Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : PRofesi Humas

Fungsi Komunikasi Korporat Oleh Humas PT. Perkebunan Nusantara V Pekanbaru Rosmala Rosmala
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.549 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.28329

Abstract

Salah satu perusahan besar yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan karet kerap sering diberitakan dengan berbagai isu terkait dengan pemerintah, masyarakat maupun investor adalah PT. Perkebunan Nusantara V(PTPN V). Keberadaan suatu isu yang ada di perusahaan perlu ditanggapi dengan bijak oleh Humas sebagai bagian dari tugas nya adalah melaksanakan fungsi komunikasi korporat untuk reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi komunikasi, hambatan, dan solusi komunikasi korporat oleh Humas PTPN V Pekanbaru. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis analisis data berupa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi komunikasi korporat oleh humas PTPN V sudah terlaksana sesuai dengan fungsi manajemen dalam perusahaan melalui upaya membangun dan mempertahankan identitas, citra dan reputasi; CSR; media; krisis komunikasi; komunikasi pemasaran; hubungan dengan investor; hubungan terhadap pemerintah;dan sistem komunikasi internal. Namun, ada beberapa fungsi komunikasi korporat yang penting untuk ditingkatkan seperti dalam konteks komunikasi pemasaran, hubungan media, hubungan pemerintah dan komunikasi internal. Sedangkan hambatan pada komunikasi korporat yang dihadapi oleh humas PTPN V yaitu pada penanganan isu manajemen dan krisis komunikasi. Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut dengan menyelesaikan masalah isu manajemen di PTPN V secara internal maupun ekternal publik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa humas PTPN V mampu mewujudkan hubungan lebih baik dengan pemerintah, media, mencegah isu dan krisis manajemen sedini mungkin sehingga dapat meningkatkan dan mempertahankan kemampuan komunikasi korporat dalam membangun kepercayaan serta efek positif untuk keberlanjutan perusahaan.