Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

THE USE OF COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING (CLT) APPROACH THROUGH ENGLISH VILLAGE FOR IMPROVING AN TRANSACTIONAL LANGUAGE FUNCTION OF SPEAKING SKILL Hengki Hengki; Ratna Ratna
AL-ULUM : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2019): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.654 KB) | DOI: 10.31602/alsh.v5i2.2490

Abstract

The objectives of this study are to investigate the effectiveness of CLT approach in interpersonal function of speaking and to investigate the effectiveness of CLT approach in transactional function of speaking. It was an experimental study by using one-group pretest-posttest design. The target population of this study was students of English department at the Islamic University of Kalimantan Indonesia Determining one class as research sample. The achievements of the students were further compared in terms of pre-test and post-test using the dependent t-test, the study found that students who are taught with CLT approach through English Community have better score on the post-test than on the pre-test for transactional function of speaking, it found the t-test is 9.417 with critical view of t at p > 001 of one tailed test is 3.307 (df =34). It means that there is a very significant impact on students’ skill in transactional function of speaking after following English community using CLT approach.
BLENDED LEARNING: MEMBANTU SISWA SMAN 1 ALALAK, KABUPATEN BARITO KUALA MENGEJAR KETERTINGGALAN MATERI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS SELAMA PANDEMI COVID-19 Hengki Hengki; Ratna Ratna; Yudha Aprizani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.37 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5441

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan kegiatan pengajaran kepada siswa SMAN 1 Alalak menggunakan strategi blended learning guna mengejar kertinggalan materi pada mata pelajaran bahasa Inggris selama pandemi COVID-19 sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kurikulum bisa tercapai, mensosialisasikan strategi pembelajaran berbasis blended learning kepada guru bahasa Inggris dan siswa SMAN 1 Alalak agar mampu menggunakannya dengan baik sehingga kendala dalam proses belajar mengajar dalam jaringan sebagaimana yang terjadi selama pandemi COVID-19 bisa diminimalisir. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa di SMAN 1 Alalak. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode seminar dan praktek. Pada metode seminar, tim pelaksana memberikan materi pada mata pelajaran bahasa Inggris yang dianggap tertinggal selama pandemi COVID-19. Sedangkan pada metode praktek, para peserta diminta untuk berbicara dalam bahasa Inggris pada pertemuan dengan menggunakan platform zoom dan juga dalam video. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah penggunaan strategi blended learning guna mengejar kertinggalan materi pada mata pelajaran bahasa Inggris selama pandemi COVID-19 berjalan dengan baik dan efektif, penggunaan strategi pembelajaran berbasis blended learning kepada guru bahasa Inggris dan siswa di SMAN 1 Alalak tersosialisasikan dengan baik terutama pada peserta kegiatan pengabdian
PELATIHAN METODOLOGI PENELITIAN DAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH TERHADAP GURU-GURU SD DI HANDIL BAKTI, DESA SEMANGAT DALAM KEC. ALALAK KAB. BATOLA Ratna Ratna; Hengki Hengki
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.399 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3933

