Dewi Lestari
UIN Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA DENGAN LAYANAN INFORMASI TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN PERGAULAN BEBAS DI SMA NEGERI 4 TEBING TINGGI Dewi Lestari
Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI) Vol 2, No 2 (2020): JURNAL AL-MURSYID EDISI JULI - DESEMBER
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.462 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan Persepsi Siswa Dengan Layanan Informasi Terhadap Tingkat Pemahaman Pergaulan Bebas Di SMA Negeri 4 Tebing Tinggi. Jl. Gatot Subroto KM.5 Kec. Padang Hulu Kota Tebing Tinggi Tahun Ajaran 2018/2019 Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasi. Populasi penelitian ini berjumlah 140 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling dengan metode acak. Instrumen pengumpulan data menggunakan test dan teknik analisis product moment pearson menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan persepsi siswa yang signifikan antara layanan informasi terhadap tingkat pemahaman pergaulan bebas. Hal ini dibuktikan dengan korelasi antara layanan informasi dengan tingkat pemahaman pergaulan bebas mamiliki nilai  sebesar 0,4 dan  untuk dk = 68 pada tarif α (0,05) sebesar 0,2352. Karena  yang artinya korelasi signifikan. Kata Kunci: Persepsi Siswa, Layanan Informasi, Pergaulan bebas
PENGANTAR KOMUNIKASI NON VERBAL Winda Kustiawan; Liza Khairani; Devi Rafidayani Lubis; Dewi Lestari; Faridah Zahra Yassar; Aidil Bismar Albani; Farhan Zuherman; Affan Saifullah Ahmad
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 1 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi verbal (verbal communication) adalah bentuk komunikasi yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikator secara tertulis (tertulis) atau secara lisan (lisan). Komunikasi verbal mengambil bagian besar. Karena pada kenyataannya, ide, pemikiran atau keputusan lebih mudah dikomunikasikan secara verbal daripada nonverbal. Dengan harapan, komunikator (baik pendengar maupun pembaca) dapat lebih mudah memahami pesan yang disampaikan. Sedangkan komunikasi nonverbal (komunikasi nonverbal) memegang peranan penting. Banyak komunikasi verbal tidak efektif hanya karena komunikator tidak memanfaatkan komunikasi nonverbal dengan baik pada saat yang bersamaan. Melalui komunikasi non-verbal, orang dapat menarik kesimpulan tentang sesuatu tentang berbagai jenis emosi manusia, baik kesenangan, benci, cinta, nafsu, dan banyak lainnya.