Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen konflik pedagang asal Madura di Surabaya. Manajemen konflik dibagi menjadi enam gaya manajemen konflik yaitu menarik diri, akomodatif, pemaksaan, kompromi, berkolaborasi, dan memecahkan masalah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus kolektif. Subjek dari penelitian ini adalah pedagang asal Madura. Metode pengumpulan data menggunakan interview. Informan dan subjek dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Hubberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan temuan dari keenam gaya manajemen konflik yang paling dominan seperti akomodatif dan memecahkan masalah. Penelitian menunjukan bahwa semua subjek sebelum berkomunikasi dengan lawan bicara mencari informasi tentang sifat dan kebiasaannya terlebih dahulu, menetapkan batasan antara yang harus dikatakan atau tidak dan tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Sedangkan untuk memecahkan masalah selama terjadi konflik semua subjek mencari akar permasalahan yang terjadi, mengambil keputusan dengan tenang, mencari solusi bersama, meminta bantuan orang lain untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi.
Copyrights © 2022