Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) dalam Sistem Manajemen Sarana dan Prasarana di Lembaga Pendidikan Islam Septi Indriyani; Dwi Irfan Anjaswara; Nukman Sarip; Syarief Basir; Rianto Rianto; Abdul Hamid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) dalam sistem manajemen sarana dan prasarana di lembaga pendidikan Islam (LPI). Fokus utama kajian ini adalah mengeksplorasi integrasi prinsip-prinsip mutu modern dengan nilai-nilai fundamental Islam serta bagaimana sinergi tersebut dapat mengatasi problematika tata kelola fasilitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan teknik analisis konten dan komparatif terhadap berbagai literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MMT dalam manajemen sarana prasarana di LPI dilakukan melalui siklus sistematis yang meliputi perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pendayagunaan, pemeliharaan, dan penghapusan yang didasarkan pada prinsip itqan (profesionalisme), amanah (akuntabilitas), dan syura (musyawarah). Penerapan pendekatan ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kepuasan pelanggan (siswa, guru, dan orang tua) serta menciptakan budaya mutu yang berkelanjutan. Penelitian ini merumuskan strategi solutif melalui diversifikasi pendanaan, peningkatan kompetensi SDM, dan kepemimpinan transformasional untuk mengatasi berbagai hambatan implementasi di lapangan.
Implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) Terhadap Prestasi Belajar Siswa di MTs Roudlotul Huda Purwosari Wiwit Budi Setiawan; Pratama Avriyansyah; Ichwanul Taufik; Tasmin Hadi; Abdul Hamid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan dampak implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) terhadap prestasi belajar siswa di MTs Roudlotul Huda Purwosari. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan mutu dilakukan secara partisipatif melibatkan seluruh pemangku kepentingan berbasis analisis kebutuhan; (2) Pelaksanaan MMT berfokus pada kepuasan pelanggan, perbaikan berkelanjutan melalui pelatihan guru dan metode PAIKEM, serta penciptaan lingkungan mutu yang religius; (3) Implementasi MMT berdampak positif signifikan terhadap peningkatan prestasi akademik dan non-akademik siswa. Kendala berupa keterbatasan sarana dan resistensi guru diatasi melalui kepemimpinan transformasional dan optimalisasi peran komite sekolah.
Analisis Total Quality Management-Tqm Berbasis Nilai (Value-Based) Prespektif Imam Al-Ghazali: Studi Pada Kitab Ihya Ulumiddin Abdul Hamid; Ahmad Dzul Fikar; Ahmad Muhammad; Arif Saputra; Lida Sari; Taufik Hasibuan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7044

Abstract

Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management—TQM) kontemporer sering kali berakar pada kerangka kerja Barat yang berfokus pada efisiensi prosedural. Penelitian ini menawarkan perspektif alternatif dengan menganalisis TQM berbasis nilai yang bersumber dari khazanah intelektual Islam, khususnya melalui karya monumental Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin. Tujuannya adalah mengekstraksi prinsip-prinsip manajerial Islami yang relevan dengan peningkatan mutu institusi pendidikan. Menggunakan pendekatan studi pustaka kualitatif dengan analisis isi, data primer dari Ihya Ulumuddin dieksplorasi secara mendalam. Fokus analisis terletak pada konsep niyyah, muhasabah, dan ikhlas sebagai pilar fundamental dalam manajemen mutu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TQM berbasis nilai Al-Ghazali melampaui kepatuhan standar eksternal; ia menekankan penyelarasan tujuan organisasi dengan tujuan spiritual, di mana mutu dipandang sebagai hasil dari komitmen etis dan internalisasi nilai-nilai luhur. Niat yang benar menjadi motor penggerak perbaikan berkelanjutan, sementara evaluasi diri kolektif memastikan akuntabilitas holistik. Analisis praktisnya, model ini menyediakan kerangka kerja TQM yang mengintegrasikan dimensi spiritual dan etika ke dalam praktik manajemen pendidikan Islam, menawarkan pendekatan saintifik yang kaya nilai untuk mencapai kinerja unggul secara berkelanjutan.
Implementasi Smart Card Berbasis QR Code Untuk Pengelolaan Uang Saku Santri Sri Hartati; Abdul Hamid; Tika Nuralivia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.604

