Articles
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Berprestasi Siswa
Syamsul Arifin;
Siti Yusrolana
Idarotuna : Journal of Administrative Science Vol. 2 No. 1 (2021): May
Publisher : Program Study Office Adminstrative of Akademi Komunitas Teknologi Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.038 KB)
|
DOI: 10.54471/idarotuna.v2i1.4
School is an educational institution that has an important role in changing the behavior or abilities of students in the teaching and learning process, as well as instilling a culture of achievement in students. Organizational culture is related to achievement culture, because the advancement of organizational culture is a culture that leads to increased organizational performance, so that the goals set are achieved. The focus of the problem raised is the inculcation of the main values (core values) for students to have a culture of achievement, leadership strategies, their implementation in building a culture of achievement in students at MTs Negeri 1 Lumajang. This research uses descriptive qualitative method, with a case study approach. The results of implementing the madrasa principal's leadership strategy in building a culture of achievement include an increased ethos, a conducive work climate, increased achievement and increased educational productivity.
Impelementasi Pembisaan Membaca Juz Amma Untuk Membentuk Karakter Religius Peserta Didik
Fahmi Ikrom Ikrom;
Syamsul Arifin
HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman Vol 8 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55210/humanistika.v8i1.757
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan keringnya karakter religius pada kalangan remaja yang disebabkan oleh pesatnya perkembangan teknologi saeperti sekarang ini yang berdampak kepada kalangan remaja mereka lebih senang bermain gadget, dampaknya para remaja kurang terampil dalam membaca Al-Qur’an, bahkan ada minoritas dari mereka yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dab benar sesuai kaidah tajwid. Sebagai upaya membentuk karakter religius peserta didik di pada zaman sekarang ini, MA AL-kholafiyah melaksanakan pembiasann membaca Juz Amma. Adapun fokus penelitian ini ialah untuk mengetahui implementasi pembiasaan membaca Juz Amma untuk membentuk karakter religius peserta didik di MA Al-Kholafiyah, faktor pendukung dan penghambatnya serta bagaimana implikasinya. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil analisis data berupa pemaparan tentang situasi yang diteliti dan disajikan dalam bentuk uraian naratif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.
ISLAM DITINJAU DALAM ASPEK PENDIDIKAN
Syamsul Arifin
Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2014): FEBRUARI (Terbit secara daring sejak Februari, 2015)
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan pada dasarnya adalah sebuah proses transformasi pengetahuan menuju kearah perbaikan, penguatan, dan penyempurnaan semua potensi manusia. Oleh karena itu, pendidikan tidak mengenal ruang dan waktu, ia tidak dibatasi oleh tebalnya tembok sekolah dan juga sempitnya waktu belajar di kelas. Pendidikan berlangsung sepanjang hayat dan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja manusia mau dan mampu melakukan proses kependidikan. Tujuan seperti ini tidak mungkin bisa terwujud tanpa adanya sistem dan proses pendidikan yang baik. Oleh karena itu, para pakar pendidikan Islam kemudian mencoba merumuskan dan merancang bangunan pemikiran kependidikan Islam yang diharapkan mampu menciptakan manusia-manusia paripurna, yang akan mengemban tugas mensejahterakan dan memakmurkan kehidupan dimuka bumi ini.Pendidikan merupakan salah satu bidang studi Islam yang mendapat banyak perhatiaan dari para ilmuan. Hal ini karena disamping perannya yang amat strategi dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, juga karena didalam pendidikan Islam terdapat berbagai masalah yang kompleks dan memerlukan penanganan segera. Bagi mereka yang akan terjun kedalam bidang pendidikan Islam harus memiliki wawasan yang cukup tetang pendidikan Islam dan memiliki kemampuaan untuk mengembangkannya sesuai dengan tuntunan zaman.Bekenaan dengan itu, pada bab ini pembaca akan diajak memahami apa yang dimaksud dengan pendidikan Islam serta berbagai masalah yang terkait dengannya, dan mengetahui berbagai model yang dilakukan dalam penelitian kependidikan Islam sebagai bahan perbandingan untuk melakukan pengembangan konsep-konsep pendidikan Islam sesuai tuntutan zaman. Setiap proses yang dilakukan dalam pendidikan harus dilakukan secara sadar dan memiliki tujuan. Tujuan pendidikan secara umum adalah mewujudkan perubahan positif yang diharapkan ada pada peserta didik setelah menjalani proses pendidikan, baik perubahan pada tingkah laku individu dan kehidupan pribadiannya maupun pada kehidupan masyarakat dan alam sekitarnya dimana subjek didik menjalani kehidupan. Tujuan pendidikan merupakan masalah inti dalam pendidikan dan saripati dari seluruh renungan pedagogik.
