Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALYSIS AND DESIGN OF HUMAN RESOURCES INFORMATION SYSTEM (SISDM) AT THE OFFICE OF THE ELECTION SUPERVISORY AGENCY OF SOUTH SULAWESI PROVINCE Abdul Mutalib; Muh. Nur Rasyid; Hery Haryadi Hafid
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol 6, No 1 (2022): FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/profitability.v6i1.6957

Abstract

The purpose of this research is to find out about the design of human resource information systems in bawaslu of south sulawesi province. This type of qualitative research uses observation and interview data collection techniques. The data analysis technique is data reduction. The results showed that the analysis of employee training needs serves to classify what types of training are needed by employees in an institution. Given the one hand bawaslu which has a wide scope of work, namely in the south sulawesi province area, it has many employees who work and must understand different knowledge and skills by facing a place of supervision which also consists of various characteristics of people. With the HR design, it can provide convenience in the process of calculating employee performance and assist the HR departement in evaluating the performance of employees within the organization as well as employee transfer statistics
Pengaruh Dukungan Sosial Dan Pengetahuan Spiritual Terhadap Stres Kerja Pegawai Di Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan Indriani Dewi; Muh. Nur Rasyid; Andi Risfan Rizaldi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8858

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi pegawai dalam organisasi, termasuk pada instansi pemerintahan yang memiliki tuntutan kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan pengetahuan spiritual terhadap stres kerja pegawai di Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 165 orang, dengan jumlah sampel 117 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi Statistical Package for the Social Science (SPSS) versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja pegawai. Pengetahuan spiritual juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja pegawai. Secara simultan, dukungan sosial dan pengetahuan spiritual berpengaruh signifikan terhadap stres kerja pegawai di Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan pengetahuan spiritual yang dimiliki pegawai, maka tingkat stres kerja yang dirasakan akan semakin rendah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat melalui peningkatan dukungan sosial dan penguatan aspek spiritual pegawai.
Analisis Peran Disnaker Dalam Pengembangan Kompetensi Dan Keterampilan Calon Tenaga Kerja Pada Kantor Disnaker Kabupaten Bantaeng Dsulkaedah Dsulkaedah; Muh. Nur Rasyid; Sri Wahyuni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8900

Abstract

Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bantaeng yang mencapai 6,92%, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,28% maupun Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 6,20%, menjadi latar belakang penelitian ini. Persoalan tersebut diperparah oleh kesenjangan keterampilan antara calon tenaga kerja dengan kebutuhan industri, sistem pendidikan yang kurang adaptif, serta minimnya pengalaman praktik di lapangan. Dalam konteks ini, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnaker) Kabupaten Bantaeng memegang peran strategis sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas pengembangan kompetensi dan keterampilan calon tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran Disnaker Kabupaten Bantaeng dalam pengembangan kompetensi dan keterampilan calon tenaga kerja, serta mengungkap kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat informan kunci, yaitu Kepala Bidang Tenaga Kerja, pegawai Disnaker, dan dua orang calon tenaga kerja, serta dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disnaker Kabupaten Bantaeng menjalankan tiga peran utama, yaitu sebagai fasilitator melalui penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi dan penyediaan sertifikasi keahlian; sebagai regulator melalui perumusan dan implementasi kebijakan ketenagakerjaan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku; serta sebagai katalisator melalui kolaborasi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, dunia usaha, dan industri. Program yang dijalankan mencakup pelatihan teknis, pengembangan soft skill, penyelenggaraan job fair, dan penyebaran informasi lowongan kerja. Kendala utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan anggaran dan fasilitas, kurangnya minat masyarakat untuk mengikuti pelatihan, serta perlunya pembaruan materi pelatihan agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.
PENGARUH PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BANK BTN KC MAKASSAR Muhammad Imam Dzakwan Satria S; Muh. Nur Rasyid; Sri Wahyuni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13691

Abstract

This study aims to determine the effect of education, training, and career development on employee performance at PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Makassar Branch Office. This research used a quantitative approach involving 98 permanent (organic) employees as respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, partial t-tests, and the coefficient of determination (R²). The results show that the education variable has a positive but insignificant effect on employee performance, with a regression coefficient of 0.100 and a significance value of 0.468 > 0.05. The training variable has a positive and significant effect on employee performance, with a regression coefficient of 0.267 and a significance value of 0.001 < 0.05. Career development also has a positive and significant effect on employee performance, with a regression coefficient of 0.366 and a significance value of 0.000 < 0.05, and is the most dominant variable. The coefficient of determination (R²) value of 0.378 indicates that education, training, and career development explain 37.8% of the variation in employee performance, while the remaining percentage is influenced by other factors outside the research model. The reliability test results indicate that all variables have Cronbach’s Alpha values above 0.60, meaning that the research instruments are reliable.