Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH BERBAGAI PENGATURAN POSISI DUDUK TERHADAP FUNGSI VENTILASI PARU PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK LINA ERLINA; KAMSATUN
Healthy Journal Vol. 1 No. 1 (2013): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.736 KB)

Abstract

Pengaturan posisi duduk merupakan tindakan keperawatan pada pasien PPOK. Tindakan tersebut dapat meningkatkan fungsi ventilasi paru pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh berbagai pengaturan posisi duduk terhadap fungsi ventilasi paru. Desain penelitian menggunakan quasieksperimen dengan pendekatan pre post test group design. Sampel berjumlah 48 orang. Teknik pengambilan sampelpurposive sampling. Pasien diberikan pengaturan posisi duduk semifowler, fowler, orthopneic, dan tripodmasing-masing 15 menit.Pengujian statistic menggunakan uji T test dependen.Hasil penelitian menunjukkan posisi semifowler tidak berpengaruh terhadap fungsi ventilasi paru ((P=0,487). Posisi fowler, orthopneic, dan tripod berpengaruh fungsi ventilasi paru (P=0,043, P=0,020, P=0,003).Rekomendasi hasil penelitian adalah perawat dapat melakukan pengaturan posisi fowler, orthopneic, atau tripod untuk meningkatkan fungsi ventilasi paru pasien PPOK. Kata kunci: PPOK, semifowler, fowler, orthopneic, tripod, fungsi ventilasi paru
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK Kamsatun
Healthy Journal Vol. 3 No. 2 (2015): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.932 KB)

Abstract

AKI Harus diturunkan sesuai target Millenium Development Goals (MDGs) dimana AKI tahun 2015 menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan keteraturan pemeriksaan kehamilan. Metode penelitian dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas kabupaten Bandung. Populasinya adalah seluruh ibu hamil yang berada di wilayah kerja puskesmas, pengambilan sampel menggunakan teknik Non Probability Purposive Sampling sebanyak 42 orang variabel terikat adalah pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Variabel bebas adalah keteraturan pemeriksaan kehamilan Analisis data terdiri dari analisa univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan Chi Square. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan keteraturan pemeriksaan kehamilan dengan P value = 0,001. Uji statistik diperoleh pula nilai OR= 12,778 yang menunjukkan bahwa responden yang berpengetahuan baik memiliki peluang 13 kali teratur dalam melakukan pemeriksaan kehamilan dibandingkan dengan responden yang berpengetahuan kurang. Kata Kunci : Tanda bahaya kehamilan, Keteraturan pemeriksaan kehamilan
Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Anak di Puskesmas Garuda Aprilliana, Fadillah Ika; Kusmiati, Sri; Kusniasih, Susi; Kamsatun; Sakti, Bani
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v4i2.2153

Abstract

Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan global serta penyebab kematian tertinggi kedua akibat penyakit menular di dunia. Indonesia yang menjadi negara urutan kedua dengan tuberkulosis tertinggi, angka tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kepatuhan minum obat anti tuberkulosis sampai tuntas menjadi aspek keberhasilan dalam pengobatan. Pada anak dapat terjadi resistensi obat anti tuberkulosis karena kurangnya pengetahuan orang tua atau pengasuh dalam memberikan obat. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan orang tua dengan kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis pada anak. Desain penelitian yang dipakai yaitu cross sectional. Sampel terdiri dari 38 orang tua dari anak berusia 0-6 tahun yang mengalami tuberkulosis dengan teknik total sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner tentang pengetahuan dan kepatuhan minum obat. Data dianalisis menggunakan metode Rank Spearman. Hasil penelitian ini diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 <α 0,05 berarti adanya hubungan pengetahuan orang tua dengan kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis pada anak. Orang tua dapat meningkatkan pengetahuan melalui berbagai media edukasi dan lebih mematuhi aturan dalam pemberian obat.