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk 1) meningkatkan pemahaman guru-guru SD di HandilBakti Desa Semangat Dalam Kec. Alalak Kab. Batola tentang Penelitian TindakanKelas (PTK) & penelitian eksperimen, 2) meningkatkan pemahaman guru-guru SD diHandil Bakti Desa Semangat Dalam Kec. Alalak Kab. Batola tentang cara penyusunankarya tulis ilmiah (laporan) PTK & penelitian eksperimen, 3) meningkatkan motivasiguru-guru SD di Handil Bakti Desa Semangat Dalam Kec. Alalak Kab. Batola dalammelaksanakan kegiatan PTK & penelitian eksperimen. Khalayak sasaran dalam kegiatanpengabdian ini adalah guru-guru SD di Handil Bakti, Desa Semangat Dalam Kec.Alalak Kab. Batola. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian iniadalah metode seminar dan praktek. Pada metode seminar, tim pelaksana memberikanteori tentang metodologi PTK & eksperimen serta cara menyusun laporannya.Sedangkan pada metode praktek, para peserta diminta untuk menyusun karya tulisilmiah (laporan PTK & eksperimen). Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah1) pemahaman guru-guru SD di Handil Bakti Desa Semangat Dalam Kec. Alalak Kab.Batola tentang PTK & eksperimen semakin meningkat, 2) pemahaman guru-guru SD diHandil Bakti Desa Semangat Dalam Kec. Alalak Kab. Batola tentang cara penyusunankarya tulis ilmiah dalam hal ini laporan PTK & eksperimen semakin baik, 3) motivasiguru-guru SD di Handil Bakti Desa Semangat Dalam Kec. Alalak Kab. Batola dalammelaksanakan kegiatan penelitian dengan menggunaka PTK & eksperimen semakinmeningkat.
STRATEGI PENGAJARAN IMMERSION: MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS REMAJA MESJID DESA SEMANGAT DALAM, KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA Hengki Hengki; Ratna Ratna
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 3 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.637 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i3.4508

Abstract

Strategi dan model pengajaran immersion merupakan model pembelajaran bahasa Inggrisyang banyak dipraktekan di negara-negara maju untuk mempercepat penguasaan bahasaInggris siswa dan juga mahasiswa. Dalam rangka mempercepat kemampuan berbicarabahasa Inggris para generasi mudah utamanya remaja mesjid sebagai generasi masa depanbangsa perlu mendapat fasilitas dan motivasi dari orang tertentu seperti pengurus mesjiddan tokoh masyarakat dengan mendatangkan para guru atau Dosen yang mampumengajar keterampilan berbicara dengan menggunakan strategi dan model pembelajaranyang tepat, atraktif, menarik dan disenangi oleh para siswa. Strategi dan model pengajaranyang digunakan oleh para guru atau Dosen bahasa Inggris memiliki peran yang sangatpenting untuk meningkatkan ketertarikan dan kecintaan pelajar berlatih keterampilanberbahasa Inggris.Peningkatan keterampilan berbicara bahasa asing seperti bahasaInggris melalui kegiatan formal terbukti masih sangat jauh dari harapan, begitu pulakegiatan nonformal seperti di lembaga kursus juga belum memberikan hasil yangmemuaskan secara umum karena masih sangat terbatas pelajar yang bisa mengikutikegiatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:faktor ekonomi, faktorkesibukan dengan pelajaran lain, dan faktor motivasi belajar bahasa asing yang tergolongrendah. Factor-faktor penghambat tersebut juga dialami oleh para remaja mesjid yang adadi Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Remaja mesjidtersebut perlu mendapat pelatihan khusus keterampilan berbicara bahasa asing sepertibahasa Inggris agar mereka memiliki daya saing yang tinggi di masa yang akan datang
Creating realistic scenarios in teaching speaking skill through virtual English camp Covid 19 Hengki Hengki; Ratna Ratna
Journal of English Language Teaching and Learning (JETLE) Vol 4, No 1 (2022): Journal of English Language Teaching and Learning (JETLE)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jetle.v4i1.17983

Abstract

The purpose of this study is to determine whether creating realistic scenarios (CRS) for teaching speaking skills through a Virtual English Camp is beneficial in improving students' speaking skills (VEC). Determine the impact of generating a realistic scenario through VEC on improving the capacity of English major students to deliver speeches, participate in public speaking events, participate in discussions, and participate in the debate. This study is an experiment involving a one-group pre-test and post-test design, as well as a survey design to determine the overall average of the scores. The participant of this study is 145 college students of English Majors from South Kalimantan, Indonesia. They put out a significant effort to improve their communication skills. Their trainer trained them and compelled them to refrain from acting as a language instructor during the discussion program, and instead to speak in the target language, which was English, throughout the program. During this study, it was found that students who were taught with VEC thereafter had higher post-test scores than students who were taught before they were tested for their communicative competence. Students' communicative competence increases significantly when they participate in the VEC model program to teach them speaking abilities.   
PENGUASAAN STRUKTUR BAHASA INGGRIS : MENGASAH KEMAMPUAN MEMAHAMI ISI DAN PESAN PADA TEKS BAHASA INGGRIS BAGI GURU SDN DESA SEMANGAT DALAM 3 BARITO KUALA Hengki Hengki; Ratna Ratna
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.14382

