Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Manfaat Psidium Guajava dalam Pencegahan Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kab. Langkat Rizki Noviyanti; Purnama Handayani; Irwan Agustian; Zulfahri Lubis
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jdn.v2i1.284

Abstract

Anemia yang terjadi pada saat hamil dapat disebabkan karena banyaknya wanita yang memulai kehamilan dengan cadangan makanan yang kurang atau sebelum hamil sudah mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Psidium Guajava Dalam Pencegahan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kab. Langkat. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik yaitu suatu penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi dan rancangan penelitian yaitu survey cross sectional. Selain itu juga diperhatikan bahwa sampel yang dipilih harus menunjukkan segala karakteristik populasi sehingga tercermin dalam sampel yang dipilih, dengan kata lain sampel harus dapat menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya atau mewakili (representatif). Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 30 orang.Teknik pengampulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi responden. Teknik analisis data menggunakan Uji Che Square. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-Square menunjukkan bahwa p = 0,002 yang berarti Ho diterima (p value< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Psidium Guajava Dalam Pencegahan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kab. Langkat. Penelitian ini berarti ada terdapat Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Psidium Guajava Dalam Pencegahan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kab. Langkat
Hubungan Academic Burnout Dengan Academic Procrastination Pada Mahasiswa Keperawatan Politeknik Negeri Subang Ananda Lianti Jenal; Irwan Agustian; M. Iqbal Angga Kusuma
Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Holistik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Keperawatan & Kesehatan Holistik - Juli
Publisher : LPPM AKPER GITA MATURA ABADI KISARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65386/jkkh.v2i2.67

Abstract

Nursing students face high academic demands, such as a heavy course load, clinical practice, and complex academic requirements. These conditions can trigger academic procrastination and academic burnout, which are characterized by emotional exhaustion, a cynical attitude toward assignments, and a decline in personal achievement. These two conditions are believed to be interrelated and to influence students’ academic performance. This study aims to determine the relationship between academic burnout and academic procrastination among nursing students at the Subang State Polytechnic. This study employed a quantitative design with a cross-sectional approach, involving a population of 365 active students in the D-III Nursing Program at the Subang State Polytechnic. The sample consisted of 196 students selected using stratified random sampling. The research instruments used were the School Burnout Inventory (SBI) and the Academic Procrastination Scale-Short Form (APS-S). Data analysis was performed using the Spearman rank correlation test. There was a significant positive relationship between academic burnout and academic procrastination (r = 0.408; p < 0.001) with a moderate strength of association. The higher the level of academic burnout, the higher the level of academic procrastination. Students are encouraged to improve their stress management skills, develop adaptive coping strategies, practice good time management, and utilize social support to reduce academic pressure. The findings of this study have implications for nursing education institutions to develop academic burnout prevention programs as a means of reducing academic procrastination among students.