Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER RELIGIUS SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYYAH NURUSSALAM MANTINGAN Rini Setyaningsih; Siti Nikmatul Rochma
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 3, No 2 (2020): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v3i2.10590

Abstract

This study aims to determine the madrasah strategy in internalizing the values of religious character to students. The type of research the writer uses is descriptive qualitative research, with data collection techniques using in-depth interviews, documentation and participatory observation. Data analysis techniques in this study used data reduction, data presentation and data verification. The internalization stage or inculcation of religious character values for classes 1-2 MI Nurussalam is at the value transformation stage, classes 2 (process) and 3 are at the value transaction stage, while classes 4, 5 and 6 MI are at the value trans-internalization stage. MI Nurussalam's strategy in internalizing the values of religious character is divided into two fields, namely the academic and non-academic fields. The strategy in the academic field of MI Nuruusalam is to develop the Madrasah curriculum from grade 1 to grade 6 by adding special Islamic subjects and fostering a love affair with Arabic (the key to opening Islamic insights). In the non-academic field, MI Nurussalam integrates religious character values into routine activities, spontaneous activities, exemplary activities, and the Madrasah environmental conditioning system.
Pendampingan Pengurus Pondok dalam Menyusun Bahan Ajar Percakapan Bahasa Arab Muhammad Wahyudi; Piet Hizbullah Khaidir; Siti Nikmatul Rochma; Iim Nur Inayah; Helma Autharina Salsabil Nahda; Andi Hazrah Nurhaliza Ibrahim
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i1.170

Abstract

Pengajaran bahasa Arab, seringkali efektif jika dilaksanakan di luar kelas. Hal inilah yang menjadikan pondok pesantren memiliki nilai tersendiri dalam membuat lingkungannya aktual untuk pembelajaran bahasa. Karena, pondok dapat mendisiplinkan santri dalam membiasakan diri berbahasa. Satu sisi yang perlu dikuatkan, adalah unsur literasi dan pendampingan bagi pengurusnya. Khususnya dalam menyusun bahan ajar, yang akan berkaitan dengan bahasa yang diajarkannya. Kegiatan pengabdian ini melihat sisi potensial dari ponpes al-Ishlah Paciran Lamongan Jawa Timur yang telah memiliki program bahasa, dengan berbagai kelebihan yang bisa ditingkatkan kembali. Hal inilah yang mendorong pengadaan program pengabdian, yang bekerjasama dengan sekolah tinggi sekitar pondok. Pembelajaran di pondok pesantren al-Ishlah menggunakan metode langsung. Rekomendasi yang dihasilkan, yakni: 1) pembelajaran bahasa Arab di luar kelas harus didesain materinya semudah mungkin, khususnya mengenalkan terlebih dahulu hal-hal empiris di sekitar santri. 2) dalam menyusun bahan ajar, sangat perlu pendampingan hingga sesi penyampaian kosakata.