pengumpulan data simple random sampling sehingga diperoleh 96 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner bullying yang telah dimodifikasi oleh peneliti dan kuesioner HARS untuk pernyataan kecemasan. Variabel indipenden yang diteliti yaitu bullying dan variabel dependen yaitu tingkat kecemasan. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan remaja yang mengalami bullying sedang sebanyak 60 responden (62,5%), yang mengalami tingkat kecemasan sedang sebanyak 34 responden (35,4%), hubungan antara bullying dengan tingkat kecemasan memiliki p-value 0,001. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara bullying dengan tingkat kecemasan pada remaja di SMP PGRI 1 Bandung. Oleh karena itu pihak sekolah diharapkan dapat mengatasi perilaku bullying disekolah dengan mengadakan program anti bullying serta diharapkan sekolah juga dapat memberikan konseling kepada siswa yang mengalami kecemasan.