Abstract

Artikel ini membahas tentang pelatihan penguasaan struktur bahasa Inggris yang ditujukan untuk guru-guru SDN Semangat dalam 3 di Barito Kuala. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam memahami teks berbahasa Inggris, mengenali jenis kosa kata, dan merangkai kalimat dengan baik. Dengan penguasaan yang lebih baik terhadap bahasa Inggris, diharapkan para guru dapat mentransfer pengetahuan dengan lebih efektif kepada murid-murid, memperluas cakupan informasi, dan berkomunikasi lintas budaya. Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan pelatihan intensif di sore hari setelah jam pengajaran selesai, dengan peserta pelatihan adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, para guru, dan karyawan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam memahami teks berbahasa Inggris, yang berdampak positif pada pengajaran dan pengembangan profesional mereka. Kesimpulannya, pelatihan dalam memahami teks bahasa Inggris tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan dan mempersiapkan siswa untuk tantangan global di masa depan.
PENGUASAAN STRUKTUR BAHASA INGGRIS : MENGASAH KEMAMPUAN MEMAHAMI ISI DAN PESAN PADA TEKS BAHASA INGGRIS BAGI GURU SDN DESA SEMANGAT DALAM 3 BARITO KUALA Hengki Hengki; Ratna Ratna
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.14382

Abstract

Artikel ini membahas tentang pelatihan penguasaan struktur bahasa Inggris yang ditujukan untuk guru-guru SDN Semangat dalam 3 di Barito Kuala. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam memahami teks berbahasa Inggris, mengenali jenis kosa kata, dan merangkai kalimat dengan baik. Dengan penguasaan yang lebih baik terhadap bahasa Inggris, diharapkan para guru dapat mentransfer pengetahuan dengan lebih efektif kepada murid-murid, memperluas cakupan informasi, dan berkomunikasi lintas budaya. Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan pelatihan intensif di sore hari setelah jam pengajaran selesai, dengan peserta pelatihan adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, para guru, dan karyawan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam memahami teks berbahasa Inggris, yang berdampak positif pada pengajaran dan pengembangan profesional mereka. Kesimpulannya, pelatihan dalam memahami teks bahasa Inggris tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan dan mempersiapkan siswa untuk tantangan global di masa depan.
MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS GENERASI MUDA DI LINGKUNGAN OBJEK WISATA DI KAB. BANJAR DALAM RANGKA MENUJU MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Hengki Hengki; Ratna Ratna; Yudha Aprizani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 3 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i3.15670