Abstract

Kemajuan inovasi teknologi mampu mempercepat terjadinya modernisasi digital di segala bidang, salah satunya sistem pengelolaan keuangan pada lembaga pendidikan. Di lingkungan pesantren, salah satu kendala yang masih sering ditemui adalah pengelolaan uang saku santri yang dilakukan secara konvensional, yang mengakibatkan terjadinya kesalahan maupun keakuratan dalam pengolahan data, dampak kehilangan uang, serta rendahnya transparansi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menerapkan sistem Smart Card berbasis QR code sebagai solusi dalam pengelolaan uang saku santri di pesantren. Metode yang digunakan adalah model pengembangan sistem Waterfall yang mencakup tahap analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Sistem dirancang dalam bentuk aplikasi berbasis web dengan memanfaatkan PHP sebagai bahasa pemrograman, MySQL sebagai basis data, serta QR code sebagai sarana utama transaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem Smart Card berbasis QR code mampu mempercepat proses transaksi, menekan kesalahan pencatatan, serta meningkatkan keamanan dan transparansi dalam pengelolaan keuangan santri. Selain membantu pengurus dalam pengelolaan data secara lebih efisien, sistem ini juga memberikan kemudahan bagi wali santri untuk memonitor penggunaan uang saku secara real-time. Dengan demikian, sistem yang diterapkan dapat menjadi alternatif solusi yang efektif untuk menciptakan pengelolaan uang saku santri yang lebih modern, sistematis, dan akuntabel di lingkungan pesantren.
Komparasi Model Pengembangan SDM Sekolah di Negara Maju dan Negara Berkembang dalam Implementasi TQM Sri Rofiqoh; Husen Madhusen; Muhamad Ihsan Nurhuda; Filwa Filwa; Abdul Hamid
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2025): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/zhbb8a29

Abstract

The implementation of Total Quality Management (TQM) in education demands a transformation of Human Resources (HR) from administrative executors to autonomous agents of change. This study aims to compare school HR development models between developed and developing countries and to analyze the hindering factors for TQM implementation in developing nations. Using a library research method with a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study synthesizes data from reputable journals and international reports. The findings reveal fundamental disparities: developed countries employ school-based professional development models (bottom-up), strict meritocratic recruitment, and instructional leadership. Conversely, developing countries tend to use centralized approaches (top-down), are constrained by politicized recruitment, and are trapped in a culture of administrative compliance. In conclusion, TQM adaptation in developing countries cannot merely imitate technical procedures but must be accompanied by an organizational cultural transformation towards intrinsic professionalism and responsible decentralization.
Analisis Penerapan Prinsip TQM (Total Quality Management) dalam Manajemen Pembiayaan Pendidikan oleh Komite Sekolah di SMPN 60 Bengkulu Utara Khoirul Anwar; Istiana Istiana; Herwan Herwan; Fadila Azahra; Abdul Hamid
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2025): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/c5f3ww57

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Total Quality Management (TQM) principles in education financing management by the School Committee at SMPN 60 Bengkulu Utara. Using a descriptive qualitative approach with field research design, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model. The results indicate that the School Committee has implemented TQM principles through the PDCA (Plan-Do-Check-Act) cycle. The planning stage is carried out participatively based on needs analysis (customer focus), budget execution prioritizes learning quality with transparency principles, and evaluation is conducted periodically to ensure continuous improvement. The main supporting factors are effective communication between the school and the committee as well as clear regulations, while the inhibiting factors include the diverse economic conditions of parents and limited financial management competence of committee members. This study concludes that the integration of TQM in education financing can increase accountability and public trust, although it requires sustainable human resource capacity building.