Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Manfaat Psidium Guajava dalam Pencegahan Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kab. Langkat Rizki Noviyanti; Purnama Handayani; Irwan Agustian; Zulfahri Lubis
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jdn.v2i1.284

Abstract

Anemia yang terjadi pada saat hamil dapat disebabkan karena banyaknya wanita yang memulai kehamilan dengan cadangan makanan yang kurang atau sebelum hamil sudah mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Psidium Guajava Dalam Pencegahan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kab. Langkat. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik yaitu suatu penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi dan rancangan penelitian yaitu survey cross sectional. Selain itu juga diperhatikan bahwa sampel yang dipilih harus menunjukkan segala karakteristik populasi sehingga tercermin dalam sampel yang dipilih, dengan kata lain sampel harus dapat menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya atau mewakili (representatif). Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 30 orang.Teknik pengampulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi responden. Teknik analisis data menggunakan Uji Che Square. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-Square menunjukkan bahwa p = 0,002 yang berarti Ho diterima (p value< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Psidium Guajava Dalam Pencegahan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kab. Langkat. Penelitian ini berarti ada terdapat Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Psidium Guajava Dalam Pencegahan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kab. Langkat
Determinant Health Locus of Internal and External Health Locus of Control as a Predicator of Quality of Life in Type II Dm Patients In Tetunyung Village Takengon East 2021 Zulfahri Lubis; Fitriani Fadillah
Science Midwifery Vol 10 No 5 (2022): December: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v10i5.912

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder disease characterized by loss of carbohydrate tolerance. Problems with the quality of life of DM patients are quite complex problems. This will affect several aspects of life, DM conditions that are not managed properly in the long term will contribute to the occurrence of chronic complications. This will have an impact on the patient's quality of life. Decreased quality of life can affect the life expectancy of DM patients and can significantly affect the increase in mortality. This study aims to determine the determinants of internal health locus of control and external health locus of control as predictors of quality of life in type 2 diabetes patients in Tetunyung village, East Takengon in 2021. This study used a cross-sectional study design, the population in this study were Type-2 diabetes mellitus sufferers in Tetunyung Takengon Timur Village as many as 103 Type-2 DM sufferers. The sample in this study was selected by purposive sampling with the criteria of Type 2 DM sufferers with a total of 40 patients. Research instrument in the form of a questionnaire. Bivariate analysis using multiple linear regression. The results of the study found that what affects the quality of life in patients with type-2 diabetes mellitus is the internal locus of control as much as 66%. The results of calculations using the SPSS program with a p value of 0.000 (p <0.05). The conclusion in this study is that there is a relationship between locus of control and quality of life where when individuals with good locus of control will produce a good quality of life.
Hubungan Antara Kinerja Perawat Dalam Tindakan Pemasangan Infus Dengan Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2022 Irwan Agustian; Zulfahri Lubis; Yulis Hati; Nisywah Izzati
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.605

Abstract

Abstrak Kinerja perawat merupakan tindakan yang dilakukan seseorang perawat dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya masing-masing, dimana kinerja yang baik dapat memberikan kepuasan pada pengguna jasa dan juga menigkatkan mutu pelayanan keperawatan. Pemasangan infus merupakan salah satu terapi utama sebagai jalur pemberian obat, pemberian cairan, pemberian produk darah atau sampling darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kinerja perawat dalam tindakan pemasangan infus dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden.Metode pengumpulan sampel yaitunon-probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisa uji statistik yang dipilih adalah uji chi ssquare crosstabs tabel 2x2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja perawat berdasarkan keterampilan psikomotor yaitu baik sebanyak 48 orang (70,6%), kinerja perawat berdasarkan keterampilan interpersonal yaitu baik sebanyak 50 orang (73,5%) dan kepuasan pasien yaitu puas sebanyak 40 orang (70,6%). Ada hubungan antara kinerja perawat dalam tindakan pemasangan infus dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2022 dengan nilai p value 0,001 < 0,05. Kesimpulannya adalah adanya hubungan antara kinerja perawat dalam tindakan pemasangan infus dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2022.  
Efektivitas Range Of Motion (ROM) Aktif dan Latihan Isometrik Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah Pada Lansia Lubis, Zulfahri
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 1, No 3 (2021): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.813 KB) | DOI: 10.51849/sl.v1i3.57

