CB. Ismulyadi
Magister Ilmu Religi dan Budaya Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hibriditas Peziarahan Puri Brata CB. Ismulyadi
Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora Vol 5, No 1 (2017): Agama dan Praktik Hidup Sehari-hari
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.868 KB) | DOI: 10.24071/ret.v5i1.1521

Abstract

Ziarah merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan manusia beragama. Artikel ini mencoba menelusuri dan mengkaji Puri Brata sebagai tempat ziarah. Gagasan penulisan muncul dari pengalaman penulis ketika berkunjung ke Puri Brata, tempat tetirah yang terletak di desa Kalimundu, Gadingharjo, Sanden, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Proses pembentukan dan penguat identitas tempat ziarah dipengaruhi oleh pemaknaan simbol yang digunakan. Dalam konteks ziarah Puri Brata, terjadi perjumpaan budaya yang meliputi tiga wilayah utama, yakni ruang, ritus dan pelaku. Ketiga aspek dalam ziarah tersebut memperlihatkan bagaimana Puri Brata menegosiasikan identitasnya sebagai tempat ziarah Katolik yang hibrid. Dari hasil kajian diketahui bahwa ternyata hibriditas tidak hanya terjadi pada wilayah antar budaya, melainkan mampu memasuki wilayah yang bersendikan agama. Seperti telah menjadi sebuah keniscayaan, agama dan tradisi saling beradaptasi untuk membentuk kultur baru dalam masyarakat, meskipun keasliannya tidak tercerabut. Fenomena tersebut mengemuka juga dalam hibriditas Puri Brata sebagai tempat ziarah Katolik yang bersanding dengan kearifan lokal Jawa, Islam, dan Hindu.