Eddy Suriyani
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : JAPB

PELAYANAN PEMERINTAH DESA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SUPUT KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG Apriyani Apriyani; Eddy Suriyani
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisa pelayanan pemerintah desa dalam pencegahan stunting di Desa Suput Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif dengan teknik kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan 30 responden teknik sampel jenuh. Dimana analisis data yang dipergunakan adalah analisis tabulasi yaitu analisa dengan menggunakan data-data tabulasi yang merupakan data olahan dari hasil penelitian yang dimasukan kedalam tabel dengan menggunakan rumus frekuensi yang dikemukakan oleh Muhammad Ali (1985:184). Hasil penelitian tentang Pelayanan pemerintah desa dalam pencegahan stunting di Desa Suput Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dengan hasil cukup baik. Kata Kunci : Pelayanan pemerintah desa, dan stunting
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DESA KAPAR KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Muhammad Hasbi Al Jaelani; Eddy Suriyani
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Peran Kepala Desa dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai pada kantor Desa Kapar Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan analisis deskriftif dengan membuat tabel dan persentase untuk menjelaskan Peran Kepala Desa dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai. Pengukuran partisipasi menggunakan Skala Likert. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2021 sampai dengan bulan Juli 2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam secara langsung kepada lima orang informan dengan menggunakan teknik wawancara dan data sekunder diperoleh dari kantor pemerintah Desa Kapar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Kepala Desa dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai pada kantor Desa Kapar indikator Tujuan dan Kemampuan dikategorikan Berperan, indikator Teladan Pimpinan dikategorikan Berperan, indikator Balas Jasa dikategorikan Cukup Berperan, indikator Keadilan dikategorian Cukup Berperan, indikator Waskat (Pengawasan Melekat) dikategorikan Berperan, indikator Sanksi Hukuman dikategorikan Berperan, indikator Ketegasan dikategorikan Cukup Berperan, indikator Hubungan Kemanusiaan dikategorikan Berperan, Dan Peran Kepala Desa dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai pada kantor Desa Kapar Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong termasuk pada kategori Berperan. Kata Kunci: Peran, Kepala Desa Kapar, Kantor Desa.
IMPLEMENTASI PROGRAM KOTAKU (KOTA TANPA KUMUH) DALAM MENGATASI PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN BELIMBING RAYAKECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Abdurrahman Abdurrahman; Eddy Suriyani
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KOTAKU merupakan pendukung pemerintah daerah sebagai pelaku utama penanganan permukiman kumuh dalam mewujudkan permukiman layak huni. Program KOTAKU meliputi perbaikan infrastuktur yang dinilai tidak layak berdasarkan 7 (tujuh) parameter kumuh, yaitu kondisi bangunan gedung, indikator jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase, pengelolaan air limbah, kondisi pengelolaan sampah, dan proteksi kebakaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Implementasi program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) dalam mengatasi permukiman kumuh di Kelurahan Belimbing Raya Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif dengan menggunakan model Teori Kesesuaian Implementasi Program dari David C Korten. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam langsung kepada 5 Informan sebagai responden dan data sekunder diperoleh dari Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kab.Tabalong serta Kantor Program Kotaku Tanjung. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik analisa data model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi data – data reduction, display, dan conclusion drowing atau veryfication. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Implementasi Program KOTAKU( Kota Tanpa Kumuh) dalam mengatasi permukiman kumuh di Kelurahan Belimbing Raya Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong diketagorikan sudah “terimplementasi”, dengan pemenuhan indikator elemen program, elemen pelaksana program dan elemen kelompok sasaran terhadap penerima manfaat. Kata Kunci: Implementasi, Program KOTAKU, Permukiman Kumuh,
PERAN CAMAT DILIHAT DARI ASPEK INFORMASIONAL DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG Aulia Rahman; Eddy Suriyani