Abstract

Penurunan kekuatan otot dapat menimbulkan penurunan kemampuan fungsional pada lansia kerana kekuatan otot mempengaruhi hampir setiap aktivitas sehari-hari. Sehingga diperlukan latihan untuk memperbaiki tingkat kemampuan menggerakkan persendian secara normal untuk meningkatkan massa otot dan tanus otot, bentuk latihan yang di anjurkan untuk lansia adalah latihan range of motion (ROM) dan latihan Isometrik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Eksperiment dengan menggunakan rancangan Non-equivalent Control Grup Design. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh pemberian latihan Range of Motion (ROM) Aktif terhadap kekuatan otot ekstremitas bawah (p value: 0,005 0,05). Terdapat pengaruh pemberian latihan Isometrik terhadap kekuatan otot ekstremitas bawah (p value: 0,025 0,05). Kesimpulan Latihan Range of Motion (ROM) Aktif lebih efektif meningkatkan kekuatan otot dibandingkan dengan Latihan Isometrik (Z = -2,195). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih optimal dalam memberikan latihan Range of Motion (ROM) Aktif dan Latihan Isometrik untuk meningkatkan kekuatan otot pada lansia.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENSTRUASI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DALAM MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI UPT SMP N 15 MEDAN Fithriani, Fithriani; Lubis, Zulfahri; Agustian, Irwan; Marbun, Aghsila Hasma
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.308

Abstract

Lack of knowledge about menstruation at menarche can lead to unpreparedness, fear, anxiety, as well as physical problems such as dizziness, nausea, dysmenorrhea, and irregular periods. Therefore, proper health education is essential to help adolescent girls face menarche without fear or anxiety. This study aims to evaluate the effect of health education about menstruation on adolescents' knowledge in facing menarche at UPT SMP N 15 Medan in 2024. This study used a pre-experimental method with a one group pretest-posttest design, conducted from January to July 2024 with a population of 162 people and a sample of 35 respondents selected using purposive sampling technique and analyzed with the Wilcoxon test. The results showed that before being given health education, the majority of respondents (42.9%) had poor knowledge. After the intervention, there was a significant increase with the majority of respondents (62.9%) having good knowledge. Analysis with the Wilcoxon test gave a p-value of 0.000 <0.05, indicating that health education about menstruation had a significant effect on the knowledge of adolescents at UPT SMP N 15 Medan in 2024. In conclusion, health education has a positive influence in improving adolescents' knowledge about menarche. It is recommended that UPT SMP N 15 Medan routinely conducts counseling on reproductive health for adolescents every year to support their readiness in facing the first menstrual experience. Abstrak Pengetahuan tentang menstruasi saat menarche dapat menyebabkan ketidaksiapan, ketakutan, kecemasan, serta masalah fisik seperti pusing, mual, dismenore, dan menstruasi tidak teratur. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang tepat sangat penting untuk membantu remaja putri menghadapi menarche tanpa rasa takut atau cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap pengetahuan remaja dalam menghadapi menarche di UPT SMP N 15 Medan pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, dengan populasi sebanyak 162 orang dan sampel sebanyak 35 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan, mayoritas responden (42.9%) memiliki pengetahuan yang kurang. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan dengan mayoritas responden (62.9%) memiliki pengetahuan yang baik. Analisis dengan uji Wilcoxon memberikan nilai p-value 0.000 < 0.05, menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tentang menstruasi berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja di UPT SMP N 15 Medan tahun 2024. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai menarche. Disarankan agar UPT SMP N 15 Medan secara rutin mengadakan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi bagi remaja setiap tahunnya untuk mendukung kesiapan mereka dalam menghadapi pengalaman menstruasi pertama.
PMP PRODUKSI PILIS BANGLE HIGEINEIS PADA BAYI BARU LAHIR DI DESA NAGA TIMBUL KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2023 kristina, kristina; Ainun, Kamaliah; Zean, Niasti Lasmy; Agustian, Irwan; Pasaribu, Masdalifah; Lubis, Zulfahri
Jurnal ABDIMAS Budi Darma Vol 5, No 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/pengabdian.v5i1.8430

