Ernawati Sulhatul Imamah
STAI La Tansa Mashiro, Rangkasbitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Group Investigation Terhadap Kognitif Siswa di MTs Bani Idris Kalanganyar Kabupaten Lebak Ernawati Sulhatul Imamah
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.916 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i2.246

Abstract

Learning as an activity to achieve instructional objectives, types and procedures of activities, requires complex thinking, and also balanced participation between students and educators in order to achieve maximum goals.The purpose of this study was to study the effect of group learning on cognitive students at MTs Bani Idris Kalanganyar, Lebak Regency. The method used in this study is the writer who uses correlational quantitative methods. a model of causal relationships. Quantitative method is a method used to present research results in the form of numbers or statistics, while correlational research is a study to determine whether there is a relationship between two or several variables. Based on the results of the study found positive study group investigations of cognitive students. Pembelajaran sebagai kegiatan untuk mencapai tujuan instruksional, jenis dan prosedur kegiatannya, membutuhkan rangkaian pemikiran yang cermat, selain itu juga adanya interaksi yang seimbang antara peserta didik dengan pedidik agar mencapai tujuan yang lebih maksimal.Tujuan Penelitian ini adalh untuk mengetahui pengaruh pembelajaran group investigation terhadap kognitif siswa di MTs Bani Idris Kalanganyar Kabupaten Lebak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penulis menggunakan metode kuantitatif korelasional. model  hubungan kausal (sebab akibat). Metode kuantitatif adalah metode yang digunakan  untuk penyajian hasil penelitian dalam berbentuk angka-angka atau statistik, sedangkan penelitian korelasional merupakan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara dua atau beberapa variable. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran group investigation berpengaruh positif terhadap kognitif siswa.
Dasar-dasar Pendidikan akhlak dalam Al-Quran Menurut Surat Al-Araf Ayat 199-202 Ernawati Sulhatul Imamah
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.992 KB) | DOI: 10.55171/jad.v2i1.237

Abstract

This study aims to 1) explain the method of interpretation of Wahbah az-Zuhaili concerning al-Qur'an surat al-A'raf verses 199-2022) find the basics of moral education in the Qur'an Surat al-A'raf verse 199 -202 by examining Tafsir al-Munirfīal-'Aqīdah wa al-Shari'a a al-Manhaj. The usefulness and usefulness of this research is to add information and hazanah of Islamic thought, especially in the field of tafsir, which is expected to add to the knowledge of moral education contained in surat al-A'raf verses 199-202. This type of research is classified as library research. The approach used is a qualitative approach, namely the type of research whose findings are not obtained through statistical procedures or other forms of calculation. The research is descriptive analytical. The primary sources used are Tafsir al-Munirfīal-qAqīdah wa al-Syarī'ah wa al-Manhājdan l-Qur'an translation. As for the data collection method used is documentation. This study uses content analysis. The results of this study indicate that 1) The method used by Wahbah az-Zuhaili when explaining is the muqarin method (compromising between ma'ṡurdan ma'qul). Ma'ṡur is the history of the hadith of the Prophet and the statement of the salafus-salehsedangkan ma'qul is in accordance with the rules that have been recognized2) The Basics of Moral Education in the Qur'an Al-A'raf verse 199-202 is an attitude of forgiveness, doing ma'ruf, turning away from the temptations of Satan, taking refuge in Allah from the temptations of Satan, always seeing his own mistakes and not being friends with Satan (friends with godly people).  Penelitian ini bertujuan untuk 1) menjelaskan metode penafsiran Wahbah az-Zuhaili mengenai al-Qur’an surat al-A’raf ayat 199-2022) menemukan dasar-dasar pendidikan akhlak dalam al-Qur’an surat al-A’raf ayat 199-202 dengan mengkaji Tafsīr al-Munīrfīal-‘Aqīdah wa al-Syarī’ah a al-Manhāj.Manfaat dan kegunaan penelitian ini adalah untuk menambah informasi dan hazanah pemikiran Islam khususnya di bidang tafsirdandiharapkan dapat menambah pengetahuan embaca erkait dasar-dasar pendidikan akhlak yang terkandung dalam surat al-A’raf ayat 199-202. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library research).Pendekatan yang digunakan dalah pendekatan kualitatif yaitu jenis penelitian yang hasil temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis.Sumber ata primer yang digunakan adalah Tafsīr al-Munīrfīal-‘Aqīdah wa al-Syarī’ah wa al-Manhājdan l-Qur’an terjemah.Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. enelitian ini menggunakan analisis isi (contentanalisys). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Metode yang digunakan Wahbah az-Zuhaili ketika menjelaskan adalah metode muqarin(mengompromikan antara ma’ṡurdan ma’qul). Ma’ṡuradalah riwayat dari hadis Nabi dan erkataan para salafus-salehsedangkan ma’quladalah yang sesuai dengan kaidah-kaidah yang elah iakui2) Dasar-dasarPendidikan Akhlak dalam al-Qur’an Surat al-A’raf ayat 199-202 adalahSikap emaaf, berbuat ma’ruf, berpaling dari godaan setan, berlindung kepada Allah dari godaan setan, selalu melihat kesalahan sendiridan tidak berteman dengan setan (berteman dengan orang yang saleh).