This Author published in this journals
All Journal Sehat Masada
Gaos Sarifudin
STIKes Dharma Husada Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Kualitas Pelayanan dan Minat Beli Ulang Kacamata di Optik Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung Tahun 2018 Gaos Sarifudin; Leni Anggraeni
Sehat MasadaJurnal Vol 13 No 1 (2019): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan suatu bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat layanan yang diterima dengan tingkat layanan yang diharapkan. Dampak positif dari pelayanan yang baik akan meningkatkan kepuasan dan kesetiaan pelanggan serta keinginan untuk melakukan pembelian kembali yang tentunya akan meningkatkan pendapatan yang diterima dari produk yang terjual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas pelayanan dan minat beli ulang kacamata di Optik Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung tahun 2018. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi adalah konsumen yang telah berkunjung ke Optik Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung pada bulan Mei tahun 2018 sekitar 400 konsumen, pengambilan sampel menggunakan tehnik Accidental Sampling. Hasil penelitian didapatkan kualitas pelayanan di Optik Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung tahun 2018 baik (82,91%) dan minat beli ulangnya cukup baik (79,37%). Maka dari itu diharapkan Optik Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan agar minat beli ulangnya pun meningkat.
Perbandingan Pemeriksaan Astigmat Menggunakan Teknik Cross Cylinder dan Clock Dial Gaos Sarifudin; Ayuni Sukarman
Sehat MasadaJurnal Vol 14 No 2 (2020): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelainan refraksi merupakan gangguan penglihatan yang sering terjadi pada seseorang. Gangguan ini terjadi ketika mata tidak dapat melihat atau fokus dengan jelas pada suatu area terbuka sehinngga pandangan menjadi kabur dan untuk kasus yang parah, gangguan ini dapat menjadikan penglihatan melemah. Kelainan refraksi yang umum terjadi diantara miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), dan astigmatisme. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui hasil pemeriksaam astigmat dengan menggunakan teknik cross cylinder dan clock dial. Dari hasil penelitian yang sesuai dengan kriteria yang didapatkan dilapangan hanya ada 2 kriteria yang masuk yaitu astigmat rendah dan astigmat tinggi. Dalam proses pemeriksaan menggunakan metode Cross Cylinder, dengan pasien yang mempunyai power astigmat rendah didapatkan hasil mencapai visuus terbaik akurat dan waktu yang cepat dengan begitu hasil dari penelitian sama dengan teori yang didapat bahwa teknik cross cylinder lebih akurat dan cepat untuk pemeriksaan power astigmat kecil sesuai dengan teori menurut Barbara pada tahun 2012. Dalam proses pemeriksaan menggunakan metode fogging clock dial, dengan pasien yang mempunyai power astigmat tinggi didapatkan hasil mencapai visus terbaik akurat dan waktu yang cepat dengan begitu hasil dari penelitian sama dengan materi yang di dapat bahwa teknik fogging clock diall lebih akurat dan cepat untuk pemeriksaan power astigmat tinggi sesuai dengan teori Opthalmology pada tahun 2010.
Gambaran Mutu Pelayanan Kesehatan pada Pasien Poliklinik Mata Rumah Sakit Dustira Cimahi Gaos Sarifudin; Suhendar Suhendar
Sehat MasadaJurnal Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya gangguan penyakit mata tentu berdampak pada peningkatan jumlah pasien layanan kesehatan mata yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang prima. Pada kenyataannya, pelayanan pada pasien belum memenuhi harapan dan tuntutan masyarakat sehingga kita dapat melihat bahwa implementasi kebijakan perubahan status kelembagaan rumah sakit belum mampu meningkatkan kualitas pelayanan yang memenuhi harapan. Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran mutu pelayanan pada pasien Poliklinik Mata Rumah Sakit Dustira Cimahi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 95 pasien dengan teknik Accidental Sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan dari responden 95 sebagian besar responden (69,5%) menilai mutu pelayanan berdasarkan dimensi kehandalan dalam ketegori baik, (62,1%) menilai mutu pelayanan berdasarkan dimensi ketanggapan dalam kategori baik, (72,6%) menilai mutu pelayanan berdasarkan dimensi jaminan dalam kategori baik, (61,1%) menilai mutu pelayanan berdasarkan dimensi empati dalam ketegori tidak baik dan (56,8%) menilai mutu pelayanan berdasarkan dimensi kenyataan termasuk dalam ketegori baik. Kesimpulan sebagian besar responden (67,4%) menilai mutu pelayanan di Poli Mata Rumah Sakit Dustira termasuk dalam ketegori baik. Disarankan Poli Mata Rumah Sakit Dustira meningkatkan kemampuan petugas refraksi untuk melaksanakan pelayanan kesehatan secara terpercaya dan akurat berdasarkan kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati dan perwujudan (nyata) dengan mengikut sertakan tenaga kesehatannya dalam seminar, symposium dan pelatihan pelayanan refraksi.