Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Verbal dan Nonverbal dalam Komunikasi Antarbudaya Studi Kasus Pekerja Migran Nidia Sulistyowati
Simataniari :Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2024): Simataniari Edisi Januari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan bahasa verbal dan nonverbal dalam komunikasi antarbudaya pada pekerja migran, dengan fokus pada studi kasus untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam. Dalam era globalisasi yang melihat peningkatan mobilitas tenaga kerja lintas batas, pekerja migran sering dihadapkan pada tantangan komunikasi yang kompleks dalam lingkungan kerja yang berbeda budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metode utama untuk menggali pengalaman pekerja migran dalam berinteraksi dengan rekan kerja, atasan, dan masyarakat di negara penerima. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Subyek penelitian melibatkan pekerja migran dari berbagai latar belakang budaya yang bekerja di berbagai sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa verbal tetap menjadi alat utama dalam komunikasi pekerja migran, terutama ketika bahasa ibu mereka berbeda dengan bahasa yang digunakan di negara penerima. Namun, bahasa nonverbal juga memainkan peran penting dalam memahami dan mengkomunikasikan pesan. Ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan kontak mata menjadi elemen penting dalam mengatasi hambatan bahasa dan membangun pemahaman lintas budaya. Selain itu penelitian ini menggarisbawahi peran penting pelatihan komunikasi antarbudaya dalam membantu pekerja migran beradaptasi dengan lingkungan kerja yang beragam budaya. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan yang efektif dapat meningkatkan kemampuan komunikasi antarbudaya mereka, membantu mengatasi kesalahpahaman, dan membangun hubungan kerja yang lebih harmonis.
THE EDUCATIONAL POINT OF THE “NUSSA THE MOVIE” ANIMATION MOVIE PRODUCTION BY BONY WIRASMONO Nidia Sulistyowati; Syalwa Bella Sopian; Irma Rasita Gloria Barus; Ira Resmayasari
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 1 (2022): Maret : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i1.131

Abstract

The film " Nussa The Movie" is a breakthrough in the film with Islamic animation nuances with the plot presented easily for children to understand. The film is designed to invite children to be interested in manual or digital literacy, especially in Islamic activities. With a myriad of meanings, this story tells the story of the character of Nussa as the defending champion of the science fair with its limitations. The purpose of this paper is to examine and analyze literacy from the point of view of parents who have little time for their children, based on the results obtained through research on data sources and internet studies. Knowledge of the importance of literacy in children is decreasing due to the use of smartphones that are not wise and the attention of parents is not optimal. In conclusion, the development of literacy in children is less emphasized on letter knowledge and language use skills, among others; introduce vocabulary through objects, invite children to read books, train children to appreciate an object, and teach children about sincerity. This literacy learning mode uses a social and technological approach. The research results reveal that digital literacy is better able to increase awareness to build a mature mindset.