Potret Madrasah dalam Kebijakan Otonomi Daerah
Syamsul Arifin
Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Madrasah merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang merupakan salah satu unsur dalam sistem pendidikan masyarakat, yang berhubungan secara timbal balik dan saling tergantug dengan unsur-unsur lainnya. Pendidikan Islam member kontribusi terhadap berbagai masalah dalam masyarakat, baik dalam bentuk gagasan konsepsional maupun dalam bentuk aksi kemasyarakatan. Adanya kemitraan antara pendidikan Islam dengan masyarakat, mempunyai kedudukan sejajar dan saling menghormati. Wawasan demikian dapat menimbulkan pandangan dan sikap egaliter serta terbuka dalam masyarakat. Pendidikan Islam peduli terhadap pemeliharaan dan pengembangan masyarakat daerah, yang dapat diwujudkan dengan menyebarluaskan dan memanfaatkan beberapa keunggulan yang dimiliki. Adapun pihak masyarakat dibantu mengenai pengembangan potensi yang telah ada dalam masyarakat dan menggali potensi yang belum ada. Pengkajian tentang hubungan antara pendidikan Islam dengan masyarakat telah lama dilakukan, namun pembicaraan itu tetap relevan, dalam rangka perkembangan potensi masyarakat di era otonomi daerah. Dengan adanya otonomi daerah sedikit banyak akan berpengaruh terhadap perkembangan madrasah.
DAKWAH ISLAM SEBAGAI UPAYA PENANGKALAN KRISTENISASI
Syamsul Arifin
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap agama pasti mempunyai misi untuk menyebarkan agamanya masingmasing,dalam agama Islam penyebaran agamanya disebut dakwah sedangkan dalamagama Kristen disebut dengan konversi agama Kristen atau misionaris. Konversiagama Kristen adalah proses masuk dan tersebarnya pengaruh Kristen di kawasantertentu. Konversi agama kristen di Indonesia dapat diartikan sebagai prosespengkristenan yang terjadi di Indonesia. Akhir-akhir ini gerakan konversi agamakristen terhadap umat lslam yang dilancarkan oleh para missionaris semakin agresif,baik melalui cara yang halus sampai kepada cara yang kasar. Melihat kenyataan ini,umat islam di Indonesia pada khususnya tentu saja tidak berpangku tangan melihatkenyataan yang ada, berbagai langkah mereka tempuh dalam memerangi konversiagama kristenPenyalahgunaan pelayanan masyarakat untuk tujuan mengkristenkan orangIslam, harus segera dihentikan. Sebab, cara-cara itu termasukmelanggar KonferensiInternasional tentang misi Kristen dan Dakwah Islam di Chambessy pada bulan Juni1976, dimana para pemimpin Islam, Katolik, dan Protestan sudah memutuskan:"Konferensi tidak membenarkan semua penyalahgunaan pelayanan masyarakat,karena menyadari dengan pedih bahwa sikap umat Islam terhadap misi Kristen telahdipengaruhi secara merugikan oleh penyalahgunaan diakonia, dengan kerasmendesak greja-gereja dan organisasi-organisasi keagamaan Kristen untukmenghentikan penyalahguaan diakonia mereka di dunia Islam”.
Implementasi Pembelajaran Menyenangkan dengan Model Teams Games Tournament (TGT) untuk Memudahkan Pembelajaran IPA Terhadap Peserta Didik
Eva Maghfiroh;
Syamsul Arifin
Bidayatuna Vol 4 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54471/bidayatuna.v4i2.1272
The current learning pattern is in principle a process to make understanding of a material easier to understand, through this process it is hoped that students can and easily understand each subject. Educators need to create a pleasant learning atmosphere so that students do not feel burdened in carrying out learning activities. By using the right media in the learning process it will be more interesting and fun and also help students more easily understand the material being taught. Implementing fun learning is needed in all lessons that are considered difficult for students to understand. The learning process with the game system used in the Teams Games Tournament learning is hoped that students receive material that is easier to understand, relax, and can also foster a sense of responsibility and togetherness in teaching and learning.