Abstract

Integrasi beberapa model pembelajaran digunakan pada proyek ini, pendekatan community language sangat diutamakan, pada model ini pelajar dianggap sebagai 'manusia seutuhnya' atau utuh (individual), artinya dosen dan guru tidak hanya memperhatikan perasaan dan kecerdasan mereka tetapi juga hubungan dengan sesama pembelajar dan keinginan mereka untuk belajar. Para pakar bahasa dalam pengamatanya sering menemukan pelajar merasa tidak nyaman dalam situasi baru.Dengan memahami perasaan takut dan sensitif pembelajar, Instruktur berupaya dapat menghilangkan perasaan negatif pelajar menjadi energi positif untuk belajar. Selain itu, Mereka pelajar juga terkadang takut terlihat bodoh di depan kelas sehingga cenderung pasif dalam kegiatan kelas. Oleh karena itu, seorang guru harus memposisikan dirinya sebagai seorang konselor yang akan memahami perasaan dan permasalahan yang dihadapi oleh warga belajarnya. Keberadaaninstruktur/ dosen tidak dilihat sebagai ancaman yang menunjukkan kesalahan dan keterbatasan para pembelajar, melainkan sebagai konselor yang berfokus pada mereka dan kebutuhannya. Tujuan menggunakan model Community learning (CL) pada program ini adalah untuk (1) membangun hubungan komunikasi dan menghilangkan rasa takut pada pelajar ketika dia belajar bahasa kedua/asing. (2) Pelajar dapat belajar bagaimana menggunakan bahasa target (bahasa yang dipelajari) secara komunikatif. (3) Menghilangkan kecemasan atau ketakutan pembelar untuk berbicara dan berkomunikasi dengan peserta lainya. Edukasi mendalam berlansung pada program ini, peserta pelatihan memperoleh capaian yang sangat mereka. Pada proses pembelajaran Seluru peserta mendapat dan merasakan ketenangan, keterlibatan secara aktif, perhatian, refleksi.Kata Kunci : Kompetensi Bahasa Inggris, Generasi Muda, Objek Wisata Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN
Self-Efficacy and Self-Confidence Strengthening Training for High School Students and Equivalent in Activating Transactional and Interpersonal Communication Hengki Hengki; Ratna Ratna
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v4i2.2368

Abstract

This training aims to enhance self-efficacy and self-confidence among high school students through specialized activities targeting key objectives. These include improving communication skills by teaching effective techniques such as expressing ideas, active listening, and persuasive speaking in both transactional and interpersonal contexts. The program also focuses on building self-efficacy by offering practical scenarios to boost confidence in social interactions. The training incorporates social and interpersonal skill development to strengthen students' ability to navigate daily interactions. Methods are grounded in self-efficacy and confidence theories, emphasizing practical applications through activities like simulations and interactive exercises. A holistic evaluation approach measures self-efficacy and confidence levels before and after the training, alongside the impact on students' transactional and interpersonal communication skills.. The findings reveal significant insights into the importance of strengthening self-efficacy and self-confidence for improving students' communication abilities. Practical implications include aiding in the development of more effective training programs to prepare young people for the demands of the modern workforce and daily life. Additionally, the training highlights the importance of ethical communication norms, fostering healthy interpersonal relationships, and equipping students with strong communication skills to gain a competitive edge in their careers.
PENGARUH KEPEMIMPINAN MELAYANI, BUDAYA ORGANISASI, KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN DI UNISKA BANJARMASIN ratna ratna; Aslamiah Aslamiah; Norhapizah Norhapizah; Novitawati Novitawati
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i1.5925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan melayani terhadap kepuasan kerja dosen di UNISKA Banjarmasin. (2) menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dosen di UNISKA Banjarmasin. (3) menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja dosen di UNISKA Banjarmasin. (4) menganalisis pengaruh langsung gaya kepemimpinan melayani terhadap kinerja dosen di UNISKA Banjarmasin. (5) menganalisis pengaruh langsung budaya organisasi terhadap kinerja dosen di UNISKA Banjarmasin. (6) mengidentifikasi hubungan tidak langsung antara gaya kepemimpinan melayani dan budaya organisasi terhadap kinerja dosen melalui kepuasan kerja di UNISKA Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan korelasi deskriptif dengan model analisis jalur untuk menganalisis pola hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dosen UNISKA sejumlah 500 orang dengan sampel 200 orang Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh langsung secara signifikan antara gaya kepemimpinan melayani, budaya organisasi, terhadap kepuasan kerja dan kinerja dosen di UNISKA MAB Banjarmasin. Selain itu, terdapat juga pengaruh tidak langsung antara kepemimpinan melayani, budaya organisasi, dan kinerja dosen di UNISKA MAB Banjarmasin melalui kepuasan kerja.