Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Koperasi melalui Pemantapan Manajemen Berbasis Syariah di KSPPS Keluarga Barokah Amanah (Karomah) Balongpanggang Gresik Misbahul Khoir; Minahul Mubin; Khurun Imroatus Sholihah
TAAWUN Vol. 1 No. 02 (2021): TA'AWUN AUGUST 2021
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v1i02.199

Abstract

Cooperatives and Small and Micro Enterprises are one part of the entity that is the pillar of the people's economy. Problems in management at KSPPS Karomah are started from the low human resources and the weak application of discipline, both the discipline of members and managers of KSPPS Karomah. The purpose of this service is to realize the awareness of members to participate in having an active role in two things, namely realizing their roles and responsibilities as members, and for administrators and managers to be able to manage well and be able to provide service schemes with 5 (five) instruments. empowerment in the form of Alms (infaq), Loans, Financing, Savings and Time Investments. The method used for problem solving as the priority problems and urgent needs of cooperatives: Increasing the discipline of members and managers (Organization Stabilization, Management of KSPPS Karomah and Empowerment of Members). The results that can be achieved and the implementation of this service include: Increased management of KSPPS Karamah which is effective, efficient and professional, Standard Operating Procedures (SOP), SOM and organizational improvements, Increased network relations between members and administrators, supervisors and employees, Increased business income managed by KSPPS Karamah. The conclusions in this service include: improving database-based services, producing SOPs, SOM, National Service Journal with ISSN, promotion of the Karomah KSPPS Cooperative. Another additional output is the provision of an attendance machine, and a simple Excel application to measure the eligibility of members who apply for Sharia Savings, Loans and Financing at KSPPS Keluarga Barokah Amanah.
SILAT BERKARAKTER, PEMUDA BERDAYA: PENGUATAN NILAI PANCASILA MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER PANCASILA Nanto Purnomo; Minahul Mubin; Muhammad Imron Hamzah; Widya Azharrah Firdaus; Deah Widdadur Rizkiah; Muhajir Makruf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi pemuda Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa di Desa Maor adalah lemahnya internalisasi nilai-nilai karakter Pancasila serta rendahnya motivasi untuk berprestasi dalam bidang pencak silat. Kondisi ini menyebabkan munculnya perilaku yang kontraproduktif, seperti kurangnya disiplin, semangat kebangsaan, dan potensi konflik antarpemuda silat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat karakter dan mengarahkan potensi pemuda pencak silat melalui pendekatan terpadu, yaitu seminar pendidikan karakter Pancasila dan pelatihan keatlitan. Metode pelaksanaan meliputi: identifikasi kebutuhan masyarakat, pelaksanaan seminar, pelatihan teknik keatlitan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini melibatkan pemuda aktif PSNU Pagar Nusa dengan pendekatan partisipatif-kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman nilai Pancasila (dari 60% menjadi 86,9%), kedisiplinan (dari 54,6% menjadi 80%), dan etika pendekar (dari 51% menjadi 80%), serta tumbuhnya semangat berprestasi (dari 50% menjadi 80%). Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi pendidikan karakter dan pelatihan bela diri mampu membentuk generasi muda yang berdaya secara moral dan fisik. Secara keseluruhan, skor rata-rata peserta naik dari sekitar 54% pada pre-test menjadi 81,7 % pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sekitar 27,7 poin persentase. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek Semangat Berprestasi, yang menunjukkan keberhasilan program dalam memotivasi peserta untuk berprestasi dan mengembangkan potensi mereka.