Dodi Oktarizaa
Sastra Inggris Universitas Muara Bungo, Jambi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDIOM POPULER BAHASA MELAYU JAMBI DIALEK MELAYU BUNGO Dodi Oktarizaa; Dedi Efendi
Krinok:Jurnal Linguistik Budaya Vol 3, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.747 KB) | DOI: 10.36355/krinok.v3i1.217

Abstract

This research is aimed  to gather  and describe the forms of idiom  and its meaning that used by the speaker of Jambi Malay Language Bungo Malay Dialect. There are three steps conducted in the research, they are collecting data, analyzing data, and presenting the result of analysis.Incollecting data, the method that is used known as observational and conversational method, by applying some techniques, namely non participant observational technique, note taking, record, and elicitation technique.Then, in analyzing data, the writer used descriptive qualitative approach in order to explain the forms and their meaning that resulted from the idioms.In addition, the writer also applay referential method in analyzing that can  connect and compare  the elements that belong to language itself.Moreover, the writer used informal method for presenting the result of analysis.By applying morphological approach in doing analysis,  the writer found that  idioms  derived from the combination of lexeme  outcome some parts of speech ,namely  adjective  is 28  words, noun  is 27  words, and verb is only  17 words. Finally, the writer concludes that the idiom expression that used by Jambi Malay Language Bungo Malay Dialect  speakers is mostly belong to adjective and noun . The appearance of these two kinds of  parts  of speech can be stated as the explanation of the condition and the nature of its topic from the speakers in communication process                                                                                     Keywords: Morphology, Idiom, Jambi Malay Language, Bungo Malay Dialect, Parts of Speech
NILAI BUDAYA DALAM UNGKAPAN IDIOMATIS BAHASA MELAYU JAMBI DIALEK MELAYU BUNGO PERSPEKTIF ANTROPOLINGUISTIK Dodi Oktariza; Dedi Efendi
Aksara Vol 34, No 1 (2022): AKSARA, EDISI JUNI 2022
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.529 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v34i1.524.109-120

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai budaya yang ditemukan dalam ungkapan-ungkapan idiomatis bahasa Melayu Jambi dialek Melayu Bungo. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap,  yaitu tahap pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Metode yang dipilih dalam pengumpulan data adalah metode simak dan cakap dengan beberapa teknik pendukung diantaranya teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, teknik pancing, dan teknik rekam. Pada tahap analisis penulis menggunakan pendekatan  deskriptif kualitatif dengan berpijak dari metode analisis kontekstual dalam menjelaskan makna dari  nilai budaya yang dimaksud dari ungkapan-ungkapan idiomatis tersebut. Selanjutnya, pada tahap penyajian hasil analisis, penulis memilih   menggunakan metode informal. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dalam ungkapan idiomatis  bahasa Melayu Jambi dialek Melayu Bungo mengandung nilai-nilai budaya yang telah lama berkembang di tengah-tengah masyarakat penutur bahasa Melayu Jambi dialek Melayu Bungo. Adapun nilai-nilai budaya tersebut secara prinsip mencerminkan sikap atau pandangan hidup  dari masyarakat penutur bahasa Melayu Jambi dialek Melayu Bungo  yang dikategorikan baik maupun tidak baik. Selain itu,  ungkapan-ungkapan idiomatis yang digunakan oleh  masyarakat Melayu Jambi dialek Melayu Bungo juga  mengandung ajaran etika, moral, dan sopan santun.
NILAI BUDAYA DALAM UNGKAPAN IDIOMATIS BAHASA MELAYU JAMBI DIALEK MELAYU BUNGO PERSPEKTIF ANTROPOLINGUISTIK Dodi Oktariza; Dedi Efendi
Aksara Vol 34, No 1 (2022): AKSARA, EDISI JUNI 2022
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v34i1.524.109-120

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai budaya yang ditemukan dalam ungkapan-ungkapan idiomatis bahasa Melayu Jambi dialek Melayu Bungo. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap,  yaitu tahap pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Metode yang dipilih dalam pengumpulan data adalah metode simak dan cakap dengan beberapa teknik pendukung diantaranya teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, teknik pancing, dan teknik rekam. Pada tahap analisis penulis menggunakan pendekatan  deskriptif kualitatif dengan berpijak dari metode analisis kontekstual dalam menjelaskan makna dari  nilai budaya yang dimaksud dari ungkapan-ungkapan idiomatis tersebut. Selanjutnya, pada tahap penyajian hasil analisis, penulis memilih   menggunakan metode informal. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dalam ungkapan idiomatis  bahasa Melayu Jambi dialek Melayu Bungo mengandung nilai-nilai budaya yang telah lama berkembang di tengah-tengah masyarakat penutur bahasa Melayu Jambi dialek Melayu Bungo. Adapun nilai-nilai budaya tersebut secara prinsip mencerminkan sikap atau pandangan hidup  dari masyarakat penutur bahasa Melayu Jambi dialek Melayu Bungo  yang dikategorikan baik maupun tidak baik. Selain itu,  ungkapan-ungkapan idiomatis yang digunakan oleh  masyarakat Melayu Jambi dialek Melayu Bungo juga  mengandung ajaran etika, moral, dan sopan santun.