Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformasi Fatwa DSN-MUI Tentang Akad Musyarakah Mutanaqisah Dalam Peraturan Perundang-undangan Najikha Akhyati
Syar'ie : Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 3 No 2 (2020): SYAR'IE
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini berangkat dari asumsi yang berkembang di masyarakat yang menyatakan bahwa ada perubahan antara ketentuan fatwa DSN-MUI dan POJK tentang objek penyaluran pembiayaan musyârakah mutanâqisah, yaitu dari produktif ke konsumtif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang dan pendekatan sosial. Sumber hukum utama dalam penelitian adalah hasil wawancara, Fatwa DSN-MUI, Undang-undang Perbankan Syariah, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, Peraturan Bank Indonesian (PBI). Sumber hukum skunder berasal dari semua yang sudah diolah dan dipulikasikan dalam bentuk dokumen-dokumen resmi, buku-buku/ kitab-kitab, dan jurnal ilmiah terkait akad musyârakah mutanâqisah sebagai objek penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa: 1) Regulasi tentang akad musyârakah mutanâqisah telah disusun dengan baik oleh regulator sesuai dengan fatwa DSN-MUI, meskipun masih ditemukan beberapa ketentuan yang berbeda. 2) Hukum Islam (fatwa DSN-MUI) tidak harus secara literal ditransformasikan ke dalam Peraturan Perundang-undangan. 3) Tesis ini juga menemukan bahwa permasalahan transformasi disebabkan oleh pola positivisasi fatwa yang kurang tepat. Kata Kunci: Transformasi Hukum, Positivisasi Hukum, Fatwa DSN-MUI, Musyârakah Mutanâqisah, Peraturan SEBI/SEOJK.
Edukasi Kewirausahaan Syariah di MA Daarul Hikmah Pamulang Melalui Motivasi Najikha Akhyati; maharani
ABDIMAS Iqtishadia Vol. 3 No. 1 (2025): ABDIMAS Iqtishadia
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/iqtis.v3i1.50349

Abstract

Seiring percepatan laju inflasi dan semakin mendesaknya kebutuhan akan biaya hidup dari aspek kebutuhan konsumsi, sandang dan juga Pendidikan.untuk menunjang hal tersebut, keterampilan dalam berwirausaha sangat penting di pupuk sejak dini. Masa muda di era 5.0 tidak lagi hanya wajib belajar di sekolah, mereka juga perlu memiliki penghasilan disamping mengandalkan pemenuhan kebutuhan dari orang tuanya. Banyak hal yang bisa dijalani di usia muda di samping tekun belajar di sekolah melalui berwirausaha dengan cara tradisional maupun melalui keterampilan digital perlu dikenalkan. Menyadari akan pentingnya hal tersebut, sekolah dipandang perlu mengintegrasikan Pendidikan kewirausahaan dalam kurikulumnya ataupun dalam kegiatan extra kurikuler. Mitra dalam kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah MA Daarul Hikmah Pamulang. Pengabdian kepada mayarakat ini dilakukan karena 1) kurangnya pengetahuan siswa tentang dunia wirausaha 2) kurangnya kesadaran pada siswa manfaat dan keuntungan mulai berwirausaha sejak dini. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk informasi dan edukasi kepada siswa tentang esensi kewirausahan dan cara memulai usaha. Pengabdia mkepada masyarkat ini melibatkan 40 siswa dari jurusan IPA dan IPS sebagai peserta. Metode pelaksanaan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi tanya jawab. Dari hasil pengabdian Masyarakat ini diketahui 1) terjadi peningkatan pengetahuan tentang dunia wirausaha, 2) terjadi peningkatan motivasi untuk memulai bisnis dalam waktu dekat.
Edukasi Kewirausahaan Syariah: Membangun Mindset dan Motivasi Berwirausaha di MA Daarul Hikmah Restia Gustiana; Najikha Akhyati; Maharani
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i3.53844

Abstract

ABSTRAK Tantangan ekonomi global dan tingginya kebutuhan hidup menuntut generasi muda untuk tidak hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi juga mengembangkan kemandirian finansial. Kewirausahaan menjadi salah satu pilar penting untuk menjawab tantangan ini. Namun, observasi awal di MA Daarul Hikmah Pamulang menunjukkan dua masalah utama: (1) rendahnya pengetahuan siswa tentang prinsip dan peluang berwirausaha, dan (2) kurangnya motivasi untuk memulai usaha sejak dini. Melalui metode ceramah interaktif dan diskusi partisipatif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan motivasi kewirausahaan kepada 30 siswa. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai esensi kewirausahaan dan cara memulai usaha. Selain itu, teramati pula peningkatan motivasi serta kepercayaan diri mereka untuk segera mempraktikkan ilmu yang didapatkan dengan memulai bisnis sendiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukasi yang terstruktur dapat menjadi katalis efektif dalam menumbuhkan minat dan kesiapan berwirausaha di kalangan pelajar, sekaligus membekali mereka dengan perspektif baru untuk mencapai kemandirian finansial di era digital.