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran camat dilihat dari aspek informasional dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai merupakan bentuk kegiatan untuk mendukung dan meningkatkan disiplin kerja pegawai pada kantor kecamatan tanta kabupaten tabalong. Tujuan hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui peran camat dalam meningkatkan dsiplin kerja pegawai pada kantor kecamatan tanta kabupaten tabalong. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan analisis data, dalam teori henry mintzbergh adalah dilihat dari aspek informasional (monitoring,desiminator,public relaction). Mendukung penelitian terdahulu oleh winda helina (2015) tentang kepemimpinan camat dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai kantor kecamatan muara bengkal kabupaten kutai timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam langsung kepada 5 Informan sebagai responden dan data sekunder diperoleh dari Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kab.Tabalong serta Kantor Program Kotaku Tanjung. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik analisa data model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi data – data reduction, display, dan conclusion drowing atau veryfication. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Implementasi Program KOTAKU( Kota Tanpa Kumuh) dalam mengatasi permukiman kumuh di Kelurahan Belimbing Raya Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong diketagorikan sudah “terimplementasi”, dengan pemenuhan indikator elemen program, elemen pelaksana program dan elemen kelompok sasaran terhadap penerima manfaat. Kata Kunci: Peran Camat,Aspek Informasional Dan Disiplin Kerja
THE ROLE OF THE VILLAGE HEAD AS A MOTIVATOR IN IMPROVING THE TIME DISCIPLINE OF VILLAGE APPARATUS IN THE MUANG VILLAGE OFFICE, JARO DISTRICT, TABALONG DISTRICT Aidella Fitri; Eddy Suriyani
JAPB Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Disiplin Waktu Aparatur desa Dikantor Desa Muang Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong, Terkait dengan masalah peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan disiplin waktu, masih kita dengar ataupun kita rasakan adanya kepala desa yang belum berperan kepada aparaturnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan disiplin waktu aparatur desa di kantor desa muang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan cara menyimpulkannya dimulai dari tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Kepala Desa Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Disiplin Waktu Aparatur Desa Pada DiKantor Desa Muang Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong berdasarkan hasil dari penelitian dengan menggunakan teori indikator ada 3 peran sebagai motivator diantaranya adalah pendorong semangat, membina, dan memberi pengaruh. Dalam Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa pasal 26 ayat 2 dimana kepala desa juga mempunyai wewenang untuk mengangkat serta memberhentikan perangkat desa. Apabila ada perangkat desa yang kinerjanya dirasa tidak optimal maka kepala desa berhak memberhentikannya. Karena untuk mencapai tujuan yang maksiamal diperlukan orang-orang yang mampu bekerja dengan baik. Maka dapat disimpulkan Peran Kepala Desa Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Disiplin Waktu Aparatur Desa Di Kantor Desa Muang Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong dikategorikan berperan. Kata Kunci: Peran Kepala Desa, Motivator,Disiplin Waktu
THE EFFECTIVENESS OF THE EDUCATION FAMILY PROGRAM (PKH) IN POVERTY ALLEVIATION IN WIRANG VILLAGE, HARUAI SUB- DISTRICT, TABALONG DISTRICT Alfi Syahdillah; Eddy Suriyani
JAPB Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersyarakat kepada keluarga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Dalam Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018, Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disingkat PKH adalah Program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga dan atau seseorang miskin dan rentan yang terdaftar data terpadu program penanganan fakir miskin, diolah oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial dan ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Sasaran PKH merupakan keluarga dan atau seseorang yang miskin dan rentan serta terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir msikin. Pada kriteria komponen kesehatan meliputi ibu hamil atau menyusui dan anak berusia 0 (nol) sampai dengan 6 (enam) tahun. Kriteria komponen pendidikan meliputi anak SD/MI atau sederajat, anak SMP/MTs atau sederajat, anak SMA/MA atau sederajat, dan anak usia 6 sampai dengan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun. Kriteria komponen kesejahteraan sosial meliputi lanjut usia mulai dari 60 tahun dan penyandang disabilitas diutamakan penyandang disabilitas berat. Dengan PKH diharapkan Perserta PKH (selajutnya disebut Rumah Tangga/Keluarga Sangat Miskin (RTSM/KSM) memiliki akses yang sangat baik untuk memanfaatkan pelayanan sosial dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, termasuk menghilangkan kesenjangan sosial, ketidak berdayaan dan keterasingan sosial yang selama ini melekat pada diri masyarakat miskin. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis . Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) Bidang Pendidikan Dalam Penanggulangan Kemiskinan Di Desa WIrang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif-kualitatif. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis menurut Miles Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) Bidang Pendidikan Dalam Penanggulangan Kemiskinan Di Desa WIrang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dapat dikategorikan sangat efektif. Kata Kunci: Efektivitas, Program Keluarga Harapan (PKH), Penanggulangan Kemiskinan