Internalisasi Kultur Pesantren pada Pembentukan Karakter Siswa Melalui Desain Berbasis Kelas dan Organisasi Sekolah
Syamsul Arifin;
Mega Silvia
Bidayatuna Vol 3 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/bidayatuna.v3i2.623
Globalization poses strong and diverse challenges, one of which is the rampant moral degradation that still often occurs everywhere, including at the school level, for that it is necessary to instill and develop values in students. Pesantren is considered capable of being a medium for scientific transformation that can shape good character through its strong characteristics and culture. In building the character of students, it is not only done in classroom learning, but can be done through the development of other activities in school. This research uses descriptive qualitative method, with a case study approach. Data collection techniques using interviews, observation and documentation which were analyzed descriptively. While the data analysis used was data reduction, data presentation and conclusion drawing. The validity of the data used three techniques, namely extension of participation, persistence of observation and triangulation. This research shows that; the application of internalizing pesantren culture to character building students includes class-based design, school culture-based design and organization-based design. The factors supporting and inhibiting the internalization of pesantren culture on the formation of student character are seen from the students themselves, the carrying capacity of all school members and infrastructure.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Index Card Match di SMP Islam Nurul Falah
Muhammad Arifin;
Syamsul Arifin
Nusantara Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/njis.2022.3.2.122-131
Model pembelajaran Tipe Index Card Match atau mencari pasangan adalah model yang cukup menyenangkan yang digunakan untuk mengulang materi yang telah diberikan sebelumnya. Kelebihan dari model ini adalah meningkatkan kreativitas siswa, menfokuskan perhatian siswa, alokasi waktu yang mudah, dan terjadi diskusi dan presentasi antar kelompok, mampu meningkatkan hasil belajar siswa mencapai taraf ketuntasan belajar. Pendekatan yang digunakan kualitatif dan jenis rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan 2 siklus yang masing-masing siklus mencakup 4 fase yaitu prencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi, teknik pengumpulan datanya meliputi observasi, wawancara, tes dan dokumentasi sedangkan analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapaan model pembelajaran Index Card Match untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII Pada Pembelajaran PAI di SMP Islam Nurul Falah. Dapat dikatahui bahwa hasil analisis pada hasil belajar siswa telah memenuhi standar ketuntasan belajar, yaitu 85% siswa mendapatkan nilai diatas 75. Pembelajaran PAI dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match dapat memberikan dampak positif bagi keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dapat dilihat dari persentase hasil belajar siswa.
Optimalisasi Sumber Mata Air Winong dengan Melakukan Reboisasi dan Perbaikan Manajemen Pengelolaan Air untuk Memenuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Dusun Wonosari Berbasis Participatory Action Resaearch
Syamsul Arifin
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54471/khidmatuna.v1i2.1016
Perubahan musim merupakan fenomena global yang belakangan ini sering dibahas dan memiliki dampak salah satunya adalah peningkatan suhu Selain itu, penelitian sebelumnya mengatakan bahwa Perubahan musim berpengaruh pada sumber daya air yang ada di seluruh dunia yang terjadi juga di Wonokerto. Dimana saat musim hujan kapasitas air bertambah, jika terlalu besar air hujan bisa merusak pipa yang ada di sekitar sungai, membawa sampah dedaunan sehingga air di kran warga jadi macet atau tidak lancar, sedangkan saat musim kemarau kapasitas air menurun. Hal ini menyebabkan warga yang mampu di Desa Wonokerto membeli air bersih dari air yang dijajakan warga Kabupaten Lumajang bagi yang tidak mampu mereka mengantri di sumber Sedaeng dan Sumber Winong saat musim kemarau. Ditambah lagi dengan isu perubahan musim dan letak geografis yang berada di wilayah Pegunungan Barat Kabupaten Lumajang diduga kian memperparah krisis air pada di wilayah studi. Metode yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah metode PAR, yakni metode Participatory Action Research. Dengan dampak perubahan musim yang menyebabkan kenaikan atau menurunnya kapasitas air di Wonokerto sehingga mengakibatkan tidak stabilnya air, yang menyebabkan air tidak merata di masyarakat. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah dan instansi terkait penstabilan air bersih. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat terutama di wilayah studi mengenai dampak dari perubahan musim terhadap krisis air yang terjadi.
Internalisasi Kultur Pesantren pada Pembentukan Karakter Siswa Melalui Desain Berbasis Kelas dan Organisasi Sekolah
Syamsul Arifin;
Mega Silvia
Bidayatuna Vol 3 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/bidayatuna.v3i2.623
Globalization poses strong and diverse challenges, one of which is the rampant moral degradation that still often occurs everywhere, including at the school level, for that it is necessary to instill and develop values ​​in students. Pesantren is considered capable of being a medium for scientific transformation that can shape good character through its strong characteristics and culture. In building the character of students, it is not only done in classroom learning, but can be done through the development of other activities in school. This research uses descriptive qualitative method, with a case study approach. Data collection techniques using interviews, observation and documentation which were analyzed descriptively. While the data analysis used was data reduction, data presentation and conclusion drawing. The validity of the data used three techniques, namely extension of participation, persistence of observation and triangulation. This research shows that; the application of internalizing pesantren culture to character building students includes class-based design, school culture-based design and organization-based design. The factors supporting and inhibiting the internalization of pesantren culture on the formation of student character are seen from the students themselves, the carrying capacity of all school members and infrastructure.