Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora
Vol 5, No 1 (2017): Agama dan Praktik Hidup Sehari-hari

Hibriditas Peziarahan Puri Brata

CB. Ismulyadi (Magister Ilmu Religi dan Budaya Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2018

Abstract

Ziarah merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan manusia beragama. Artikel ini mencoba menelusuri dan mengkaji Puri Brata sebagai tempat ziarah. Gagasan penulisan muncul dari pengalaman penulis ketika berkunjung ke Puri Brata, tempat tetirah yang terletak di desa Kalimundu, Gadingharjo, Sanden, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Proses pembentukan dan penguat identitas tempat ziarah dipengaruhi oleh pemaknaan simbol yang digunakan. Dalam konteks ziarah Puri Brata, terjadi perjumpaan budaya yang meliputi tiga wilayah utama, yakni ruang, ritus dan pelaku. Ketiga aspek dalam ziarah tersebut memperlihatkan bagaimana Puri Brata menegosiasikan identitasnya sebagai tempat ziarah Katolik yang hibrid. Dari hasil kajian diketahui bahwa ternyata hibriditas tidak hanya terjadi pada wilayah antar budaya, melainkan mampu memasuki wilayah yang bersendikan agama. Seperti telah menjadi sebuah keniscayaan, agama dan tradisi saling beradaptasi untuk membentuk kultur baru dalam masyarakat, meskipun keasliannya tidak tercerabut. Fenomena tersebut mengemuka juga dalam hibriditas Puri Brata sebagai tempat ziarah Katolik yang bersanding dengan kearifan lokal Jawa, Islam, dan Hindu.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Retorik

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora was founded in 2001 with the aim of seeking a new scientific ethos in the humanities with an interdisciplinary, political, and textual spirit. It was, and still remains, the aspiration of Retorik to foster humanities research with a scientific ethos capable of ...