Yan Ariyani
Universitas Trunojoyo Madura

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERILAKU POLITIK MENYIMPANG DALAM KONTESTASI PEREBUTAN KEKUASAAN Yan Ariyani
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.999 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v9i2.5823

Abstract

AbstrakPolitik merupakan alat yang digunakan untuk sampai pada tujuan yang dikehandaki oleh individu, kelompok, masyarakat, institusi ataupun negara. Proses politik ini sering dilakukan oleh masyarakat kelas menengah keatas, meskipun masyarakat menengah ke bawah tidak menutup kemungkinan juga bisa melakukannya. Perilaku politik menyimpang dilakukan untuk mendapatkan sesuatu dengan jalan tidak normal, bisa berupa kampanye hitam, hoax, cyber crime dan fitnah. Mereka melakukan perilaku menyimpang, karena mereka tidak cukup cerdas untuk beradu program kerja yang bermanfaat untuk masyarakat. Banyak pemeran politik atau politikus hanya memiliki keinginan tapi kurang memiliki kemampuan dalam mengelola seninya berpolitik dalam lingkungan masyarakat.
Self Esteem Mantan Klebun di Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Jaka Abdillah Annaf Rakhman; Yan Ariyani
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.548 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v12i1.9174

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui self esteem pada mantan Klebun di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi terhadap dua Klebun yang sudah purna tugas sebagai subjek penelitian yang ditentukan dengan menggunakan teknik purpossive sampling dengan kriteria, 1) merupakan Klebun keturunan (sebelumnya keluarganya yang jadi Klebun), 2) menjabat Klebun minimal dua periode 3) merupakan mantan Klebun di kecamatan Pademawu, kabupaten Pamekasan. Metode pengambilan data yang digunakan yaitu wawancara semi terstruktur dengan teknik analisa data Miles and Huberman dengan triangulasi waktu dan sumber sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan Harga diri mantan Klebun saat ini memiliki harga diri tinggi. Terlihat dari beberapa aspek yaitu, kekuasaan berupa perilaku subjek bisa mengontrol diri dan orang lain. Keberartian berupa perhatian dan kepedulian orang sekitar kepada subjek. Terlihat dari keluarga, sahabat yang masih peduli kepada subjek. Kebajikan, Terlihat dari kegiatan sehari-hari subjek yakni sering solat berjamaah di masjid maupun musholla, sering diminta untuk mengimami jamaah, juga setiap pekan ada kegiatan masyarakat seperti tahlil, yaasinan, dsb. Kemampuan terlihat dari kemampuan subjek dalam mengkoordinir setiap anggota dari kelompok yang subjek menjadi ketuanya.
Manajemen Konflik Pedagang Asal Madura di Surabaya Rizeki Perdana Mauliyadi Wisudawan; Yan Ariyani
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i2.16423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen konflik pedagang asal Madura di Surabaya. Manajemen konflik dibagi menjadi enam gaya manajemen konflik yaitu menarik diri, akomodatif, pemaksaan, kompromi, berkolaborasi, dan memecahkan masalah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus kolektif. Subjek dari penelitian ini adalah pedagang asal Madura. Metode pengumpulan data menggunakan interview. Informan dan subjek dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Hubberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan temuan dari keenam gaya manajemen konflik yang paling dominan seperti akomodatif dan memecahkan masalah. Penelitian menunjukan bahwa semua subjek sebelum berkomunikasi dengan lawan bicara mencari informasi tentang sifat dan kebiasaannya terlebih dahulu, menetapkan batasan antara yang harus dikatakan atau tidak dan tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Sedangkan untuk memecahkan masalah selama terjadi konflik semua subjek mencari akar permasalahan yang terjadi, mengambil keputusan dengan tenang, mencari solusi bersama, meminta bantuan orang lain untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi.