Nuryeti Syarifah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG EARLY WARNING SCORE DENGAN PENDOKUMENTASIAN EARLY WARNING SCORE DI RUANG RAWAT INAP DEWASA RUMAH SAKIT Dr. SOETARTO YOGYAKARTA Luluk Aswiati; Yuli Ernawati; Nuryeti Syarifah
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v9i1.259

Abstract

Latar Belakang: Tingkat pengetahuan perawat berperan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan pasien. Artinya, perawat harus memastikan bahwa data yang dihasilkan harus dicatat dengan benar dan dikomunikasikan dengan petugas kesehatan lainnya, sehingga tidak terjadi asimetri informasi antara perawat dan petugas kesehatan lainnya.Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan perawat tentang EWS dengan Pendokumentasian EWS di Ruang Rawat Inap Dewasa Rumah Sakit Dr. Soetarto Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah perawat Ruang Rawat Inap Dewasa Rumah Sakit Dr. Soetarto Yogyakarta yang berjumlah 29 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 29 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan uji spearmen rank.Hasil: 1) Sebagian besar perawat memiliki pengetahuan baik tentang EWS Hal ini dapat diketahui melalui persentase pengetahuan perawat tentang EWS kategori baik sebesar 66% (19 orang). 2) Sebagian besar perawat telah bekerja sesuai dengan pendokumentasian EWS. Hal ini dapat diketahui melalui persentase perawat yang memiliki pendokumentasian sesuai EWS sebesar 93% (27 orang). 3) Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengetahuan perawat tentang EWS berhubungan positif dan signifikan dengan pendokumentasian EWS di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Dr. Soetarto Yogyakarta.Kesimpulan: Pengetahuan perawat tentang EWS berhubungan positif dan signifikan dengan pendokumentasian EWS di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Dr. Soetarto Yogyakarta.
PENGARUH PEMBERIAN PELATIHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA ERUPSI GUNUNG MERAPI TERHADAP PENGETAHUAN SISWA DALAM MENGHADAPI BENCANA ERUPSI GUNUNG MERAPI PADA SISWA SMP N 2 SAWANGAN KABUPATEN MAGELANG Eko Prasetyo; Nuryeti Syarifah; Yuli Ernawati
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v9i1.261

Abstract

Latar Belakang: Bencana alam seperti letusan Gunung Merapi tiba-tiba, tidak dapat diprediksi, dan sulit ditentukan kapan terjadinya. Pelatihan kesiapsiagaan bencana dapat memahami secara ilmiah tentang letusan Gunung Merapi, yang meliputi penyediaan materi (konseling), praktik, dan simulasi. Kesiapsiagaan itu penting dan harus dibangun di sekolah yang diklasifikasikan sebagai daerah rawan bencana.Tujuan: Untuk menentukan Pengaruh Pemberian Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Merapi terhadap Pengetahuan Siswa Dalam Menghadapi Bencana Erupsi Gunung Merapi pada Siswa SMP N 2 Sawangan Kabupaten Magelang.Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode desain eksperimen Quasi dengan pretest-posttest dengan pendekatan desain kelompok kontrol. Populasi siswa kelas VIII di SMP Negeri Sawangan Magelang 2 adalah 124 orang. Pengambilan sampel dengan simple random sampling. 50 responden pada kelompok eksperimen dan 50 responden pada kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus t-test sampel dependen.Hasil: Pengetahuan siswa kelas VIII sebagian besar cukup (98,0%) pada kelompok eksperimen dan 98,0% pada kelompok kontrol. Setelah pelatihan kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi (78,0%) pengetahuan baik dan kelompok kontrol 88,0% memiliki pengetahuan yang cukup. Memperoleh nilai signifikansi p 0,000 (p <0,05).Kesimpulan: Ada pengaruh pelatihan kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi terhadap pengetahuan siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Sawangan, Kabupaten Magelang.