Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS MODERASI BERAGAMA: STUDI IMPLEMENTASI KKN NUSANTARA IAIN PONOROGO TAHUN 2021 DI DAERAH 3 T, KONAWE, SULAWESI TENGGARA Dony Rano Virdaus; Khaidarulloh Khaidarulloh
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v2i2.3762

Abstract

Artikel ini fokus mendiskusikan tentang bagaimana implementasi nilai-nilai moderasi ditanamkan melalui kegiatan akademik di ranah perguruan tinggi melalui kegiatan KKN. Studi ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa negara, selain menjadikan isu moderasi beragama sebagai arus utama dalam membangun karakteristik keberagaman, juga melakukan terobosan demi optimalisasinya. Penelitian deskriptif ini didominasi oleh data field research yaitu wawancara dengan peserta KKN Nusantara Moderasi Beragama yang berhasil melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di  Mulyasari, Mowila, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, juga diperkaya oleh data skunder berbentuk studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa KKN Nusantara berbasis Moderasi Beragama yang dilakukan oleh peserta merupakan terobosan penyemaian nilai-nilai moderasi yang saat ini menjadi salah satu isu aktual di level Kementerian Agama di tengah maraknya isu intoleransi dan disintegrasi antar agama. Instrumen KKN sebagai media desseminasi nilai-nilai moderasi beragama memberi ruang baru bagi mahasiswa dalam memahami dinamika keberagamaan yang rawan dengan isu-isu intoleransi dewasa ini.
Nalar Hukum Progresif Hakim Agama: Implementasi Hak Ex-Officio Dalam Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Tulungagung Khaidarulloh Khaidarulloh; Nuril Farida Maratus; Sidiq Aulia
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 4 No. 1 (2023): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i1.6425

Abstract

Progressive legal reasoning of Islamic judges, especially regarding Ex-Officio rights, is a significant issue in this research. This article discusses the development and actualization of the Ex-Officio rights of Islamic judges in the decisions of Islamic family law in the Religious Court of Tulungagung from 2014 to 2020. Through a literature analysis and empirical data, this research describes the changes and developments in the application of Ex-Officio rights by Islamic judges in the context of divorce cases. As a result, judges can use ex officio rights to make broader decisions than those presented in the application, such as determining maintenance for parties who did not file the application. This broadens the scope of court decisions and provides more effective legal protection to those affected by divorce. Additionally, ex officio rights serve as a legal protection tool for women in divorce cases. Judges can issue decisions to prevent women from facing economic or social losses after divorce and ensure the full respect of women's rights.