Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kurikulum PAI Serta Problema Warga Agraris Serta Implementasinya Dalam Pembelajaran Sri Wahyuni; Amril M; Abu Bakar
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 18 No 2 (2021): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v18i2.367

Abstract

Riset ini bertujuan buat mengenali kurikulum PAI serta problema warga agraris serta implementasinya dalam pendidikan. Tata cara yang digunakan dalam penataan makalah ini merupakan tata cara kajian pustaka, yang itu penulis mengumpulkan bermacam sumber ataupun reverensi yang relevan dengan modul yang di sajikan dan kemudian dilakukan pengkajian terhadap materi tersebut lebih lanjut. Tata cara pengumpulan data yang di gunakan ialah novel dan setiap hari. Hasil dalam kajian makalah ini merupakan kurikulum PAI serta problema masyarakat agraris serta implementasinya dalam pendidikan ada relevansi antara kurikulum pai dengan problema warga agraris yang bisa diimplementasikan pada pendidikan dengan memakai tata cara penanaman nilai yang terdiri dari penanaman nilai moral, etika ataupun akhlak.
Tantangan Transformatif PAI di Era Kontemporer Perspektif Kecerdasan Spiritual-Sosial Febri Giantara; Amril M; Abu Bakar
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v19i1.257

Abstract

Kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial merupakan kecerdasan dasar yang diperlukan oleh setiap individu pada era kontemporer saat ini. Permasalahan yang terjadi di era kontemporer saat ini yang berkaitan dengan kecerdasan sosial dan spiritual seperti yang kita dengar dan lihat baru-baru ini, yaitu penendangan sesajen oleh seorang pemuda di gunung semeru. Peristiwa ini sangat disayangkan karena hal ini seharusnya tidak perlu terjadi jika sang pemuda memiliki kecerdasan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Merujuk kepada artikel-artikel hasil penelitian yang telah dipublisikan pada jurnal-jurnal dan beberapa dokumen pendukung lainnya. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara kecerdasan spiritual dan kecerdasaan sosial. Dimana untuk membangun kecerdasan spiritual maka individu diharuskan berpedoman kepada Al-Qur’an dan Hadis agar mampu menggunakan kecerdasan sosialnya dengan baik dan benar. Peran Pendidikan Islam pada pembentukan kecerdasan spiritual di era kontemporer diharapkan mampu memperbaiki seluruh permasalahan sosial yang muncul di masyarakat yang dimulai dari kemampuan siswa membuat keputusan moral.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA SAINS UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN KONSEP BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR Sunarti Sunarti; Amril M; Rian Vebrianto
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v12i1.18508

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran yang berupa permainan yaitu media pembelajaran ular tangga sains pada mata pelajaran IPA yang memenuhi kriteria dan kelayakan sebagai pengembangan sebuah media. Penelitian ini menggunakan metode research and development (RD), model yang digunakan dalam penelitian adalah model ADDIE. Cara menentukan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling, yaitu untuk uji coba kelompok kecil diambil sampel sebanyak 20 orang siswa dan pada uji coba kelompok besar diambil sampel sebanyak satu kelas besar di SD Negeri 024 Tarai Bangun. Teknik pengumpulan data adalah dari angket dan tes berupa multiple choice reasoning terbuka. Teknik analisis data yaitu dengan kualitatif dan kuantitatif. Media pembelajaran ular tangga sains ini terdiri dari 5 komponen yaitu: (1) bidak permainan (2) dadu (3) kartu informas (4) ampolp tantangan dan (5) topi kerucut. Dari hasil penilaian oleh ahli materi oleh guru kelas dan dosen dalam aspek pembelajaran diperoleh rerata skor 4,23% dengan kategori “sangat layak”, hasil penilaian ahli media oleh dosen ahli dalam bidang IPA diperoleh rerata skor 4,19% dengan kategori “layak”, dan penilaian siswa pada kelompok besar diperoleh rerata skor 4,41% dengan kategori “sangat layak”. Pada pemahaman konsep siswa terjadi peningkatan sebesar 10,34% dari hasil tes siswa sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan media, dengan begitu terdapat pengaruh media yang dikembangkan terhadap hasil pemahaman konsep siswa dengan hasil uji t sebesar 13.614 ≥ t tabel (2,05). Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ular tangga sains dapat meningkatkan pemahaman konsep belajar siswa.Kata Kunci: Ular Tangga Sains, Pemahaman Konsep Siswa