Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EVALUASI SISTEM PASSING GRADE DAN FAKTOR DISPARETAS ANTAR DAERAH DALAM SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) Matius Bangun; Adi Pradana
JURNAL RETENTUM Vol 2 No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Pascasarjana UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/retentum.v2i2.715

Abstract

ABSTRACT In recruiting candidates for Civil Servants (CPNS), the government issued several policies according to the problems and results of the evaluations carried out. Through the Passing Grade system the government strives to establish quality CPNS with the expected standards in accordance with the mandate of bureaucratic reform. But in reality the recruitment carried out with the Passing Grade as regulated in Permenpanpan-RB Number 37 of 2018 is not as expected where the average pass rate is below 10% and there are areas that do not pass at all or pass zero percent . This condition shows that in addition to the quality of human resources not as expected, there are also disvarites (gaps) that occur between regions, both provinces and districts / cities. The conclusion of this study is that the government has not been careful in measuring the level of quality of human resources, resulting in budget inefficiency in recruitment. The recommendation conveyed is that in addition to accuracy in measuring the quality of human resources, it can also take into account the disparities / disparities between regions as shown in the Index parameter.s Human Development (IPM).
STRATEGI PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN INSFRASTRUKTUR DI DESA TAREWE KECAMATAN HURUNA KABUPATEN NIAS SELATAN Foarota Laia; Matius Bangun; Sungguh Hati Halawa
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 8 No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembangunan desa yang efektif adalah salah satu faktor penting dalam upaya mengembangkan kemandirian desa. Dalam rangka mencapai pembangunan yang optimal, Pengelolaan anggaran sesuai hukum menjadi hal yang sangat krusial, sehingga proses pembangunan dapat berjalan sejalan dengan harapan dan keinginan masyarakat setempat. Dengan menerapkan strategi pengelolaan dana desa yang cermat dan tepat, Desa Tarewe yang terletak di Kecamatan Huruna, Kabupaten Nias Selatan, diharapkan mampu meningkatkan pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengoptimalan pembangunan infrastruktur di Desa Tarewe dengan metode kualitatif deskriptif. Hasilnya menunjukkan pengelolaan dana desa di Desa Tarewe sesuai UU Desa No 6 Tahun 2014. Dalam pengelolaan dana desa tersebut, terdapat komponen-komponen penting seperti penetapan tujuan dan sasaran pembangunan, mempertimbangkan faktor lingkungan, mengoptimalkan sumber daya internal, merumuskan strategi yang efektif, dan menjaga komunikasi yang baik. Dengan implementasi strategi pengelolaan dana desa yang efisien, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur di Desa Tarewe telah berjalan secara efektif. Pencapaian program infrastruktur sesuai rencana, partisipasi aktif masyarakat, dan berdampak positif pada kemajuan Desa Tarewe menuju kemandirian dan kemakmuran yang lebih tinggi.