This Author published in this journals
All Journal JAPB
Nora Amelia Maharani
Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Effectiveness of Using the Village Asset Management Information System (SIPADES) Application at Palampitan Hilir Village Office, Amuntai Tengah District, Hulu Sungai Utara Regency Nora Amelia Maharani; Eddy Suriyani
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1488

Abstract

Pengelolaan Aset Desa membantu dan memudahkan para aparat desa dalam suatu penggunaaan/mengelola keuangan desa yang menjadi pelaporan dan pertanggung jawaban laporan masyarakat jika ada keluhan pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya untuk diperbaiki secara cepat dan efisien. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikam Efektitivitas Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) Pada Kantor Desa Palampitan Hilir Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang berlandaskan pada realita yang terjadi, juga menggunakan fakta, keadaan fenomena, variable dan keadaan yang terjadi sebenarnya. Jenis tipe penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriftif- kualitatif. Data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder yang meliputi 5 informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan saat penelitian observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan Penarikan kesimpulan atau verifikasi. Uji keabsahan data dalam penelitian kualitatif yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Dari hasil penelitian maka dapat menunjukan bahwa Efektivitas Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Aset Desa Di Kantor Desa Palampitan Hilir Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara kurang efektif.