This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdimasa
Khairunnisa Khairunnisa
STAI JAMAIYAH MAHMUDIYAH TANJUNG PURA

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Kertas Menjadi Kerajian Tangan Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Desa Tanjung Pura Sri Wahyuni; Khairunnisa Khairunnisa; Ahmad Daud; Bambang Irwansyah; Ayu Syafitri Sinaga
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya hampir disetiap kota pasti akan menghasilkan limbah yang sangat besar, seperti halnyadikalangan kantor, kampus, sekolah, bahkan rumah tangga sendiri, tak luput kegiatannya pasti akanmenggunakan kertas. Seperti halnya anak anak sekolah akan menggunakan kertas. Maka dengan kertas inilahkarena kertas gampang untuk digunakan serta mudah sangat sekali untuk didaur ulang, Maka Tim Pengabdiandari Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Jamiyah Mahmudiyah Tanjungpura memberikan Pengabdiankepada masyarakat khususnya ibu ibu rumah tangga untuk dapat memanfaatkan limbah kertas, serta dapatmembedakan mana limbah organik dan non organik. Dengan adanya nantinya diberikan pengabdian kepada paramasyarakat khususnya wali murid di sekolah SD IT AR Ridha Desa Pantai Cermin Kecamatan Tanjungpura, ibuibu ini akan dapat mentransferkan ilmu pengetahuannya kepada anaknya serta dilingkungan sekitar untuk dapatmembedakan sampah organik dan non organik, serta dapat memanfaatkan limbah kertas tersebut menjadi nilaiberdaya jual tinggi serta tidak menjadi sampah yang tidak mempunyai nilai harga.Dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdian dari STAI JamaiyahMahmudiyah Tanjungpura mulai dari koordinasi rencanapelaksanaan hingga pelaksanaan pelatihan, ada beberapahal yang bisa diperoleh dari pelatihan diantaranya : menambah wawasan atau pengetahuan berwirausaha,menambah pengalaman dalam bidang kerajinan tangan khususnyapemanfaatan limbah kertas dan koran bekas,memanfaatkan waktu luang melalui kegiatan yang produktif, hasil kerajinan tangan bisa dipasarkan denganharga terjangkau untukmenambah penghasilan dengan memanfaatkan media sosial. Dengan alat dan bahan yangmudah didapat, ibu-ibu Wali santri SD IT Ar Ridha Tanjungpura diharapkan bisa mengembangkan hasilpelatihan ini. Dorongan dan motivasi juga diberikan oleh tim pengabdian masyarakat STAI JamaiyahMahmudiyah Tanjungpura kepada peserta pelatihan sehingga ibu-ibu Wali santri SD IT Ar Ridha tetapbersemangat bisa memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang produktif melalui berwirausaha.
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Budaya Melayu Langkat Dalam Pembelajaran Matematika Khairunnisa Khairunnisa; Asmawarna Asmawarna; Zaifatur Ridha; Nadila Sabila; Noval Adlani; Nurul Akmalia
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu kegiatan penting yang harus dilakukan setiap individu dalam masyarakat agar individu-individu tersebut memiliki sikap dan kepribadian yang baik. Namun, pengaruh modernisasi yang diiringi dengan perkembangan teknologi terhadap kehidupan saat ini tidak dapat dipungkiri lagi. Bahkan setiap individu dapat saja terpengaruh dengan keadaan yang ada jika tidak terdapat penguasaan terhadap diri sendiri terutama pada pola pikir dan pola tindak kalangan generasi muda yang dapat mengakibatkan merosotnya karakter bangsa. Maka, perlu disadari bahwa pendidikan bukan hanya sekedar mentransfer ilmu pengetahuan akan tetapi juga mentransfer nilai berupa penanaman karakter bangsa salah satunya penanaman karakter dalam pembelajaran matematika. Hingga saat ini, matematika sebagai salah satu bidang studi yang masih dipandang paling sulit oleh banyak individu. Meskipun demikian, setiap individu harus mempelajari matematika karena merupakan sarana untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam mempelajari matematika, siswa perlu menghubungkan konsep matematika dengan pengetahuan yang sudah mereka miliki. Salah satu cara mempelajari konsep-konsep matematika tersebut adalah dengan mempertimbangkan kearifan lokal atau aspek-aspek lokal yang berkembang dalam masyarakat di sekitar lingkungan individu. Dengan pembelajaran matematika berdasarkan kearifan lokal maka setiap individu (peserta didik) akan lebih memahami bagaimana budaya di sekitar mereka terkait dengan pembelajaran matematika, dan para pendidik dapat menanamkan nilai-nilai budaya bangsa yang berdampak pada pendidikan karakter.
Sosialisasi Penerapan Pendekatan Realistik Berbasis Budaya Melayu Langkat dalam Pembelajaran Matematika SMP/MTs Khairunnisa Khairunnisa; Yauml Khair Afif; Alang Sidek; Saidatun Zakiyah; Suhairi Suhairi
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat berbagai cara dan pendekatan yang dapat digunakan dalam menyampaikan materi pelajaran matematika di Sekolah. Cara dan pendekatan yang digunakan sangat dipengaruhi oleh pandangan guru terhadap matematika dan siswa dalam pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pendekatan realistik berbasis budaya Melayu Langkat dalam pembelajaran Matematika. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan pendidik dalam memberikan materi pelajaran terkait kehidupan sehari-hari berbasis kearifan lokal, terkhusus budaya Melayu Langkat kepada peserta didik. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian yang dilaksananakan pada hari Rabu, 27 Mei 2020 di Madrasah Tsanawiah Negeri 1 Langkat. Metode yang digunakan adalah ceramah dan berdiskusi/Tanya jawab terhadap pendidik/guru yang menjadi peserta sosialisasi. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan mendapatkan respon positif. Hal ini dilihat dari antusias pendidik mengajukan berbagai pertanyaan dan wawancara langsung terkait penerapan pendekatan realistik berbasis budaya Melayu Langkat dalam pembelajaran