Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Media Animasi Biologi dan Efektivitasnya Terhadap Peningkatan Minat serta Hasil Belajar Siswa SMA Negeri 7 Mataram Nurmaningsih Nurmaningsih; Dwi Soelistya Dyah Jekti; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.183 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v1i1.12485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi biologi dan mengetahui efektivitas penggunaan media animasi biologi terhadap peningkatan minat serta hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Mataram. Desain penelitian ini adalah model Borg Gall. Data perbedaan peningkatan hasil dan minat belajar dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata. Besarnya peningkatan hasil belajar dan minat belajar siswa dianalisis menggunakan skor gain ternormalisasi (N-gain). Perbedaan peningkatan hasil belajar diuji dengan Mann-Whitney diperoleh nilai p0,05, berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata N-gain hasil belajar kelas eksperimen adalah 25,6% dan kelas kontrol adalah 21,4%. Uji perbedaan peningkatan minat belajar menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p0,05, berarti tidak terdapat perbedaan secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa. Rata-rata N-gain minat belajar kelas eksperimen adalah 1,6% dan kelas kontrol adalah 1,5%. Siswa memberikan tanggapan positif terhadap kemenarikan dan peran media animasi biologi dalam pembelajaran dunia tumbuhan.Kata kunci: media animasi biologi, hasil belajar, minat belajar siswa
PERBEDAAN DAYA HAMBAT ANTISEPTIK ALAMI BAWANG PUTIH (Allium sativum) DENGAN ANTISEPTIK SINTETIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIAKAN MURNI BAKTERI Staphylococcus aureus, DAN Escherichia coli Nurmaningsih Nurmaningsih
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.599 KB) | DOI: 10.36312/jime.v5i1.672

Abstract

Penelitian yang bertemakan Bahan Alam ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan dari bahan alami dengan bahan kimiawi sintetik dalam memperhambat pertumbuhan dari biakan murni bakteri, sehingga daya antiseptik dari masing-masing bahan tersebut mampu ditentukan kemampuannya dalam mencegah terjadinya infeksi pada tubuh manusia. Bahan alami yang peneliti gunakan dalam adalah bawang putih (Allium sativum). Sedangkan untuk bahan kedua peneliti menggunakan bahan kimia sintetik betadin yang merupakan antiseptik buatan yang sudah teruji kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan bakteri baik secara medis atau uji laboratorium. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara kualitatif yaitu dengan mengelompokkan diameter zona hambatan bakteri menjadi 3 kategori: 1) Diameter > 12 mm termasuk kategori Sensitif. 2) Diameter 4 – 12 mm termasuk dalam kategori Intermediet. 3) Diameter < 4 mm termasuk kategori Resisten. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan daya hambat antiseptik alami bawang putih Allium sativum dengan antiseptik sintetik terhadap pertumbuhan biakan murni bakteri Staphylococcus aureusn dan Escherichia coli
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG PADA IBU BALITA GIZI KURANG DI DESA BELEKE KABUPATEN LOMBOK BARAT Baiq Dewi Sukma Septiani; Nurmaningsih Nurmaningsih; Solatia Hairun Nisa
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): November: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.2 KB) | DOI: 10.37905/jpkm.v2i1.11377

Abstract

Hasil riset kesehatan dasar Tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi gizi kurang pada balita di Indonesia sebesar 17,7% dan Provinsi Nusa Tenggara Barat menduduki urutan kedua tertinggi yaitu sebesar 29,5%. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lombok Barat Tahun 2019 diketahui bahwa angka kejadian gizi kurang terbesar pada wilayah kerja Puskesmas Dasan Tapen yaitu Desa Beleke Kabupaten Lombok Barat sebesar 26%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai gizi seimbang pada ibu balita gizi kurang di Desa Beleke Kabupaten Lombok Barat. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan balita serta menganggap semua makanan sama tanpa memperhatikan nilai gizi dari makanan yang diberikan menyebabkan anak mudah mengalami status gizi kurang. Berdasarkan fakta tersebut, edukasi dan kampanye tentang pentingnya gizi seimbang bagi balita sangat penting untuk menyelesaikan masalah ini. Program Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Ilmu Gizi Universitas Nahdlatul Ulama NTB berupa penyuluhan gizi seimbang yang diadakan di Desa Beleke Kabupaten Lombok Barat sebagai wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Beleke Kabupaten Lombok Barat. Jumlah ibu balita gizi kurang beserta kader Desa Beleke yang mengikuti kegiatan penyuluhan dengan tema gizi seimbang sebanyak 20 orang dengan hasil kegiatan yaitu adanya peningkatan pengetahuan ibu terkait pentingnya gizi seimbang dalam pola pemberian makan balita gizi kurang. Kesimpulan terjadi peningkatan pengetahuan pada ibu balita gizi kurang di Desa Beleke Kabupaten Lombok Barat.Kata Kunci : Penyuluhan; Gizi Seimbang; Ibu Balita; Balita Gizi Kurang.  
Komposisi dan Distribusi Cacing Tanah (Lumbricus terrestris) di Daerah Lembab dan Daerah Kering Nurmaningsih Nurmaningsih; Muhammad Syamsussabri
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol 2 No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.056 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor biotik dan abiotik terhadap komposisi cacing tanah (Lumbricus terrestris) di daerah lembab dan daerah kering dan untuk mengetahui distribusi cacing tanah (Lumbricus terrestris) di daerah lembab dan daerah kering. Penelitian ini dilaksanakan mulai September 2020 – Mei 2021. Analisis yang dilakukan antara lain: kerapatan populasi, indeks Morista (distribusi), biomassa (rentang panjang dan berat). Penelitian ini bermanfaat guna sebagai informasi membantu masyarakat dalam memaksimalkan potensi cacing tanah untuk menyuburkan lahan pertanian. Abstract This study aims to determine the effect of biotic and abiotic factors on the composition of earthworms (Lumbricus terrestris) in humid and dry areas and to determine the distribution of earthworms (Lumbricus terrestris) in humid and dry areas. This research was conducted from September 2020 - May 2021. The analyzes included: population density, Morista index (distribution), biomass (length and weight range). This research is useful as information to assist the community in maximizing the potential of earthworms to fertilize agricultural land.