Abstract

Partners in this service activity are the PKK Mother's Group located in Naga Timbul Village, Tanjung Merawa District, Deli Serdang Regency The problem faced by PKK mothers is the difficulty of providing information and changing the behavior of postpartum mothers in the use of pilis bangle in babies in a Heigines manner due to cultural influences whose information has been descended from the time of their ancestors. The use of pilis bangle in newborns still has the understanding that the pilis bangle placed on the baby's forehead must be nailed by the parents or grandmothers because the efficacy of parental saliva contains an inner bond with the baby so that the baby can sleep and sleep soundly. Actually using the mouth can cause nosocomial infections in babies The solution to overcome this problem is that postpartum mothers can make hygienic bangle pilis by grinding and making an extract and then mixed with warm water newly placed on the baby's head so as to reduce the risk of preventing nosocomial infections in babies, This activity can be done by housewives to make hygienic bangle excites and increase family income. by conducting IRT training through PKK mothers' camps and making behavior changes and improving health degrees Another target of this service is that this activity is scientifically published in national journals and international journals The results of the 2018 Deli Serdang district health profile data that postpartum mothers still understand the hereditary culture of using bangle on babies with tradition by mouthing them through the mouth because they do not know the risks that will affect babies,  The data obtained with a population of 15,552 people and the location of the health center is quite far around 63 km. This is the main reason for the implementation of PKM which will be carried out in collaboration with health education institutions of the Faculty of Health Sciences, Haji University of North Sumatra and to provide health education information to postpartum mothers in improving health using Bangle plants as an initial preventive and therapeutic measure. To realize this, the method used is to approach the postpartum mother to maintain the health of the baby without the risk of disease or infection due to wrong behavior in providing comfort and treatment to the baby. With this, PKK mothers provide health education about making Higeines bangle pilis which is extracted in its use and increase the income of housewives
HUBUNGAN PREHOSPITAL DELAY DENGAN TINGKAT KEPARAHAN STROKE PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUMAH SAKIT HAJI Lubis, Zulfahri; Wati, Indah; Agustian, Irwan
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.355

Abstract

Delay in handling stroke in the first attack is very dangerous for those who experience stroke. Some of the causes include inadequate health facilities, lack of coordination and communication, slow decision-making by the family during treatment, and lack of support from the patient's family. This study aims to determine the relationship between Prehospital Delay and Stroke Severity in patients with ischemic stroke. The type of research conducted is an analytical survey design with a Cross-sectional approach. The population in this study were families of ischemic stroke patients, the sampling method used purposive sampling so that the number of samples obtained was 31 people. The data analysis used was Rank Sperman. The results of the study showed that there was a significant relationship between prehospital Delay and the severity of stroke in ischemic stroke patients (p value 0.001 <α 0.05) with a Correlation coefficient value of 0.577, this means that there is a strong relationship. The conclusion of this study is that there is a relationship between Prehospital Delay and the Severity of Ischemic Stroke. It is hoped that with this study, health workers will be more active in providing health education about the importance of first aid for stroke patients. Abstrak Keterlambatan pananganan stroke pada serangan pertama sangat berbahaya bagi mereka yang mengalami stroke. Beberapa penyebabnya termasuk fasilitas kesehatan yang kurang memadai, kurangnya koordinasi dan komunikasi, lambatnya pengambilan keputusan oleh keluarga selama berobat, dan kurangnya dukungan dari keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan Prehospital Delay dengan Tingkat keparahan stroke pada pasien yang menderita stroke iskemik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah survey analitik design dengan pendekatan Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga penderita stroke iskemik, cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 31 orang. Analisis data yang digunakan yaitu Rank Sperman. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara prehospital delay dengan tingkat keparahan stroke pada pasien stroke iskemik (p value 0.001 < α 0.05) dengan nilai coefficient Correlation 0.577, ini berarti mempunyai hubungan yang kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Prehospital Delay dengan Tingkat keparahan Stroke Iskemik. Diharapkan dengan adanya penelitian ini tenaga kesehatan lebih giat lagi untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya penanganan pertama pada pasien stroke.
Hubungan Spiritualitas Dan Religiusitas Dengan Kemampuan Perawatan Diri Pada Pasien DM Tipe II Lubis, Zulfahri; Pasaribu, Masdalifa; Muchsin, Rosanti; Hasma Marbun, Aghsila
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v4i2.1053

Abstract

  Sebagian besar pasien memiliki praktik perawatan diri yang rendah. Meskipun pasien memiliki sikap positif terhadap perawatan diri diabetes, hampir setengah dari pasien memiliki pengetahuan yang buruk tentang diabetes dan praktik perawatan diri. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara spiritualitas dan religiusitas dengan kemampuan perawatan diri penderita DM Tipe II. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional, populasi dalam penelitian ini sebanyak 120 orang dan jumlah sampel sebanyak 30 orang penderita DM Tipe II dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah Proporsi Binominal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dengan kemampuan perawatan diri (nilai P 0,000 < 0,05), dengan nilai eksponen B sebesar 4,009 yang berarti variabel spiritualitas dapat mempengaruhi kemampuan perawatan diri sebesar 4%. Religiusitas mempunyai hubungan dengan kemampuan perawatan diri (nilai P 0,008 < 0,05), dengan nilai eksponen B sebesar 2,847 yang berarti variabel Religiusitas berpengaruh terhadap Kemampuan Perawatan Diri sebesar 2,847%. Secara bersama-sama variabel spiritualitas dan religiusitas mampu mempengaruhi kemampuan perawatan diri sebesar 6,91%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara spiritualitas dan religiusitas dengan kemampuan perawatan diri pada pasien DM Tipe II. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, tenaga kesehatan lebih giat dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang aspek spiritualitas dan religiusitas kepada pasien DM Tipe II.
Pengadaan Cek Kesehatan Gratis (Lansia) Untuk Menciptakan Masyarakat yang Sadar & Peduli Terhadap Kesehatan di Dusun XI Desa Tanjung Rejo Kec. Percut Sei Tuan Agustian, Irwan; Hati, Yulis; Lubis, Zulfahri; Bahri, Tasya; Ainun, Kamaliah; Kristina, Kristina; Yunita, Sukma
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i2.952

Abstract

Tujuan pengabdian ini merupakan proses pembentukan kesadaran kepada masyarakat Dusun XI Desa Tanjung Rejo, khususnya lansia akan penting nya pemeriksaan kesehatan dan penting nya menjaga kesehatan. Target program pengabdian ini adalah warga Dusun XI Desa Tanjung Rejo khusus nya lansia dan umumnya seluruh warga Desa Tanjung Rejo serta kader kesehatan posyandu Dusun XI Desa Tanjung Rejo. Namun keterbatasan akses pelayanan kesehatan , keterbatasan biaya dan kurangnya informasi pentingnya pemeriksaan kesehatan Metode yang digunakan adalah metode pendidikan masyarakat dengan penyuluhan dan pengukuran berat badan, cek asam urat, gula darah, pemeriksaan tekanan darah. Kesimpulan dari program pengabdian ini diantara nya masyarakat lansia Dusun XI Desa Tanjung Rejo sudah muncul kesadaran terhadap penting nya melakukan cek kesehatan. Warga dan kader kesehatan sangat antusias.
The Preventing Bronchial Asthma Relapses Through Alternate Nostril Breathing at the Aek Raso Community Health Center: Alternate Nostril Breathing Zulfahri Lubis; Sukma Yunita Sukma; Masdalifa Pasaribu Masdalifa
Jurnal Pengabdian Keperawatan Dan Kesehatan Holistik Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Keperawatan Dan Kesehatan Holistik - Januari
Publisher : LPPM AKPER GITA MATURA ABADI KISARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65386/jpkkh.v2i1.50

Abstract

The main complaint that often occurs in asthma sufferers is shortness of breath, shortness of breath occurs due to narrowing of the airways due to hyperreactivity of the airways which can cause bronchospasm, persistent inflammatory cell infiltration, mucosal edema and thick mucus hypersecretion. This community service was carried out by providing counseling to 20 asthma patients for one day with a duration of 30 minutes. After the administration of alternate nostril breathing, there was a decrease in the degree of shortness of breath in all participants. This alternate nostril breathing intervention is effective in preventing bronchial asthma recurrence and is recommended as an adjunct to pharmacological intervention.